Langsung ke konten utama

PROJEK KELUARGA HARI 3

Bismillahirrohmanirrohiim...

Hari ini kami mulai pada tahap pelaksanaan. Kami memulai mengerjakan projek ini bada Dhuhur jam 13.00 karena pagi harinya abi ada jadwal tahfidz dan kakak main bersama teman-teman. Menjelang Ashar  jam 15.15 kami sudahi Projek ini karena adek sudah ada tanda-tanda ngantuk dan abi bada Ashar ada acara. Dan hasil sementara yang kami lakukan adalah tahap pembuatan papan, menghias papan untuk menempel tulisan, dan menyiapkan kertas origami di potong- potong sebagai dasar untuk menulis nama-nama surat juz 30.
Sebelum kami memulai projek ini terlebih dahulu kami kumpulkan bahan-bahan yang kami butuhkan. kardus bekas, lem tembak dan alat, lem kertas,gunting, spidol, kertas origami, kertas warna-warni yang mengkilat, kertas coklat dan plester. Kami mulai merapikan kardus bekas, dibentuk  persegi panjang, disambung, karena kurang dan direkatkan dengan plester bekas sambungan tersebut. Dalam tahap ini adek berperan, mau ikut membantu ceritanya, e lama- lama menginjak kardus, dan sama kakak ditegur. Kakak masih sering menegur adek dengan suara keras. Kami ingatkan pelan-pelan saja kakak bilang ke adeknya.
Selanjutnya menyiapkan kertas origami, kertas dipotong menjadi 4 bagian, dan dirapikan ujung-ujungnya. Awalnya Abi yang mengerjakan sekaligus memberi contoh kepada kakak, kakak ditanya bisa ya kak, coba digunting berdasarkan lipatannya.
Kertas sudah selesai dipotong, kami membuat sebanyak 37 karena dalam Juz 30 ada 37 surat.
Tahap selanjutnya menutup papan yang sudah kami potong dan dibentuk persegi panjang , kami tutup menggunakan kertas coklat. Ujung-ujung papan kami bubuhi lem dan kertas coklat direkatkan.
Papan sudah tertutup kertas coklat semua, saatnya menghias, pinggiran papan. Abi memotong kertas warna-warni warna merah dan biru, kakak mengelem diatas papan, selang-seling antara warna merah dan biru, wow kerennn....
Umi merapikan kardus bekas tempat telur, digunting beberapa bagian dan dibentuk menjadi bunga, sepertinya kurang menyala, kurang hidup kalau tidak kita warna mi, kata abi dan kakak, eh iya ya, ya sudah kita warnai saja...  kata saya. awalnya mewarnai pakai spidol warna-warni, tapi hasilnya kurang bagus, saya mengusulkan coba pakai crayon, dan alhamdulillah hasilnya memuaskan. Bekas kardus telur ini kami peroleh dari kakak Aida putrinya bunda Lela. Pasca menghadiri Wisuda Matrikulasi kami berkunjung ke rumah kakak Aida, dan kakak habis membuat kreasi, Aisy lihat dan dibagi oleh kakak Aida.
Bunga sudah jadi, saatnya menempel bunga-bunga menggunakan lem tembak. Bunga- bunga sudah dipasang selanjutnya menempel tulisan NAMA SURAT JUZ 30.
Alhamdulillah selesai, kami sangat senang dan puas, setengah perjalanan Projek ini sudah kami jalankan.
Saatnya bersih-bersih, umi menggulung-gulung sisa kertas, merapikan lem, spidol dan kertas origami, kakak menyapu, adek naik scoteer dan ternyata abi sudah tertidur.


#Tantangan Hari3
#Level 3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...