Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label *KuliahBunSayIIP*

Resume Materi dan Diskusi MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI

Institut Ibu Profesional Kelas Bunda Sayang sesi #8 Apa itu Cerdas Finansial? Menurut para ahli cerdas finansial adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan dan mengelola keuangan. Apabila disesuaikan dengan konsep di Ibu Profesional bahwa uang adalah bagian kecil dari rejeki, sehingga dengan belajar mengelola uang artinya kita belajar  bertanggungjawab terhadap bagian  rejeki yang kita  dapatkan di dalam kehidupan ini. Apa pentingnya cerdas finansial ini bagi anak-anak? Di dalam Ibu Profesional kita memahami satu prinsip dasar dalam hal rejeki yaitu, Rejeki itu pasti, kemuliaanlah yang harus dicari Ketika anak sudah paham konsep dirinya, maka kita perlu menstimulus kecerdasan finansialnya agar : Kemuliaan Anak Meningkat dengan cara : a. Anak paham konsep harta, bagaimana memperolehnya dan memanfaatkannya sesuai dengan kewajiban agama atas harta tersebut. b. Anak bertanggungjawab atas pengelolaan keuangan sendiri. c. Anak terbiasa merencanakan...

⭐Resume dan Diskusi Review Tantangan 10 hari Sesi #7⭐

Senin, 4 September 2017 pukul 20.00-21.00 DISCOVERING ABILITY Tantangan 10 hari yang sudah bunda lakukan di game level #7, kali ini berjaitan dengan "Discovering Ability". Dua kata dalam bahasa inggris di atas, apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi panjang yaitu, kemampuan daya jelajah para orangtua dan guru selaku pendidik anak-anak untuk menemukan harta karun potensi-potensi yang ada dalam diri anak-anak. Ada empat ranah yang sudah dilakukan oleh para Ibu Profesional di kelas bunda sayang ini  untuk melakukan proses pencarian potensi kecerdasan anak yaitu : a. Ranah intrapersonal (Konsep Diri) b. Ranah Interpersonal (Hubungan dengan sesama) c. Ranah Change Factor (Hubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan perubahan) d. Ranah spiritual : (Hubungan dengan Sang PenciptaNya) Mari kita bahas satu persatu 1⃣ Ranah Intrapersonal : KONSEP DIRI ANAK Konsep diri pada anak adalah suatu persepsi tentang diri dan kemampuan anak yang merupakan suatu kenya...

⭐Resume dan Diskusi Tantangan Level 7⭐

Rabu, 16 Agustus 2017 Pukul 20.00-21.00 Tantangan 10 Hari*Level 7* *Periode 17 Agustus - 2 September 2017* ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ * _SEMUA ANAK ADALAH BINTANG _* ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ Semua orangtua setuju bahwa anak-anak didesain dengan membawa keunikan tersendiri. Namun seiring berjalannya waktu kadang keyakinan orangtua atas kemampuan anaknya terdistraksi oleh lingkungan sekitar. Yuk, sama-sama belajar menjadi orangtua yang istimewa dan menjadikan rumah tempat anak-anak menjadi bintang. Asah kemampuan menjelajah potensi anak-anak. Jelajahi 4 area kehidupannya: 🌟 Ranah hubungan intra personal (konsep diri) 🌟 Ranah hubungan inter personal (hubungan sesama) 🌟 Ranah hubungan dengan change factor (melek perubahan) 🌟 Ranah hubungan dengan Tuhan-nya (melek spiritual) 👪 Bagi anda yang sudah menikah dan mempunyai anak 📌 Amati aktivitas anak yang membuat matanya berbinar-binar dalam kehidupan sehari-hari. 📌 Temukan dan catat kekuatan anak-anak dalam aktivitas tersebut. ...

🍃RESUME MATERI DAN TANYA JAWAB🍃 KULWAPP SESI 7,

KELAS BUNDA SAYANG IIP DEPOK SELASA, 15 AGUSTUS 2017, PUKUL 20.00-21.00 WIB ☘ Narasumber : Laila Muhammad D ☘ Host : Ardaniya Rizka ☘ Notulis : Nurul Narulitasari SEMUA ANAK ADALAH BINTANG 👫 🌌 Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering “membanding-bandingkan” pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain. BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, ✅ “ Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?" bukan dengan kalimat ❌ “Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?” ❌ ”Mengapa kamu tidak seperti adikmu?” Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan “ _mental jawara_” anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, ...