Langsung ke konten utama

🎞🎞💖KELAHIRAN NABI ISHAQ AS📝 MODUL #08

Oleh: ustadzah Amalia Bahar (usz. Yuyu)
Kamis, 29 Desember 2016

0⃣7⃣  KEMBALI KE HIJAZ

Setelah menunaikan tugasnya untuk mengantarkan Hajar dan Ismail as ke lembah tandus “Hijaz”, maka Ibrahim as. kembali ke Hebron.

Dalam surah Hud juga pada surah Adz Dzariat, Al Qur’an menyebutkan tentang kedatangan beberapa Malaikat menemui Ibrahim as.
Malaikat tersebut datang di kediaman Nabi Ibrahim. Ketika para malaikat menemuinya dan mengucapkan salam kepadanya, maka Nabi Ibrahim as. menjawab ucapan salam mereka dan segera menyambut mereka dengan sambutan layaknya kepada tamu. Allah Ta’ala telah memberinya rezki yang berlimpah, kemuliaan yang agung serta rumahnya menjadi tempat singgah bagi para tamu.

Nabi Ibrahim as. segera mendatangi keluarganya secara sembunyi-sembunyi, tanpa diketahui para tamunya dan membawa anak sapi yang gemuk, lalu membakar dagingnya dan menghidangkannya ke hadapan mereka, seraya berkata, “Silahkan kamu makan.” (Adz-Dzariyat: 27).
Allah SWT berfirman, “Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka.” 

Kemudian Malaikat mengatakan janganlah kalian takut, lalu mereka  memberikan kabar gembira kepada Nabi Ibrahim as. dengan kelahiran seorang putera yang alim (Ishaq).


Mendapat kabar tersebut, Sarah menjerit serta menepuk wajahnya dengan penuh keheranan, sehingga bercampur antara perasaan bahagia, bingung serta ragu-ragu, seraya berkata, "Sungguh ajaib, mungkinkah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua, dan suamiku ini sudah sangat tua? Ini benar-benar sesuatu yang ajaib. (Hud 82)

Allah memberikan kebahagiaan kepada keduanya dengan kelahiran Nabi Ishaq.
Berkenaan dengan kebahagiaan itu, maka Nabi Ibrahim as. memuji Allah atas kesempurnaan ni’mat-Nya, seraya berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Rabbku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) do’a.” (Ibrahim: 39)
Beberapa bulan berlalu sejak kunjungan para malaikat sebelumnya, Sarah yang ketika itu sudah berusia 90 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

Ketika kandungannya telah cukup  bulan, ia pun melahirkan seorang putra yang diberi nama Ishaq. Lalu di hari ke-8 Ibrahim mengkhitan putranya itu.

Al Khatib Al Bhagdadi menambahkan bahwa orang-orang Kan’an nyaris tidak percaya bahwa Ishaq adalah putra Ibrahim as. dan Sarah. Bagi mereka, Ibrahim as. dan Sarah sudah terlalu tua untuk memiliki anak. Maka untuk menghapus keraguan itu. Allah menjadikan Ishaq as. mirip dengan Ibrahim as.

⏳ Beberapa waktu setelah Ishaq as. lahir Ibrahim teringat dengan Ismail as. dan Ibunya. Lalu bagaimana kelanjutannya.. nantikan modul selanjutnya🤗🤗🤗

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...