Langsung ke konten utama

Kreativitas Tanpa Batas

Adzan subuh berkumandang saya membangunkan kakak dan mengajak solat subuh berjamah. Selesai solat ade bangun dan minta dibuatkan susu. Kami kembali ke kamar karena kakak ingin tilawah tetapi masih ngantuk. Selesai  mendampingi kakak tilawah saya ke dapur. Kakak sudah tidak ngantuk dan bermain bersama ade. Mereka bermain kalaidoscope, memutar-mutar lensa, kemudian melepasnya karena kurang kuat dan mengelem, saya amati dari kejauhan. Ganti main sepeda sambil bermain peran ibu-ibuan, kakak sebagai ibu dan ade sebagai anaknya. Si Ibu mengantar anaknya sekolah, Ade membonceng sepeda dibelakang dan berpegangan perut kakak, mereka berkomunikasi, si ibu berpesan jangan nangis disekolah, kemudian menjemputnya. He he kadang suka tertawa geli, medengarkan percakapan mereka. Dari dapur saya dengarkan sudah ganti aktivitas lagi, ade melanjutkan naik sepeda putar-putar di ruang tamu dan kakak membaca kemudian mengamati benda di rumah mana kelompok benda cair, mana kelompok benda padat dan mana kelompok benda gas. Kakak mencari-cari, mi... susu benda cair kan ya?sifat benda cair dia berubah sesui tempatnya tapi isinya tetap. iya kak jawab saya. Mi jadi benda cair yang ada di sekitar rumah ada air, sirup, susu, air teh, miyak. yang paling banyak benda padat ya mi ada kulkas, meja, kursi, blender, sendok, piring, gelas, mesin cuci, o iya sepeda juga. Aku catat  di buku ya mi.
Ade ke dapur menengok meja makan,  mi... mau gorengan, mau gorengan. oh ade mau nasi goreng? iya nasi goweng, ya sebentar umi ambilin. Melihat ade bawa piring kakak penasaran , kakak menghampiri ade, kemudian pergi kedapur mengambil nasi goreng dan sarapan bersama. Kakak belum mulai sarapan ternyata dia sudah ganti aktivitas, dia menulis adab berpakaian.
Jam menunjukkan pukul 07.00 kakak belum mandi dan siap-siap saya ingatkan kak sudah jam berapa? mau berangkat sekolah jam berapa? dia baru beranjak, siap -siap mandi, kakak bercerita mi ternyata adab berpakaian melepas pakaian dari sebelah kiri, sedangkan memakai pakaian dari kanan, iya kakak, aku malah memakai dan melepas semua dari kanan mi, kakak sudah tau kan, mulai sekarang diingat ingat  dan di praktekkan ya. Kami siap siap dan berangkat mengantar kakak sekolah.

Sampai dirumah ade minta tolong diambilkan boneka karena di rak atas, saya ambilkan dan ade pergi kekamar mengambil gedongan, meletakkan boneka diatas gendongan. Bermain peran lagi, dia sebagai ibu dan sedang mengendong anaknya. Kemudian di sangkutkan di pengait tali gordyn kemudian boneka di ayun- ayun. Dari ruang tamu pindah ke kamar ternyata di kamar bukan boneka lagi diayun melainkan si ade yang naik di gendongan dan berusaha mengayun dirinya dengan menjejak- jejakkan kakinya ke tembok agar memantul. MasyaAllah anak- anak ide- idenya...
Semoga dengan belajar, mencoba sesuatu kreativitasnya terasah, kreativitas tanpa batas.
Anak-anak adalah pembelajar sejati, tak kenal lelah, gerakannya gesit dan lincah. Semua dicoba. Tugas orang tua membersamainya, memberikan ruang yang cukup untuk esplorasi, mengamati dan mengapresiasi
Semoga dengan ragam aktivitas, kreativitas kalian terasah nak

Sumber Bacaan:
Tips Memacu Kreativitas Anak, Camilan BundaSayang, Level9

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike15

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...