Langsung ke konten utama

Cekrik krik Cekrik krik.. umi... lihat

Hari ini ade bangun pukul 04.30 ketika abi masih di mushola. Ade terbangun karena digigit nyamuk. Ade menangis mencari Abi, minta digarukin abi. Saya tawarkan bantuan tidak mau, maunya sama abi, ya begitulah ade teguh pendirian jika maunya sama abi ditawarin sama umi tidak mau, begitu sebaliknya, jika sedang ingin bersama umi, ditawarin bersama abi tidak mau. Tangisnya semakin menjadi, karena jarak mushola dengan rumah kami dekat sehingga tangisan ade terdengar sampai mushola. Abi sudah selesai solat subuh dan segera berlari pulang, Ade digendong abi dan ditanya kenapa ade nangis? gatel bi, gawukin, gawukin. Abi mengaruk dan tangisan ade reda.

kakak minta dibuatkan omlet oleh abi, abi izin ade dan mengajak ade untuk pergi kedapur. Setelah beberapa saat ade mengizinkan dan abi bersama 2 krucil pergi ke dapur membuat omlet. mereka sangat senang dan antusias. Kakak mengambil telur, memukulkan diujung meja untuk sedikit menghancurkan kulit cangkangnya dan cangkang terbelah dua, kakak mengeluarkan dan memasukkan ke dalam mangkuk, Abi menambahkan susu, kemudian mengocok agar telur dan susu tercampur, menambahkan sedikit garam, memanaskan kompor, menuang minyak kedalam panci pengorengan dan menggorengnya. Ade minta digorengin sosis. tak lama ade minta omlet, ade mau dibuatkan omlet, kakak menawarkan diri dan kakak yang membuat omlet untuk ade, terimakasih kak, sudah membantu ade. Abi siap-siap ke kantor.

Kakak dan ade sudah rapi, kakak siap ke sekolah dan ade siap ikut umi mengantar kakak pergi kesekolah. perjalanan pulang mengantar kakak sekolah ade mulai ngantuk-ngantuk dan tertidur. Sesampai dirumah ade saya tidurkan dikasur dan saya melanjutkan aktivitas rumah yang belum selesai. Pukul 10.00 ade terbangun dan memangil saya. Ade minta dipeluk dan ingin tidur lagi, tak lama kemudian ade minta duduk, tidak jadi tidur. Ketika duduk ade menunjuk gambar pada sprai, ade bertanya ini apa mi? saya jawab itu menyerupai bunga ya,,, kenapa dek? gak papa, ni angka umi, oh angka ya dek. Ngomong- ngomong kita lihat angka yuk! Saya mengambil  miniatur angka- angka plastik di dalam stoples, kami belajar tebak warna, menghitung dan mengelompokkan angka.
Kemudian ade mencari lego, ade sangat senang berkreasi dengan lego. Sedangkan saya membaca buku, ngantuk dan hampir tertidur. Dengan bermain lego Imajinasinya terasah. karena rasa bahagiannya menyusun sesuatu ade berkata umi... lihat. Saya terkaget mendengar suara ade karena mengantuk,saya menengok dan saya jawab hebat!!! MasyaAllah... bagus ya, ade membuat apa? Foto mi... kamera, umi di foto ya, cekrik krik... cekrik krik. Tak lama sudah ganti model lagi, katanya membuat rumah.

Tugas orang tua adalah memberikan rasa aman, memberikan rasa percaya diri bahwa anak-anak bisa, agar kreativitas semakin terasah.

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike12

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...