Langsung ke konten utama

PROJEK KELUARGA HARI 11

Bismillahirrohmanirrohiim....

Malam Ahad kami melakukan Family Forum dan terjadi kesepakatan projek keluarga selanjutnya adalah mengkhatamkan hafalan juz 30, dan juz-juz sebelumnya, tilawah 1 juz untuk kami sebagai orang tua, untuk kakak 1 muka dan untuk adek teladan atmosfir kesolihan, mentalaqi surat-surat pendek. Esok harinya kami akan menghias dinding kamar kakak dengan poster silsilah Rasulullah saw. serta memasang hasil karya kami yaitu nama -nama surat juz 30.

Tujuan dari Projek ini adalah agar keluarga kami senantiasa dekat dengan Al-Qur'an, menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk atas jalan keselamatan.
Keutamaan  Menghafal Al-Qur'an
1. Syafa'at bagi shahibul Qur'an
HR. Muslim, dari Abu Umamah-Al-Bahili
" Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat bagi pembacanya"
2. Derajat di surga tergantung pada hafalan Qur'an
Semakin banyak hafalannya, akan semakin tinggi kedudukan yang didapatkan di surga kelak.
"Dikatakan kepada shahibul Qur'an (di akhirat): "Bacalah Al-Qur'an dan naiklah ke surga serta tartilkanlah (bacaanmu) sebagai mana engkau tartilkan sewaktu di dunia. Sesungguhnya kedudukan dan tempat tinggalmu (di surga) berdasarkan akhir ayat yang engkau baca." (HR. Imam Tirmidzi, Abu Dawud, dari Abdullah bin Amru bin Ash R.A)
3. Sebaik-baik manusia yang Allah angkat derajatnya di dunia
Sebaik-baik kalian adalah  yang mempelajari Al-Qur'an dan Mengajarkannya. (HR. Bukhori)
Urgensi Menghafal Al-Qur'an
1. Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang agung
Membaca Al-Qur'an adalah Ibadah setiap satu huruf diganjar sepuluh kabaikan
"Barangsiapa yang membaca 1 huruf dari Al-Qur'an, maka baginya 1 kebaikan dan 1 kebaikan dilipat-gandakan 10x lipat. Aku tidak mengatakan alif lam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan miim satu huruf." (HR. At Tirmidzi 2910)
2. Meneladani Nabi
"Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliausaat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur'an. Dan kedermawanan Rasulullah saw melebihi angin yang berhembus."
(HR. Bukhori, no.6)
3. Bekal dan Modal Mempelajari Agama
Al-Qur'an adalah landasan dan pedoman hidup setiap muslim, Seluruh ilmu syar'i berpangkal pada Al-qur'an dan sunnah. Dengan menghafal Al-Qur'an serta memahami maknanya, seseorang akan lebih kokoh pijakannya dalam meniti Islam dan mendakwahkan agama Islam.
4. Menjaga Kemurnian Al-Qur'an
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (Q.S. Al Hijr: 9)
5. Al-Qur'an adalah Obat
"Katakanlah : "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman." 
 (QS. Fushshilat:44)

Tatapi namanya rencana kadang tidak sesui dengan kenyataan, umi pagi ada forum dengan teman-teman untuk mencarge ruhiyah dan Abi ternyata di undang untuk menghadiri rapat, dan diharapkan kedatangannya, akhirnya menghadiri rapat. Umi selesai acara jam 10.00 sedangkan Abi sampai jam 13.00an. Ketika saya sudah sampai rumah tante yang di Bogor menanyakan kabar keluarga kami dan berkata sudah lama gak main kesini, Saya jawab iya, mohon maaf sebenarnya kita sering dirumah, kalau sabtu Abi ada agenda sampai dhuhur dan Ahad sering di rumah untuk beres-beres. Dijawab sama  tante, apa kami yang kesana? saya jawab ya silahkan, nanti saya sampaikan ke suami.

Alhamdulillah abi sudah pulang, saya cerita kalau tadi tante menanyakan kabar kami, dan suami mengajak untuk bersilaturahim kesana, saya kabari tante kalau kami ingin silaturahim kesana, kami saja yang kesana, yang lebih muda, yang datang kesana, sebagai bentuk penghormatan kami.

Kami bersilaturahim ke Bogor hingga menjelang magrib, pulang- pulang sudah pada lelah dan akhirnya batal, projek keluarga kami : ), he. Dan gambar masih tergeletak di kamar kakak.

#Tantangan Hari11
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...