17 November 2016
Setelah malam ini kita mempelajari
tentang “Learning How to Learn” maka kali ini kita akan praktek
membuat Design Pembelajaran ala kita.
Kami tidak akan memandu banyak,
mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.
Munculkan rasa ingin tahu bunda
semua tentang apa itu design pembelajaran.
Bukan hasil sempurna yg kami
harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg
perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.
Selamat Berpikir, dan selamat
menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/
Tugas NHW#5 ini adalah praktek
membuat desain pembelajaran ala diri sendiri. Sudah dua hari ini proses perenungan untuk
memulai apa itu desain pembelajaran, ada maksud apa kami mendapat tugas ini?
setelah merenung membuka bongkar pasang NHW 1, 2, 3 dan 4 ternyata
masing-masing tugas sangat erat kaitannya. Ya semakin mengerucut dan memandu
kami untuk lebih fokus dan konsisten.
Menjadi ibu adalah panggilan Hati
dalam rangka menaati perintah Allah, dan sudah selayaknya pekerjaan ini
dilakukan dengan profesional. Akan tetapi dalam menjalankan peran ini pasti di
hadapkan dengan kompleksitas tantangan, maka cara untuk menghadapinya ada 3
yaitu:
1. put first thing first letakkan
sesuatu yang utama menjadi yang pertama dengan cara membuat perencanaan apa
yang ingin dilakukan hari ini dan esok & mengaktfikan fitur
gadget(pengingat).
2. One Bit At A Time lakukan setahap demi
setahap, lakukan sekarang , pantang menunda dan menumpuk-numpuk.
3. 3 adalah Delegating; mendelegasikan kepada
anak untuk melatih kemandiriannya atau jika ada asisiten rumah tangga,
mendelegasikan kepada asisten rumah tangga.
Ibu adalah madrasah pertama
dan utama generasi masa depan, untuk membangun peradaban dari dalam
rumah banyak cara yang harus dilakukan, salah satunya adalah mendesain
pembelajaran.
Menurut Wikipedia Desain
pembelajaran adalah praktik
penyusunan media teknologi komunikasi dan isi untuk membantu agar dapat terjadi
transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. Proses ini
berisi penentuan status awal dari pemahaman peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, dan merancang
"perlakuan" berbasis-media untuk membantu terjadinya transisi.
Idealnya proses ini berdasar pada informasi dari teori belajar yang sudah
teruji secara pedagogis dan dapat terjadi hanya pada siswa,
dipandu oleh guru, atau dalam latar berbasis komunitas. Hasil dari pembelajaran
ini dapat diamati secara langsung dan dapat diukur secara ilmiah atau
benar-benar tersembunyi dan hanya berupa asumsi.
Pengertian Desain Pembelajaran
Desain adalah sebuah istilah yang diambil dari kata design (Bahasa Inggris) yang berarti perencanaan atau rancangan. Ada pula yang mengartikan dengan “Persiapan”. Di dalam ilmu manajemen pendidikan atau ilmu administrasi pendidikan, perencanaan disebut dengan istilah planning yaitu “Persiapan menyusun suatu keputusan berupa langkah-langkah penyelesaian suatu masalah atau pelaksanaan suatu pekerjaan yang terarah pada pencapaian tujuan tertentu”.
Desain pembelajaran menurut istilah dapat didefinisikan:
Desain adalah sebuah istilah yang diambil dari kata design (Bahasa Inggris) yang berarti perencanaan atau rancangan. Ada pula yang mengartikan dengan “Persiapan”. Di dalam ilmu manajemen pendidikan atau ilmu administrasi pendidikan, perencanaan disebut dengan istilah planning yaitu “Persiapan menyusun suatu keputusan berupa langkah-langkah penyelesaian suatu masalah atau pelaksanaan suatu pekerjaan yang terarah pada pencapaian tujuan tertentu”.
Desain pembelajaran menurut istilah dapat didefinisikan:
- Proses untuk menentukan metode pembelajaran apa yang paling baik dilaksanakan agar timbul perubahan pengetahuan dan keterampilan pada diri pembelajar ke arah yang dikehendaki (Reigeluth).
- Rencana tindakan yang terintegrasi meliputi komponen tujuan, metode dan penilaian untuk memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan (Briggs).
- Proses untuk merinci kondisi untuk belajar, dengan tujuan makro untuk menciptakan strategi dan produk, dan tujuan mikro untuk menghasilkan program pelajaran atau modul atau suatu prosedur yang terdiri dari langkah-langkah, dimana langkah-langkah tersebut di dalamnya terdiri dari analisis, merancang, mengembangkan, menerapkan dan menilai hasil belajar (Seels & Richey AECT 1994).
- Suatu proses desain dan sistematis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, serta membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah, yang didasarkan pada apa yang kita ketahui mengenai teori-teori pembelajaran, teknologi informasi, sistematika analisis, penelitian dalam bidang pendidikan, dan metode-metode manajemen (Morisson, Ross&Kemp 2007).
https://isnaizakiya29.wordpress.com/2014/05/24/desain-pembelajaran-perencanaan-pembelajaran-dan-kurikulum/
ANALISIS
STRATEGI BERDASARKAN KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN ANCAMAN DALAM DIRI
(SESUAI NHW#3)
Kekuatan
|
Peluang
Ada forum-forum keilmuan
Dengan rajin mencatat dan
menuliskan kembali ilmu yang diperoleh akan bermanfaat buat diri sendiri dan
orang lain yang membutuhkan
|
|
Kelemahan
Emosi tidak stabil (labil)
Kurang PD
Susah berbicara di depan umum
|
|
Dengan aktif ikut serta di
forum-forum keilmuan ( kajian, seminar, kopdar, FGD) untuk
menambah wawasan sehingga menjadi lebih PD dalam menyampaikan ide lewat lisan
dan tulisan.
|
Ancaman
Emosi yang tidak stabil akan
menganggu aktivitas keluarga, proses mendidik anak...
Management waktu yang belum rapi
(urusan anak-anak, pekerjaan RT)
|
|
Membuat jadwal dan mengalokasikan
waktu khusus untuk mengikuti forum- forum keilmuan, urusan anak-anak dan
urusan pekerjaan RT
|
DESAIN PEMBELAJARAN
KONDISI
|
SASARAN / TARGET YANG DIHARAPKAN
|
STRATEGI
|
AKTIVITAS
|
MEDIA PEMBELAJARAN
|
INDIKATOR KEBERHASILAN
|
EVALUASI / CAPAIAN
|
Memiliki semangat yang kuat untuk
menuntut ilmu tetapi kurang PD dalam menyampaikan secara langsung di depan
audien serta manajement waktu yang belum rapi
|
Meningkatkan rasa percaya diri
dengan menambah ilmu
Meningkatkan efektivitas
penggunaan waktu
|
1. Dengan Membuat
catatan / tulisan untuk menyampaikan ide-ide kepada audien/ pihak umum
sehingga memunculkan rasa percaya diri, empati, dan memotivasi diri sendiri
dan orang lain.
|
|
|
Terdokumentasinya ringkasan-
ringkasan materi dalam bentuk catatan dan terpublikasi
|
3 bulan
|
2. Dengan semangat
belajar dan orientasi ibadah melatih kesabaran untuk tidak emosi.
|
|
|
Intensitas marah - marah
berkurang dalam seminggu maksimal 3 x
|
bulanan
|
||
3. Dengan aktif ikut
serta di forum-forum keilmuan ( kajian, seminar, kopdar, FGD) untuk
menambah wawasan sehingga menjadi lebih PD dalam menyampaikan ide lewat lisan
dan tulisan.
|
|
|
Menghadiri/ mengikuti kajian 16 x
dalam 1 bulan
|
bulanan
|
||
4. Membuat jadwal dan
mengalokasikan waktu khusus untuk mengikuti forum- forum keilmuan, urusan
anak-anak dan urusan pekerjaan RT
|
|
|
Tersusunnya jadwal pekanan
terupdate tiap hari ahad
|
bulanan
|
#NHW5
#KuliahMatrikulasiBatch #2
#Ibu Profesional
#IIP
Komentar
Posting Komentar