Langsung ke konten utama

PROJEK KELUARGA HARI 10

Bismillahirrohmanirrohiim...

Pagi ini terealisasi juga Projek Keluarga Kue Pukis Kami. Kami bersemangat dalam pengerjaan projek ini, karena hari ini Abi pulang dari tugas, kami ingin menyambutnya dengan kue ini, adek dan kakak juga tak sabar ingin segera mencicipi kue.

Langkah pertama, kami menyiapkan bahan-bahan diantaranya, terigu, santan, telur, gula pasir, penegembang kue, mesis, dan margarin. Bahan sudah siap dan kakak mulai mendidihkan santan, sembari santan dingin kakak menakar pengembang kue, menimbang terigu dan menimbang gula. karena catatan resep kue pukis umi cari-cari tidak ada, dan tadi pagi paket internet habis, jadi formulasi resepnya dengan mengingat-ingat yaitu : terigu 150 g, santan 150ml, telur 2 butir, gula pasir 100 g, dan pengembang kue 1 sendok makan.
Semua bahan sudah dimasukkan, kakak memecah telur dan menuang kedalam wadah, kemudian mengaduk-aduk, saya ingatkan pakai mixer kak, dijawabnya gak usah ah.( Sudah di panggil temannya dari luar, aisyah.... main gaaakkk) Saya lihat ini sepertinya belum rata dan kok bahan-bahan sudah dicampur semua ya, padahal saya mau mengingatkan kocok telur dulu, sudah rata, masukkan gula, kemudian santan dan terigu, jadi satu persatu , dimasukkan dan diaduk, e sudah di masukkan semua, dan aduk-aduk :). Saya bilang tunggu 15 - 30 menit dulu biar mengembang dulu. Tapi sudah dicolek-colek dan di makan, sudah tak sabar ingin segera menikmati kue.

Sembari, menunggu adonan mengembang kakak mencuci alat-alat yang kotor, Umi memasang cetakan pukis di atas kompor, kakak langsung menyalakan kompor dan mengoleskan margarine. Kak ini belum ada 15 menit kakak, gak papa lah mi, dijawabnya, oh kata saya. kakak masukin adonan nya ya, ya jawab saya. kak kok sepertinya gak mengembang ya? iya ya mi, o, o....
Daannnn hasil Kue Pukis Kami ada digambar  di bawah ini, tampak kurang mengembang, tetapi rasanya sudah pas, manis dan enak. Selesai kue diangkat dan dihidangkan dalam piring, kakak sudah langsung keluar rumah, menghampiri temannya, tak lama ngajak temannya kerumah dan menikmati kue nya, sembari  mereka bermain berperan. Ceritanya lagi sekolah, ada gurunya dan ada muridnya, kakak sebagai guru dan teman kakak dan adek sebagai muridnya.
Alhamdulillah Abi sudah sampai rumah dan kakak bercerita kalau tadi membuat kue pukis, tapi bi, kurang ngembang, tadi kakak campur-campur semua bahan, dan adonan tidak nunggu lama, kakak masukkin ke cetakan. oh, gak pa-pa kakak, kan belajar, kata Abi, tidak ngembang banyak sebabnya kakak, mungkin pengembang kuenya sudah lama dan tidak bisa mengembag sempurna, atau bahan-bahan belum rata pencampurannya, kapan-kapan dicoba lagi, insyaAllah mengembang.

#TantanganHari10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...