14 Desember 2016
Bunda, kalau sudah menemukan passion
(ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar
anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai :
PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yang sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yang dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yang sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.
Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:
Rumus yang kita pakai :
PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yang sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yang dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yang sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.
Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:
Selamat menjadi agen perubahan
Karena
Everyone is a Changemaker (Setiap orang adalah agen perubahan)
Sampai jumpa di perkuliahan Ibu
Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP
ini.
Salam,
/Tim Fasilitator IIP/
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM….
Segala puji bagi Allah yang telah
memberikan kenikmatan iman, islam, dan menuntut ilmu dalam program Matrikulasi
IIP Depok Batch #2 ini. Tidak terasa sudah sampai penghujung akhir tugas NHW
ini. Serangkaian dari materi yang saya peroleh ditutup dengan BUNDA sebagai
AGEN PERUBAHAN yang diharapkan keberadaan seorang bunda dapat
memberikan manfaat disekitarnya.
Saat
ini saya sedang belajar tahsin dan shiroh Nabawiyah, 2 materi ini menjadi minat
saya dan berharap sebagai modal dalam mendidik anak - anak saya dan lebih
luas untuk menebar manfaat dilingkungan sekitar terutama ibu- ibu.
Permasalahan
sosial disekitar saya adalah kurangnya minat baca Al - Qur’an dengan ilmu
tajwid dan bahkan ada yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Sehingga untuk
melakukan perubahan Saya bersama dengan teman melakukan pembagian tugas, saya
mengajarkan anak-anak dan teman saya mengajar ibu- ibu, tetapi dalam
berjalannya waktu karena saya pernah izin pulang kampung dalam waktu lama pada
bulan maret - mei anak-anak mencari tempat ngaji diluar perumahan (
ibu anak-anak di perumahan tidak enak kepada saya karena punya anak
kecil, khawatir repot ) dan sampai sekarang berlanjut di tempat tersebut, dan
berhenti di tempat saya. Saat ini yang sedang kami lakukan adalah terutama
saya pribadi memotivasi, menemani hadir dalam majlis Halaqoh Qur’an dan
mengajarkan ibu-ibu untuk membaca Al- Qur’an. Saat ini kami masih fokus
pada belajar membaca Al-Qur’an dan berharap nanti ada forum- forum taklim dalam
perumahan kami.
Untuk
saat ini saya lebih fokus dalam pendidikan dan membersamai anak - anak, karena
anak - anak masih dalam rentang usia dibawah 7 tahun, masih banyak waktu untuk
membersamainya. Keluarga bagi saya ada gerbang awal untuk menuju perbaikan,
jika dalam keluarga sudah bisa menjadi contoh yang baik inshaa Allah akan lebih
mudah menebar manfaat disekitar.
Berikut
bagan yang saya coba buat sesuai dengan passion dan empati saya dilingkungan
sekitar. Saya masih berperan sebagai assisten, yang utama adalah teman
saya yang lebih mumpuni dari sisi waktu
dan ilmu.
EMPATI + PASSION = SOSIAL VENTURE
|
||||
MINAT HOBI KETERTARIKAN
|
SKILL, HARD, SOFT
|
ISU SOSIAL
|
MASYARAKAT
|
IDE SOSIAL
|
Mengajarkan baca Al-Qur’an &
Taklim
|
Memotivasi
Mendampingi
Mengajarkan
Komunikatif
Percaya diri
|
Al- qur;an sebagai penenang, penentram dan pedoman hidup
Taklim sebagai penstabil ruhiyah
|
Anak - anak dan ibu - ibu disekitar rumah
|
Terbentuk halaqoh
qur’an dan majelis Taklim
|
#NHW9
#KuliahMatrikulasiBatch#2
#IbuProfesional
#IIP
Komentar
Posting Komentar