Konsep HE berbasis Fitrah ( Fitrah based Education ) pertama
kali diperkenalkan oleh Ustadz Harry Santosa dan Ibu Septi Peni Wulandani dalam
sebuah seminar parenting “Home Education” yang diadakan pada 13 September 2014
di SD Darul Hikam, Bandung. Setelah acara tersebut salah satu panitia, Bunda
Deasy (saat ini Koordinator Utama HEbAT Community) berdiskusi dengan Bunda
Septi tentang fenomena ayah bunda yang
sepertinya galau dalam mengasuh anak2nya. Bunda Septi waktu itu mengatakan
bahwa saat ini banyak orangtua tidak melakukan hal yang semestinya.
Dari diskusi inilah kemudian Bunda Deasy mengusulkan untuk
membuat grup orangtua (pasangan suami istri) dan meminta kesediaan Bunda Septi
menjadi pembina grup ini. Beberapa hari kemudian, Bunda Deasy juga meminta
kesediaan Ustadz Harry turut menjadi pembina. Maka lengkap sudah grup ini dibina
oleh sosok Ayah dan Bunda.
Tepat tanggal 19 September 2014, dengan digawangi Bunda
Deasy dan para alumni seminar HE lainnya; Bunda Dita, Bunda Ratih, Bunda Winda,
Bunda Ismi, Bunda Ria, dan Bunda Zakia, dibentuklah satu grup WA HEbPA yang
dikemudian hari menjadi Think Tank nya HEbAT Community. Dari Grup TT inilah
lahir grup WA Bandung sebagai assabiqunnal awwalun grup dan disusul grup WA online
di berbagai kota lainnya.
Dengan dibimbing Bunda Septi dan Ustadz Harry, serta olah
pemikiran dan diskusi panjang para kader TT, dibangunlah pondasi dan kerangka
dasar HEbPA.
Pada awal berdirinya, Grup Online WA bernama HEbPA ( Home
Education based on Potensi dan Akhlak), untuk pertama kalinya dua orang ayah
hebat bersedia mengajukan diri untuk bergabung di TT yaitu ayah Muqiet dan ayah
Sahid. Sampai akhirnya, pada tgl 29 November 2015 HEbPA bertransformasi/berubah
menjadi HEbAT (Home Education based on Akhlak and Talents) Community. Dan dari
sini semakin tumbuh kader kader yang bersedia membantu dalam kepengurusan dan
bersama-sama menyebarkan nilai nilai HE berbasis Fitrah.
Alhamdulillah semangat Home Education (HE) kini menyebar dan disebar ke penjuru
Nusantara bahkan Internasional, tercatat beberapa member di Grup Nasional HEbAT
berdomisili di luar negeri. Dan sampai saat ini grup HEbAT sudah terbagi
menjadi 13 Wilayah di seluruh Indonesia, dengan 1 wilayah mencakup 1-3 Grup
Kota.
Komentar
Posting Komentar