Langsung ke konten utama

🌏 Kisah Nabi ADAM as.🌏 📢 MODUL #01

Senin, 28 November 2016
Oleh : Ustadzah Amalia Bahar ( usz. Yuyu)

Pengenalan akan sosok mulia Muhammad Saw akan dimulai dengan membahas para Nabi sebelum beliau yang memiliki Nasab langsung dan pembahasannya hanya yang berkaitan dengan peristiwa peristiwa yang berkaitan dengan kehidupan Muhammad Saw kelak. Diawali dengan Nabi Adam as, sebagai penghului para Nabi.

Rasulullah Muhammad Saw telah diberitakan kehadirannya saat Adam as masih bercampur dengan tanah. “Sesungguhnya aku adalah Nabi terakhir di sisi allah pada saat Adam masih bercampur dengan tanah”. (HR. Ibnu Hibban, Al Hakim, Ahmad)
Maisarah Al fajr berkata,”Aku bertanya,”Wahai Rasulullah kapankah engkau menjadi nabi?”. Beliau menjawab “Pada saat Adam masih berada diantara ruh dan jasad.” (HR. At Tirmidzi. Ahmad dan Ath Thobrani).
Selanjutnya, setelah Nabi adam as di utus ke bumi maka sejak itu pula kehidupan manusia dimulai. Dalam sebuah riwayat disampaikan bahwa ketika Adam as diutus ke bumi maka bersamaan dengan itu diturunkannya Baitul Makmur.
Ada beberapa pendapat tentang pembangunan ka’bah.

Riwayat pertama yang berpendapat bahwa yang pertama membangun Ka’bah adalah malaikat. Dalam surah Al Baqarah di sebutkan bahwa pada saat Allah hendak menciptakan manusia sebagai khalifah di mula bumi maka para malaikat memberikan pertanyaan “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahala kami senantiasa bertasbih dan memuji Engkau dan menyusucikan Engkau?” Lalu Allah memberikan jawaban “sungguh Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.
Lalu karena itu para malaikat memohon ampun kepada Allah, lari menuju ‘Arsy, menengadah sambil memohon ampun karena takut akan murka Allah.
Lalu, para Malaikat thawaf menuju ‘Arsy sebanyak 7 kali- seperti thawafnya jama’ah haji di Ka’bah saat ini.

Sambil berthawaf mereka menyeru , “Ya Allah kami datang menyambut panggilan-Mu, kami datang memohon ampunan-Mu, kami memohon ampunan dan bertobat kepada-Mu.” Melihat itu, kemudian Allah menurunkan rahmat-Nya dan membuat sebuah rumah di bawah ‘Arsy yaitu Baitul Makmur. Kemudian Allah berfirman pada para malaikat, “Tawaflah kamu mengelilingi rumah ini dan tinggalkanlah ‘Arsy.” Akhirnya, mereka thawaf di Al Baitul Makmur dan itu dirasa lebih mudah oleh mereka daripada Thawaf mengelilingi ‘Arsy.

Selanjutnya, menurut riwayat Allah memerintahkan para malaikat para malaikat yang ada di bumi untuk membangun sebuah bangunan yang serupa dengan Baitul Makmur. Kemudian Allah memerintahkan para malaikat di bumi agar Thawaf mengelilingi bangunan tersebut sebagaimana thawafnya para malaikat di langit mengelilingi Baitul Makmur.

Dari kisah ini dapat disimpulkan bahwa para malaikat di bumi sudah membangun Ka’bah dan melakukan ibadah haji 2.000 tahun sebelum Nabi Adam diciptakan.

Oleh karena itu, ketika Nabi Adam as melaksanakan ibadah haji di ka’bah, para malaikat berkata, “Semoga hajimu Mabrur wahai Adam. Kami telah melakukannya 2.000 tahun sebelum engkau diciptakan.”

🌸🌸 Semoga bermanfaat.. insya Allah bersambung pada modul berikutnya... 🌸🌸   

             

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...