Langsung ke konten utama

Berikepercayaan dan Apresiasi

Hari ini setelah pulang mengantar kakak sekolah, sampai depan rumah ade sudah meminta izin main ke rumah temannya. Saya katakan nanti ya,,, main di rumah dulu sama umi, teman- teman belum keluar, ibunya masih beres- beres. Ade tetap kekeh maunya main. Coba kita ke rumah hafla ya, kalau hafla mengizinkan main, silahkan fatim main tetapi jika hafla tidak mengizinkan kita pulang. Sampai dirumah hafla, memanggil dan izin mau main boleh tidak? Fatim di izinkan. Mereka masuk rumah hafla dan saya pulang. Tak lama kemudian ade pulang sambil nangis, cerita kalau disuruh pulang sama hafla, gak mau main sama hafla. Saya sambut dan saya katakan, ya sudah gak pa-pa main sama umi ya, main sepeda atau maulani apa? Kata ade main pira, pira. Saya diam sejenak mendengarkan. O ade mau main sama fira ya? Iya jawab ade. Ya boleh silahkan main di luar sama fira.
Aku mau bawon, bawwon, oh ade mau busa balon? Iya piwa bawa balon. Ya umi bikinin ya, atim jadi main didepan apa mau di rumah? Aku di depan sama piwa. Mereka main busa balon. Setelah puas mereka masuk rumah fira main di dalam rumah. Saya jemput ade dan kami pulang.

Sesampai di halaman depan rumah ade memainkan busa balon, kemudian meminta umi untuk meniup dan ade mengejar- ngejar, kemudian ade meniup lagi, ade senang sekali jika bisa menangkap balon busa.
Untuk memacu kreativitas anak, orang tua terlebih dahulu memberikan contoh, saya tadi membuatkan balon busa dari cairan pencuci piring diencerkan air, dan untuk pipet peniupnya saya buat dari sedotan air mineral gelas yang di jepit dengan lingkaran bekas gantungan kunci, jadi memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai menjadi barang yang bermanfaat, bisa untuk mainan. Tadi sempat ada sedikit kasihan ade membawa mainan dari bahan- bahan buatan sendiri sedangkan teman ade mainan bola sabun beli, lengkap dengan peniupnya. Tetapi dengan membaca camilan memacu kreativitas anak jadi semangat dan merasa dikuatkan. Justru dengan membuat se diri anak-anak tahu cara pembuatan. Memaju daya kreativitasnya. Ade ngantuk dan tidur.

Siang hari bangun tidur ade langsung minta makan. menyalakan hafalan surat juz 30. Kemudian ade mondar mandir dari kamar umi ke kamar kakak degan membawa beberapa bantal, kemudian mengambil  bedcover. Umi sedang menyetrika.
Ade menyusun bantal, guling, dan meletakkan bedcover diatas guling dan bantal, ade bercerita kalau lagi mainan rumah-rumahan, ade main bersama boneka,masuk di dalam rumah. Tak lama kemudian bernyanyi mengenal nabi, adam, idris, nuh, huda saleh.
Saya bersyukur melihat dan mendengar ini, semoga dengan sering dipicu kreativitas semakin muncul. Saya mengapresiasi , bagus ya mainan rumah- rumahnya.

O

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike14

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...