Langsung ke konten utama

Dunia Anak...Dunia Bermain


Di usia memasuki tahun ke 3, ade sangat senang bermain bersama temannya. Waktu masih menunjukkan pukul 7.30 ade sudah minta main bersama temannya, ade mengajak umi untuk pergi ke rumah Hafla, ade ingin main bersama  Hafla. Saya jelaskan kalau mau main bersama teman, nanti kalau teman teman sudah keluar, ibu-ibunya masih beres-beres dek, belum ada yang main. InsyaAllah nanti teman-teman jam 10.00 main. Gak mau aku mau main  di luar, main ke taman. Umi selesaikan beres-beres dulu ya, nanti kita ke taman, main ayunan. Ade mengangguk.

Ade menuju kotak mainannya ade mengeluarkan mainan dan menemukan lego, ade menyusun menjadi bentuk persegi empat. Ade bercerita kalau sedang membuat rumah, lihat mi, ini ada pintunya, saya menghampirinya dan melihatnya, bagus ya dek, mana pintunya, dijawabnya ini pintunya. Umi mau jemur dulu ya, Ade masih main lego. Selesai menjemur saya membersihkan ikan. Ade menghampiri saya dan melihat saya biarkan ade melihat dan memegang ikan, saya katakan licin ya ikan. Awas tangan ade, umi pegang pisau untuk membersihkan ikan, ade geser tangannya, kalau kena bisa sakit. Ade kembali ketempat mainannya, menyusun dan bongkar lego. Tiba-tiba ada tamu kemudian saya keluarmenemuiadeikut. tamu menanyakan beberapa hal,dan menjelang pukul 09.40 pulang. ADE mengajak main ketaman dan saya mengiyakan , kalau umi sholat dulu  boleh? Ade mengizinkan dan ketika saya selesai sholat ade sudah tidur diruang tamu. Ade ngantuk karena sudah pukul 10.00

Bada Dhuhur ade bangun sekitar 12.30an dan langsung minta main. Saya jawab ya, ayo kita main di taman(saya berusaha menepati janji) sebelum main saya tawarkan mau pipis? Iya kata ade. Ayo ke kamar mandi, setelah itu kami pergi bermain, dijalan bertemu teman dan akhir nya main bareng tidak jadi main ke taman. ADE sangat senang bermain bersama teman temannya.

Seperti layangnya orang tua kebutuhan akan bekerja, begitu juga anak-anak, bermain adalah kebutuhannya, dunianya.

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...