Langsung ke konten utama

NHW 9 BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN

 14 Desember 2016


Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai :
PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yang sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yang dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yang sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.

Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:



Selamat menjadi agen perubahan
Karena
Everyone is a Changemaker (Setiap orang adalah agen perubahan)
Sampai jumpa di perkuliahan Ibu Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP ini.
Salam,

/Tim Fasilitator IIP/

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM….

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kenikmatan iman, islam, dan menuntut ilmu dalam program Matrikulasi IIP Depok Batch #2 ini. Tidak terasa sudah sampai penghujung akhir tugas NHW ini. Serangkaian dari materi yang saya peroleh ditutup dengan BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN yang diharapkan  keberadaan seorang bunda dapat memberikan manfaat disekitarnya.

Saat ini saya sedang belajar tahsin dan shiroh Nabawiyah, 2 materi ini menjadi minat saya dan berharap sebagai modal dalam mendidik anak - anak saya  dan lebih luas untuk menebar manfaat dilingkungan sekitar terutama ibu- ibu.

Permasalahan sosial disekitar saya adalah kurangnya minat baca  Al - Qur’an dengan ilmu tajwid dan bahkan ada yang belum bisa membaca Al-Qur’an.  Sehingga untuk melakukan perubahan Saya bersama dengan teman melakukan pembagian tugas, saya mengajarkan anak-anak dan teman saya mengajar ibu- ibu, tetapi dalam berjalannya waktu karena saya pernah izin pulang kampung dalam waktu lama pada bulan maret -  mei  anak-anak mencari tempat ngaji diluar perumahan ( ibu anak-anak di perumahan  tidak enak kepada saya karena punya anak kecil, khawatir repot ) dan sampai sekarang berlanjut di tempat tersebut, dan berhenti di tempat saya.  Saat ini yang sedang kami lakukan adalah  terutama saya pribadi  memotivasi, menemani hadir dalam majlis Halaqoh Qur’an dan mengajarkan ibu-ibu untuk membaca Al- Qur’an.  Saat ini kami masih fokus pada belajar membaca Al-Qur’an dan berharap nanti ada forum- forum taklim dalam perumahan kami.

Untuk saat ini saya lebih fokus dalam pendidikan dan membersamai anak - anak, karena anak - anak masih dalam rentang usia dibawah 7 tahun, masih banyak waktu untuk membersamainya. Keluarga bagi saya ada gerbang awal untuk menuju perbaikan, jika dalam keluarga sudah bisa menjadi contoh yang baik inshaa Allah akan lebih mudah menebar manfaat disekitar.

Berikut bagan yang saya coba buat sesuai dengan passion dan empati saya dilingkungan sekitar.  Saya masih berperan sebagai assisten, yang utama adalah teman saya yang lebih mumpuni dari sisi waktu dan ilmu.
EMPATI + PASSION = SOSIAL VENTURE
MINAT HOBI KETERTARIKAN
SKILL, HARD, SOFT
ISU SOSIAL
MASYARAKAT
IDE SOSIAL
Mengajarkan  baca Al-Qur’an &  
Taklim
Memotivasi
Mendampingi
Mengajarkan
Komunikatif
Percaya diri
Al- qur;an sebagai penenang, penentram  dan pedoman hidup
Taklim sebagai penstabil ruhiyah
Anak - anak dan ibu - ibu disekitar rumah

Terbentuk halaqoh qur’an dan majelis Taklim






 #NHW9
#KuliahMatrikulasiBatch#2
#IbuProfesional
#IIP
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...