Langsung ke konten utama

Ibu Kreatif??? Bismillah


Menjadi seorang ibu adalah dambaan kaum perempuan. Menjadi ibu adalah anugrah terindah bagi saya. Dimulai dari gerbang awal pernikahan, sejak akad terjalin saat itulah status sudah berubah, dari seorang gadis berubah status yaitu seorang ibu.
Menjadi seorang ibu dituntut untuk kreatif, dengan kreatif, hidup akan lebih hidup. Karena ibu berperan dalam banyak hal, dimulai dari ranah yang penting yaitu ranah domestik, seorang ibu harus kreatif dalam mengurus rumahtangganya.
Saya merasakan kreativitas saya kurang, akan tetapi saya menyakini selama kita mau belajar dan usaha , insyaAllah kemudahan- kemudahan itu akan mengiringi. Saya niatkan dan berusaha ingin kreatif. Alhamdulillah materi 9 kelas BunSay tentang kreativitas, kita ditantang untuk kreatif.

Sedih rasanya melihat anak- anak yang berat badannya belum ideal, saya berfikir kreatif, sepertinya harus ada yang spesial ni, bagaimana caranya anak- anak tertarik dan mau makan dan ngemil. Saat ini ilmu lebih mudah di akses baik melalui media online ataupun offline. Saya bersyukur bisa gabung di IIP ini banyak ibu- ibu yang luar biasa, saling memberi, seperti di grup Dapur Emak Depok, saya banyak mendapatkan resep- resep dari teman- teman dan saya coba.
MasyaAllah ternyata anak dan suami antusias bergabung di dapur,  semua bekerja sama. Beberapa hari ini bada subuh coba praktekkan resep- resep yang ada. Kami membuat roti tawar ( resep dari cookpad), zupazup( resep dari bu vera) pizza( share resep dari mba laela) cinamom rolls( obrolan resepnya mba laela& mba wita).
Kakak belajar menimbang bahan- bahan dari sini banyak hal- hal yang di pelajari kakak, bersabar  dan hati-hati ketika menyendok tepung agar tidak tumpah,  belajar satuan, kilogram, gram, mengasah matematikanya dengan berhitung.
Ade ikut mengolesi loyang dengan margarine, ini melatih motoriknya.
Semua senang, semua happy, menanti hasil dari bebikinan kami dan menikmatinya.












#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike9

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...