Narasumber : Ai Santiani & Zy Fauziah
Host : Ardaniya Rizka
Notulis : Wiwit Simponi
Rabu, 22 Maret 2017
Pukul : 20.00-21.00
HASIL DISKUSI
1) Bunda Marie
Bagaimana cara menyiasati dan strateginya kalau salah satu anggota keluarga terutama anak2 tiba2 mogok tidak mau melanjutkan proyek? Atau di tengah2 proyek jd agak kendor semangatnya? Terutama utk proyek dg jk waktu yg agak panjang.
jawaban mbak Zy :
Iya.. makanya kita belajar membuat proyek keluarga secara bertahap. Dari yang mudah dan targetnya dicapai dalam 1 hari saja dulu.. baru nanti ditingkatkan lagi proyeknya..
✅
Bunda Nana :
Teh Ai, kalau sudah tercapai target dalam 1 hari, perlu diulang kembali ga?
Jawaban : Tidak perlu Mba Nana
Tambahan Mba Zy :
Kalo menurut yg sy tangkap boleh saja diulang mba Nana sampai 10 hari. Baru kemudian bisa ditingkatkan targetnya yang lebih menantang..
Bunda.. ada sedikit penguatan utk family projectnya ya
Di materi project keluarga itu tertulis SMART ( specific, measurable, achievable, nah di R ini kita pakai Reasonable, yg membuat project itu punya alasan unt dikerjakan atau tidak?, T unt timebound, dibatasi waktu)
Ada project, mensortir mainan dan baju layak pakai unt anak-anak panti.
Nah sasaran itu konsepnya harus mengandung SMART ( specific, measurable, achievable, reasonable, timebound)
Sasaran :
Melatih anak-anak untuk memilah mainan dan bajunya yg masih layak pakai , sehari 1 baju dan 1 mainan, selama 10 hari berturut-turut.
Melatih anak-anak untuk berbagi dan melayani serta mengenal lebih dekat anak-anak panti asuhan.
Jadi sasaran project keluarga ini jadi reasonable, penting nggak dikerjakan oleh anak-anak? Kalau penting lakukan, kalau tidak penting, ganti project.
Bunda Arsy :
Mba td saya sudah mencoba bikin projek btiga (tanpa ayah)....si kakak antusias bgt tp dia lama2 ingin jalan sndiri.....akhirnya melenceng dr plan.
Td nyoba bikin maenan dr bahan bekas.
Jawaban Mba Zy :
Kalau dia antusias banget.. jadikan pimpronya mba.. atau sebut saja directornya biar anak senang dan latih agar dia menjadi pemimpin dalam proyeknya itu.. yg lain bisa bertanya kepada si kakak dan mungkin ada yg bertugas sbg sekretaris utk mencatat proses pembuatan mainan itu
Jawaban Teh Ai :
Tidak apa2, berikan apresiasi, sambil terus didampingi. Tawarkan pada adiknya, mau bikin apa, berikanntugas sederhana sesuai kemampuan.
Bunda Nana :
Teh Ai, bisa dijelaskan yang master mind ini.. Beda sama vision board, kah?
Tanggapan Bunda Wiwit :
Yg saya tahu master mind proses komunikasi bersama keluarga mba, ajang diskusi santai bwt saling tukar ide
Vision board lebih ke outputnya
Jawaban Teh Ai :
Sangat beda, mbak Nana...
Mastermind itu ngobrol biasa, yang isinya mencakup 3 pertanyaan:
1. Sudah sukses apakan hari ini (minggu lalu, jika dilakukan perminggu)
2. Ada yang inging berbagi pengalaman (kebaikan yang didapat dari kesuksesan tersebut)
3. Mau sukses apa besok (minggu depan).
Kalau vision board itu semacam mimpi yang dituangkan melalui foto (gambar) dalam bentuk visual.
Bunda Tantia :
kalau vision board dengan partofolio apa bedanya ya ?
Jawaban Teh Ai :
Fortofolio bisa juga disebut catatan perjalanan dalam belajar. Yang teman2 tulis di blog/g.doc setiap tantangan 10 hari, itu termasuk kedalam fortofolio.
Jawaban Mba Zy:
Fortofolio bisa juga disebut catatan perjalanan dalam belajar. Yang teman2 tulis di blog/g.doc setiap tantangan 10 hari, itu termasuk kedalam fortofolio.
2) Bunda Ika (ardaniya rizka)
Dalam tantangan 10 hari, kita diberikan waktu minimal 10 hari untuk menuliskan progres yang ada. Jika di keluarga kami, proyeknya hanya 1 hari apakah itu berarti kami melakukan beberapa proyek dalam rentang waktu tersebut?
Mengingat, si bapak hanya ada di rumah weekend saja, apakah bisa proyek yang lain tak ada beliau?
Jawaban Teh Ai :
2⃣ Jawab :
Bunda Ika, boleh 1 hari satu project. Atw biar tidak terburu2 bisa diambil 1 project untuk 3 hari. 1 hari persiapan, 1 hari pelaksanaan 1 hari apresiasi.
Bila si Ayah jauh, bisa dilibatkan dalam family forum secara online.
✅
Tanggapan Bunda Ardaniya :
Ayahnya dekat, tapi pulangnya larut malam. biasanya bisa ngobrol dengan formasi lengkap hanya di akhir pekan saja.
Tambahan Teh Ai :
Diatur saja mbak Ika, jika tidak memungkinkan ya tdk apa-apa.
Berarti mastermind bisa dilakukan perminggu (saat ada ayahnya)
🎯 REMINDER
🎯
📝 Syarat Kelulusan Bunda Sayang:
📌 Peserta minimal mendapat 7 Badge Tantangan 10 hari (T10hari) dari total 12 Badge yang tersedia.
*BADGE GAME LEVEL #3*
📌
Badge *MY FAMILY, MY TEAM*, di T10Hari game level #3 diberikan pada
mereka yang mengerjakan tantangan 10 hari, mengumpulkan link
tulisan/foto *tepat pada waktunya*meski belum konsisten setor setiap
hari.
📌 Bagi mereka yang konsisten, ada badge tambahan:
🎖 *You’re Excellent* diberikan pada mereka yang *mengerjakan tantangan 10 hari tepat pada waktunya, setor setiap hari, tanpa rapel*
🏅
*Outstanding Performance* diberikan pada mereka yang *mengerjakan
tantangan 10 hari tepat pada waktunya, setor setiap hari, tanpa rapel,
dan melanjutkan prosesnya hingga hari ke-15 atau 17*
📝 Dispensasi:
📌
Dispensasi diberikan kepada peserta yang uzur atau sedang dalam
perjalanan umrah atau mendapat musibah yang menghalangi aktivitas normal
sehari-hari.
📌 Dispensasi ini berupa izin untuk tetap menyetorkan tugas T10Hari sampai sebelum Materi selanjutnya disampaikan.
Teh Ai sharing mengenai contoh keren Family Project :
Garage Share Omah Project
"Selamat Datang Para Guru"
Minggu, 12 Maret 2017
Alhamdulillah project kami Garage Share "Selamat Datang Para Guru" berjalan lancar barokah, terimakasih atas do'a & support seluruh keluarga besar Perak .
🙏🏻
🙏🏻
Pagi hari kami mulai persiapan, semua bergerak. Menata tempat, memasang spanduk, menata barang2, menata minuman & snack. Hari ini di Pojok Cangkrukan
kami menyiapkan dua minuman spesial yaitu bajigur & teh manis panas ditemani rebusan singkong, ubi, talas + lemet dan gethuk.wiiih ....mantap kan
😁
Setelah siap semua waktunya kami sarapan & briefing. Mba Caca sempat meminta untuk membuka pagar jam 9 saja pas undangan dimulai karena dia merasa agak malu, sebenarnya dalam hati kecil kami pun ada rasa malu , ragu , nanti bagaimana ya ? ada tulisan gedhe di depan rumah , banyak barang di keluarkan, akan banyak yang melihat, dsb . Ini adalah yang pertama bagi kami mengadakan project seperti ini.
Kemudian kami mantapkan lagi & kami sampaikan kepada mba Caca & semuanya, bahwa yang kita lakukan ini tidak keluar dari Qur'an dan Hadits, sesuai juga dengan value keluarga kami yaitu Iman & kasih sayang dan juga sesuai dengan quote kita tahun ini yaitu Cerdas dan Meningkat, jadi yang kita lakukan ini adalah kebaikan , kenapa harus malu melakukan kebaikan ? kalimat ini yang kami dengung2kan dalam hati kami masing2...alhamdulillah akhirnya kami semua mantap.
Hari ini selain berbagi, project kami adalah "Menjadi Murid yang Baik, semua yang datang adalah guru kami . Bagaimana menjadi murid yang baik menjadi bahasan dalam briefing dan rapat2 kami sebelumnya. Briefing kami tutup dengan berdo'a dan toss : " Siap berbagiii ? Siaapp....Siap jadi murid yang baiiiik ? Siaap...Omah Project ...Yesss"
🙌🏻
🙌🏻
Undangan mulai hadir tepat pukul 09:00 wib. Kami sambut setiap guru dengan senyuman ramah, istilah Jawanya , "Gupuh, Lungguh, Suguh" ,bagi yang roaming akan kami jelaskan lain waktu hehehe
Subhanalloh..hari ini kami mendapat guru2 yang sangat luar biasa . Mulai dari usaha kami menahan air mata yang menetes mendengar Mas Edi yang 2x seminggu rajin mengambil sampah , bercerita bahwa sejak usia 5 SD memutuskan keluar dari sekolah dan merantau dari Karawang ke Bekasi menjadi pemulung, karena saat itu kedua orang tuanya sakit keras dan masih ada 2 adiknya yang masih kecil.
Ketika dia pulang ke Karawang untuk pertama kali dengan membawa hasil kerjanya ternyata Bapaknya sudah meninggal dan dia tidak tahu karena saat itu belum ada HP
😢 dan ketika itu Mas Edi sampai ke rumahnya hari Kamis, hari Jum'atnya Ibunya pun meninggal
😭.
Mas Edipun sempat membawa adiknya ikut merantau ke Bekasi dan tinggal di bedeng. Dia mengatakan bahwa dia bisa kuat karena ingat adik2nya, mas Edi ingin adik2nya tetap bisa sekolah , alhamdulillah akhirnya dua adiknya bisa sekolah & sekarang dah menikah semua. Subhanalloh...
Kemudian bang Noe , asli Cakung, Jaktim, yang sering kami sebut "Abang Roti" , selama ini kami mengenalnya sosok yang baik & humoris, selalu membuat pembeli tertawa dengan canda2annya, kami tak menyangka ternyata kurang lebih 9 tahun lalu dia adalah pemuda dengan rambut panjang , suka minum minuman keras , narkoba , dll . Dia mengalami titik balik saat sang Nenek meninggal. Bang Noe sangat dekat dengan neneknya dan sesaat sebelum meninggal, sang Nenek memanggilnya dan berpesan padanya untuk menjadi orang yang benar. Sejak itulah bang Noe langsung memotong gundul rambutnya & bertekad meninggalkan semua kelakuan buruknya. MasyaAllah...
Ada juga bang Wahyu , asli Bekasi , security komplek yang pernah menjadi asisten artis Ali Zaenal selama 5th , kami tidak menyangka bahwa kalimat2 yang dia sampaikan begitu optimis dan bermakna , selama ini yang kami lakukan hanya saling menyapa saat keluar atau masuk gerbang komplek hehehe.
Kemudian bang Surono , asal Batang Pekalongan, abang sayur yang setiap hari harus berangkat jam 2 pagi ke pasar induk. Bu Painem asal Solo yang merantau jualan sayur mateng sejak kelas 4 SD.
Dan yang paling tidak kami sangka adalah bu Nani , ART asal Pacitan yang datang bersama suami & anak2nya ...pak Nendi, suami bu Nani ini 4 th yg lalu terkena struk karena diabetes dan sekarang seminggu 2x harus cuci darah. Beliau datang dengan memakai tongkat dan harus duduk di kursi .
MasyaAllah...terharunya kami. Dan masih banyak cerita dari guru2 kami yang lain.
Kamipun memohon beliau2 untuk menuliskan pesan2 kepada kami pada selembar kain.
Bersyukurnya kami bertemu dengan mereka . Selama ini kami hanya tahu abang sayur, abang roti, pak security, dst ...
😅.Sekarang kami mengenal nama2 beliau, asalnya, keluarganya, dll.
Terharunya kami melihat semua bersendau gurau sambil menikmati minuman & jajanan yang kami hidangkan. Indahnya saat semua saling mendengarkan cerita . Diantara mereka sendiripun ketika itu juga baru mengenal sedekat ini. Malunya kami saat terkadang merasa gampang menyerah , malas2an , dsb astaghfirullahaladzim
😭.
Oiya...ada dua ide spontan yang kami tambahkan yaitu ada doorprise sembako untuk semua yang hadir dan ada hadiah kecil untuk putra putri mereka yang ikut. Alhamdulillah menambah meriah & kami merasa project ini sangat indah.
Keindahan tidak berhenti disitu. Ketika kami tea time malam harinya, air matapun kembali memenuhi mata kami saat bercerita tentang project tadi, terutama Anaf (5) , dia yang pertama tidak bisa menahan air mata. Kami kembali membaca tulisan2 para guru dan kami membacanya bergantian. Kemudian ternyata kami semua sama, moment favorit kami adalah saat mendengarkan para guru bercerita.Kami merasa haru bahagia.
Dan ada lagi saat kami saling mengucapkan terimakasih....kami sempat berebut bahwa masing2 dari kami hanya bekerja sedikit dan yang lainlah yang banyak bekerja. Bapak merasa hanya membantu sedikit , Umi dan anak2lah yang bekerja banyak, begitu juga anak2 , anak2 merasa hanya membantu sedikit Bapak & Umilah yang bekerja banyak, sayapun merasa demikian. Indah ya.....
😍 Mungkin beginilah hasil bekerja tim jadi merasa ringan semuanya, mungkin juga saat itu kami dibantu banyak malaikat hehehe.
Merasakan indahnya project ini membuat kami ingin membuat project lagi cangkrukan dengan beliau2 para guru. Sempat ada ide yang terinspirasi dari Padhang Mbulannya Padepokan Margosari, tapi karena di Bekasi tidak selalu terlihat bulan mungkin bisa dibuat project Padhang Mbekasi , sepertinya seru ya...hihihi.
Mohon maaf kepanjangan dan belepotan , saya menulispun masih dengan mata berkaca2
😐
Mohon maaf juga foto2nya kurang maksimal karena kami semua terlena pada momentnya, termasuk sang seksi dokumentasi hehehe. Semoga membawa manfaat. Terimakasih
🙏🏻
🙏🏻
Host : Ardaniya Rizka
Notulis : Wiwit Simponi
Rabu, 22 Maret 2017
Pukul : 20.00-21.00
HASIL DISKUSI
1) Bunda Marie
Bagaimana cara menyiasati dan strateginya kalau salah satu anggota keluarga terutama anak2 tiba2 mogok tidak mau melanjutkan proyek? Atau di tengah2 proyek jd agak kendor semangatnya? Terutama utk proyek dg jk waktu yg agak panjang.
jawaban mbak Zy :
Iya.. makanya kita belajar membuat proyek keluarga secara bertahap. Dari yang mudah dan targetnya dicapai dalam 1 hari saja dulu.. baru nanti ditingkatkan lagi proyeknya..
Bunda Nana :
Teh Ai, kalau sudah tercapai target dalam 1 hari, perlu diulang kembali ga?
Jawaban : Tidak perlu Mba Nana
Tambahan Mba Zy :
Kalo menurut yg sy tangkap boleh saja diulang mba Nana sampai 10 hari. Baru kemudian bisa ditingkatkan targetnya yang lebih menantang..
Bunda.. ada sedikit penguatan utk family projectnya ya
Di materi project keluarga itu tertulis SMART ( specific, measurable, achievable, nah di R ini kita pakai Reasonable, yg membuat project itu punya alasan unt dikerjakan atau tidak?, T unt timebound, dibatasi waktu)
Ada project, mensortir mainan dan baju layak pakai unt anak-anak panti.
Nah sasaran itu konsepnya harus mengandung SMART ( specific, measurable, achievable, reasonable, timebound)
Sasaran :
Melatih anak-anak untuk memilah mainan dan bajunya yg masih layak pakai , sehari 1 baju dan 1 mainan, selama 10 hari berturut-turut.
Melatih anak-anak untuk berbagi dan melayani serta mengenal lebih dekat anak-anak panti asuhan.
Jadi sasaran project keluarga ini jadi reasonable, penting nggak dikerjakan oleh anak-anak? Kalau penting lakukan, kalau tidak penting, ganti project.
Bunda Arsy :
Mba td saya sudah mencoba bikin projek btiga (tanpa ayah)....si kakak antusias bgt tp dia lama2 ingin jalan sndiri.....akhirnya melenceng dr plan.
Td nyoba bikin maenan dr bahan bekas.
Jawaban Mba Zy :
Kalau dia antusias banget.. jadikan pimpronya mba.. atau sebut saja directornya biar anak senang dan latih agar dia menjadi pemimpin dalam proyeknya itu.. yg lain bisa bertanya kepada si kakak dan mungkin ada yg bertugas sbg sekretaris utk mencatat proses pembuatan mainan itu
Jawaban Teh Ai :
Tidak apa2, berikan apresiasi, sambil terus didampingi. Tawarkan pada adiknya, mau bikin apa, berikanntugas sederhana sesuai kemampuan.
Bunda Nana :
Teh Ai, bisa dijelaskan yang master mind ini.. Beda sama vision board, kah?
Tanggapan Bunda Wiwit :
Yg saya tahu master mind proses komunikasi bersama keluarga mba, ajang diskusi santai bwt saling tukar ide
Vision board lebih ke outputnya
Jawaban Teh Ai :
Sangat beda, mbak Nana...
Mastermind itu ngobrol biasa, yang isinya mencakup 3 pertanyaan:
1. Sudah sukses apakan hari ini (minggu lalu, jika dilakukan perminggu)
2. Ada yang inging berbagi pengalaman (kebaikan yang didapat dari kesuksesan tersebut)
3. Mau sukses apa besok (minggu depan).
Kalau vision board itu semacam mimpi yang dituangkan melalui foto (gambar) dalam bentuk visual.
Bunda Tantia :
kalau vision board dengan partofolio apa bedanya ya ?
Jawaban Teh Ai :
Fortofolio bisa juga disebut catatan perjalanan dalam belajar. Yang teman2 tulis di blog/g.doc setiap tantangan 10 hari, itu termasuk kedalam fortofolio.
Jawaban Mba Zy:
Fortofolio bisa juga disebut catatan perjalanan dalam belajar. Yang teman2 tulis di blog/g.doc setiap tantangan 10 hari, itu termasuk kedalam fortofolio.
2) Bunda Ika (ardaniya rizka)
Dalam tantangan 10 hari, kita diberikan waktu minimal 10 hari untuk menuliskan progres yang ada. Jika di keluarga kami, proyeknya hanya 1 hari apakah itu berarti kami melakukan beberapa proyek dalam rentang waktu tersebut?
Mengingat, si bapak hanya ada di rumah weekend saja, apakah bisa proyek yang lain tak ada beliau?
Jawaban Teh Ai :
Bunda Ika, boleh 1 hari satu project. Atw biar tidak terburu2 bisa diambil 1 project untuk 3 hari. 1 hari persiapan, 1 hari pelaksanaan 1 hari apresiasi.
Bila si Ayah jauh, bisa dilibatkan dalam family forum secara online.
Tanggapan Bunda Ardaniya :
Ayahnya dekat, tapi pulangnya larut malam. biasanya bisa ngobrol dengan formasi lengkap hanya di akhir pekan saja.
Tambahan Teh Ai :
Diatur saja mbak Ika, jika tidak memungkinkan ya tdk apa-apa.
Berarti mastermind bisa dilakukan perminggu (saat ada ayahnya)
*BADGE GAME LEVEL #3*
🎖 *You’re Excellent* diberikan pada mereka yang *mengerjakan tantangan 10 hari tepat pada waktunya, setor setiap hari, tanpa rapel*
Teh Ai sharing mengenai contoh keren Family Project :
Garage Share Omah Project
"Selamat Datang Para Guru"
Minggu, 12 Maret 2017
Alhamdulillah project kami Garage Share "Selamat Datang Para Guru" berjalan lancar barokah, terimakasih atas do'a & support seluruh keluarga besar Perak .
Pagi hari kami mulai persiapan, semua bergerak. Menata tempat, memasang spanduk, menata barang2, menata minuman & snack. Hari ini di Pojok Cangkrukan
kami menyiapkan dua minuman spesial yaitu bajigur & teh manis panas ditemani rebusan singkong, ubi, talas + lemet dan gethuk.wiiih ....mantap kan
Setelah siap semua waktunya kami sarapan & briefing. Mba Caca sempat meminta untuk membuka pagar jam 9 saja pas undangan dimulai karena dia merasa agak malu, sebenarnya dalam hati kecil kami pun ada rasa malu , ragu , nanti bagaimana ya ? ada tulisan gedhe di depan rumah , banyak barang di keluarkan, akan banyak yang melihat, dsb . Ini adalah yang pertama bagi kami mengadakan project seperti ini.
Kemudian kami mantapkan lagi & kami sampaikan kepada mba Caca & semuanya, bahwa yang kita lakukan ini tidak keluar dari Qur'an dan Hadits, sesuai juga dengan value keluarga kami yaitu Iman & kasih sayang dan juga sesuai dengan quote kita tahun ini yaitu Cerdas dan Meningkat, jadi yang kita lakukan ini adalah kebaikan , kenapa harus malu melakukan kebaikan ? kalimat ini yang kami dengung2kan dalam hati kami masing2...alhamdulillah akhirnya kami semua mantap.
Hari ini selain berbagi, project kami adalah "Menjadi Murid yang Baik, semua yang datang adalah guru kami . Bagaimana menjadi murid yang baik menjadi bahasan dalam briefing dan rapat2 kami sebelumnya. Briefing kami tutup dengan berdo'a dan toss : " Siap berbagiii ? Siaapp....Siap jadi murid yang baiiiik ? Siaap...Omah Project ...Yesss"
Undangan mulai hadir tepat pukul 09:00 wib. Kami sambut setiap guru dengan senyuman ramah, istilah Jawanya , "Gupuh, Lungguh, Suguh" ,bagi yang roaming akan kami jelaskan lain waktu hehehe
Subhanalloh..hari ini kami mendapat guru2 yang sangat luar biasa . Mulai dari usaha kami menahan air mata yang menetes mendengar Mas Edi yang 2x seminggu rajin mengambil sampah , bercerita bahwa sejak usia 5 SD memutuskan keluar dari sekolah dan merantau dari Karawang ke Bekasi menjadi pemulung, karena saat itu kedua orang tuanya sakit keras dan masih ada 2 adiknya yang masih kecil.
Ketika dia pulang ke Karawang untuk pertama kali dengan membawa hasil kerjanya ternyata Bapaknya sudah meninggal dan dia tidak tahu karena saat itu belum ada HP
Mas Edipun sempat membawa adiknya ikut merantau ke Bekasi dan tinggal di bedeng. Dia mengatakan bahwa dia bisa kuat karena ingat adik2nya, mas Edi ingin adik2nya tetap bisa sekolah , alhamdulillah akhirnya dua adiknya bisa sekolah & sekarang dah menikah semua. Subhanalloh...
Kemudian bang Noe , asli Cakung, Jaktim, yang sering kami sebut "Abang Roti" , selama ini kami mengenalnya sosok yang baik & humoris, selalu membuat pembeli tertawa dengan canda2annya, kami tak menyangka ternyata kurang lebih 9 tahun lalu dia adalah pemuda dengan rambut panjang , suka minum minuman keras , narkoba , dll . Dia mengalami titik balik saat sang Nenek meninggal. Bang Noe sangat dekat dengan neneknya dan sesaat sebelum meninggal, sang Nenek memanggilnya dan berpesan padanya untuk menjadi orang yang benar. Sejak itulah bang Noe langsung memotong gundul rambutnya & bertekad meninggalkan semua kelakuan buruknya. MasyaAllah...
Ada juga bang Wahyu , asli Bekasi , security komplek yang pernah menjadi asisten artis Ali Zaenal selama 5th , kami tidak menyangka bahwa kalimat2 yang dia sampaikan begitu optimis dan bermakna , selama ini yang kami lakukan hanya saling menyapa saat keluar atau masuk gerbang komplek hehehe.
Kemudian bang Surono , asal Batang Pekalongan, abang sayur yang setiap hari harus berangkat jam 2 pagi ke pasar induk. Bu Painem asal Solo yang merantau jualan sayur mateng sejak kelas 4 SD.
Dan yang paling tidak kami sangka adalah bu Nani , ART asal Pacitan yang datang bersama suami & anak2nya ...pak Nendi, suami bu Nani ini 4 th yg lalu terkena struk karena diabetes dan sekarang seminggu 2x harus cuci darah. Beliau datang dengan memakai tongkat dan harus duduk di kursi .
MasyaAllah...terharunya kami. Dan masih banyak cerita dari guru2 kami yang lain.
Kamipun memohon beliau2 untuk menuliskan pesan2 kepada kami pada selembar kain.
Bersyukurnya kami bertemu dengan mereka . Selama ini kami hanya tahu abang sayur, abang roti, pak security, dst ...
Terharunya kami melihat semua bersendau gurau sambil menikmati minuman & jajanan yang kami hidangkan. Indahnya saat semua saling mendengarkan cerita . Diantara mereka sendiripun ketika itu juga baru mengenal sedekat ini. Malunya kami saat terkadang merasa gampang menyerah , malas2an , dsb astaghfirullahaladzim
Oiya...ada dua ide spontan yang kami tambahkan yaitu ada doorprise sembako untuk semua yang hadir dan ada hadiah kecil untuk putra putri mereka yang ikut. Alhamdulillah menambah meriah & kami merasa project ini sangat indah.
Keindahan tidak berhenti disitu. Ketika kami tea time malam harinya, air matapun kembali memenuhi mata kami saat bercerita tentang project tadi, terutama Anaf (5) , dia yang pertama tidak bisa menahan air mata. Kami kembali membaca tulisan2 para guru dan kami membacanya bergantian. Kemudian ternyata kami semua sama, moment favorit kami adalah saat mendengarkan para guru bercerita.Kami merasa haru bahagia.
Dan ada lagi saat kami saling mengucapkan terimakasih....kami sempat berebut bahwa masing2 dari kami hanya bekerja sedikit dan yang lainlah yang banyak bekerja. Bapak merasa hanya membantu sedikit , Umi dan anak2lah yang bekerja banyak, begitu juga anak2 , anak2 merasa hanya membantu sedikit Bapak & Umilah yang bekerja banyak, sayapun merasa demikian. Indah ya.....
Merasakan indahnya project ini membuat kami ingin membuat project lagi cangkrukan dengan beliau2 para guru. Sempat ada ide yang terinspirasi dari Padhang Mbulannya Padepokan Margosari, tapi karena di Bekasi tidak selalu terlihat bulan mungkin bisa dibuat project Padhang Mbekasi , sepertinya seru ya...hihihi.
Mohon maaf kepanjangan dan belepotan , saya menulispun masih dengan mata berkaca2
Mohon maaf juga foto2nya kurang maksimal karena kami semua terlena pada momentnya, termasuk sang seksi dokumentasi hehehe. Semoga membawa manfaat. Terimakasih




Komentar
Posting Komentar