Langsung ke konten utama

Beri kepercayaan dan dampingi

Fitrah seorang anak adalah pembelajaran sejati. Seperti sore hari ini kakak membantu mencuci panci penanak nasi. Kemudian kakak mengambil penakar nasi dan mengambil beras, kakak bertanya mau masak berapa takaran mi? e, 2 takar boleh kakak, ketika menjawab ini, masih berfikir, o kakak lagi mau belajar nanak nasi. Saya berikan ruang ekspresi buat kakak, untuk belajar untuk mengasah rasa ingin tahunya. Saya beri kepercayaan dan saya dampingi. Dengan harapan tidak mematikan rasa ingin tahunya (intellectual of curiousity)  dan kreativitasnya. Prinsip dalam ibu Profesional semua boleh kecuali yang tidak boleh, hendaknya diterapkan agar anak dapat mengembangkan kreativitasnya.
Ini adalah pengalaman pertama kakak mau menanak nasi menggunakan magic com. Setelah menakar beras, lalu dicuci, kakak bertanya setelah di cuci di kasih air berapa mi? 4 takaran beras kak, kata saya. Karena magic com kadang error jadi ketika saya menanak nasi saya memasak beras diatas kompor dahulu dengan tujuan beras sudah seperti nasi aron, sudah 1/2 perjalanan menanak nasi, sehingga lebih cepat menjadi nasi. Kakak memanaskan beras di atas kompor menunggu sampai mendidih, mengaduk-aduk dan mematikan kompor kemudian dipindah ke magic com. Setelah bunyi klik tandanya nasi sudah siap.
Kakak berkata, ooo mi, ternyata memasak nasi gampang ya, kenapa kata kakak gampang? Ya karena cara-caranya aku bisa, jadi gampang.
Alhamdulillah ya kakak hari ini kakak belajar menanak nasi


#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...