Langsung ke konten utama

Bubur Telur Siram Kuah Coklat


Hari ini Depok diguyur hujan, sekitar pukul 13.00 hujan turun deras disertai petir. Beberapa aktivitas saya tertunda dan tidak berani keluar rumah. Tahsin batal, setrika batal, dan menjemput kakak juga terlambat. Saya baru menjemput kakak ketika petir sudah tidak ada, akan tetapi masih gerimis. Abi sedang kurang sehat dan istirahat dirumah, sehingga ade dirumah bersama abi tidak ikut menjemput kakak.

Sesampai dirumah kakak langsung mandi karena kehujanan, saya lupa tidak memberikan jas hujan ketika perjalanan pulang. Tidak lama adzan ashar berkumandang, kemudian kami menunaikan solat.

Sore sore begini, pulang sekolah, hujan hujan, lapaarrr. Kakak menuju dapur, melihat  sekitar, setelah mengetahui ada bubur, telur rebus, opor ayam dan sayuran, dia berkreasi, dia menyendok bubur kemudian ditempatkan dalam sebuah wadah, di berikuah kecap dan diatas bubur di taburi potong telur rebus. Kakak senang sekali memodifikasi sesuatu, senang mencoba hal- hal yang baru. Suka mencoba hal- hal yang tidak biasa, eksploratif. Saya biarkan dia dan saya amati dan saya awasi. Kemudian setelah selesai dia berkata siapa mau beli, siapa mau beli.
Mendengar itu ada menyahut aku, aku mau bewi. Setelah semua jadi mereka makan bersama, melihat itu abi yang sedang tiduran dikamar bertanya, itu apa kak? Bubur telur siram kuah coklat.
Abi mau dong kak, ok aku buatin bi, kata kakak.

Wah senangnya, melihat semua ini, semoga dengan memberikan ruang kebebasan untuk eksploratif , orang tua sebagai fasilitator semoga anak- anak tumbuh menjadi anak yang kreatif.

Kreatif itu bukan produk instan harus dilatih terus menerus sejak dini.












Sumber Bacaan:
Bunda Sayang 12 Ilmu Dasar Mendidik Anak, gazzamedia, Jakarta

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...