Sore ini Depok diguyur hujan lagi, kami terjebak hujan di sekolah kakak, belum berani pulang karena hujan deras dan ada petir, adzan ashar berkumandang kami solat, kami menunggu hujan deras berganti gerimis, kemudian kami pulang. Sesampai dirumah ade dan kakak mandi. Selesai mandi ade main sepeda dan kakak menghafal surat Al Mulk, alhamdulillah hari ini kakak setor hafalan 1 juz, juz 30, barakallah ya kak,,, kakak sudah menyelesaikan juz 30, semoga kakak semakin bersyukur karena Allah mudahkan dalam menghafal Al Qur'an.
Kakak setor surat Al Mulk 12 ayat, kemudian murojaah surat Al Lail - An Nash. Salah satu cara belajar kreatif kakak adalah dengan menulis di komputer, kakak sedang mencatat daftar surat, arti surat, jumlah ayat dan surat ke, juz 29. Dengan menulis akan lebih ingat. Kakak sudah tau cara menyalakan dan mematikan komputer. Kakak senang mengetik di word, kakak sudah tau cara membuka word, jika mau membuat tabel, pilihan masuknya insert, kakak juga tahu. Pengalaman baru hari ini, saya mengajarkan kalau model tulisan bisa ganti- ganti, ukuran tulisannya juga bisa karena di awal kakak ngetik, kakak tanya ukuran tulisan.
Menjelang magrib, kakak berkata: mi, kita bikin martabak mini lagi yuk, kakak suka. saya jawab ya. Umi aktifkan raginya dulu ya kak. coba kita tunggu beberapa menit. Ini ketikannya sudah selesai mi, kata kakak. O ya alhamdulillah nanti umi print in. kakak mau nimbang lagi? atau umi yang nimbang? aku saja mi, kata kakak. ya boleh silahkan bahan-bahan di siapkan dan ditimbang ya. Umi print tulisan kakak dulu.
Kakak menimbang terigu 250 g, ini sudah pas kan mi? tanya kakak, iya itu sudah pas kak, kan kalau 250 g, angka 200 sedikit bergeser posisi, 200 g dan 50 g garis-garis kecil 5 garis. Apalagi ya mi, kakak lupa, gula 120 g kak, o iya, nimbangnya di angka 100 lebih garis-garis kecilnya 2 garis kan mi, iya kak jawab saya. Kakak memanaskan 2 sendok makan margarin. O iya telurnya 4 ya mi, kita pakai 2 saja ya kak. Mi ngocoknya pakai mixer saja, biar campur, kalau pakai pengaduk tangan, kemaren kurang mengembangkan mi. Baik kita pakai mixer kak. Terigu, gula dan telur sama kakak dijadikan satu, saya mengingatkan telur dulu dikocok, kalau sudah campur baru masukkan terigu, tetapi kakak sudah terlanjur, semua bahan dicampur. Kakak yang mixer, ade membantu memegang baskom agar kuat, tidak bergeser- geser. Bersyukur kakak ade rukun, kadang suka berantem juga, karena masing- masing tidak mau ngalah, alhamdulillah dengan diberikan pengarahan dan rasa tanggung jawab mereka bekerja sama. Semua bahan sudah tercampur kemudian di tunggu 15-20 menit. wah sepertinya kalau ini mau mengembang mi... saya menghampiri dan saya berkata iya ya sepertinya ngembang kak. Mi dicampur margarine ya, ngaduknya harus cepat mi, ya silahkan kak. kakak sudah adzan isya, kita solat dulu yuk, setelah selesai baru kakak bikin martabak mini nya lagi. Project martabak mini ini yang kedua kalinya, yang pertama kemaren sore, dari rasa sudah pas enak, tetapi kue tidak mengembang,pas di evaluasi kemungkinan raginya. Hari ini mencoba lagi dan alhamdulillah lebih baik. kakak senang sekali, coba mencoba, katanya. Alhamdulillah kita punya alat masak, kalau kita sudah berhasil, kita jual ya mi, saya jawab iya. Ah kakak selalu optimis dan mengajarkan umi untuk optimise padahal sejujurnya aku ragu, he he.
Saya berusaha untuk memberikan lingkungan kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak. Memberikan kepercayaan untuk mencoba, agar faham mana berhasil mana gagal dan apa solusinya. untuk mengasah jiwa kreatifitasnya.

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike13
Kakak setor surat Al Mulk 12 ayat, kemudian murojaah surat Al Lail - An Nash. Salah satu cara belajar kreatif kakak adalah dengan menulis di komputer, kakak sedang mencatat daftar surat, arti surat, jumlah ayat dan surat ke, juz 29. Dengan menulis akan lebih ingat. Kakak sudah tau cara menyalakan dan mematikan komputer. Kakak senang mengetik di word, kakak sudah tau cara membuka word, jika mau membuat tabel, pilihan masuknya insert, kakak juga tahu. Pengalaman baru hari ini, saya mengajarkan kalau model tulisan bisa ganti- ganti, ukuran tulisannya juga bisa karena di awal kakak ngetik, kakak tanya ukuran tulisan.
Menjelang magrib, kakak berkata: mi, kita bikin martabak mini lagi yuk, kakak suka. saya jawab ya. Umi aktifkan raginya dulu ya kak. coba kita tunggu beberapa menit. Ini ketikannya sudah selesai mi, kata kakak. O ya alhamdulillah nanti umi print in. kakak mau nimbang lagi? atau umi yang nimbang? aku saja mi, kata kakak. ya boleh silahkan bahan-bahan di siapkan dan ditimbang ya. Umi print tulisan kakak dulu.
Kakak menimbang terigu 250 g, ini sudah pas kan mi? tanya kakak, iya itu sudah pas kak, kan kalau 250 g, angka 200 sedikit bergeser posisi, 200 g dan 50 g garis-garis kecil 5 garis. Apalagi ya mi, kakak lupa, gula 120 g kak, o iya, nimbangnya di angka 100 lebih garis-garis kecilnya 2 garis kan mi, iya kak jawab saya. Kakak memanaskan 2 sendok makan margarin. O iya telurnya 4 ya mi, kita pakai 2 saja ya kak. Mi ngocoknya pakai mixer saja, biar campur, kalau pakai pengaduk tangan, kemaren kurang mengembangkan mi. Baik kita pakai mixer kak. Terigu, gula dan telur sama kakak dijadikan satu, saya mengingatkan telur dulu dikocok, kalau sudah campur baru masukkan terigu, tetapi kakak sudah terlanjur, semua bahan dicampur. Kakak yang mixer, ade membantu memegang baskom agar kuat, tidak bergeser- geser. Bersyukur kakak ade rukun, kadang suka berantem juga, karena masing- masing tidak mau ngalah, alhamdulillah dengan diberikan pengarahan dan rasa tanggung jawab mereka bekerja sama. Semua bahan sudah tercampur kemudian di tunggu 15-20 menit. wah sepertinya kalau ini mau mengembang mi... saya menghampiri dan saya berkata iya ya sepertinya ngembang kak. Mi dicampur margarine ya, ngaduknya harus cepat mi, ya silahkan kak. kakak sudah adzan isya, kita solat dulu yuk, setelah selesai baru kakak bikin martabak mini nya lagi. Project martabak mini ini yang kedua kalinya, yang pertama kemaren sore, dari rasa sudah pas enak, tetapi kue tidak mengembang,pas di evaluasi kemungkinan raginya. Hari ini mencoba lagi dan alhamdulillah lebih baik. kakak senang sekali, coba mencoba, katanya. Alhamdulillah kita punya alat masak, kalau kita sudah berhasil, kita jual ya mi, saya jawab iya. Ah kakak selalu optimis dan mengajarkan umi untuk optimise padahal sejujurnya aku ragu, he he.
Saya berusaha untuk memberikan lingkungan kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak. Memberikan kepercayaan untuk mencoba, agar faham mana berhasil mana gagal dan apa solusinya. untuk mengasah jiwa kreatifitasnya.

#Tantangan10Hari
#Level#9
#KuliahBunSayIIP
#ThinkCreative
#Harike13
Barakallah ya kak...semoga allh mudahkan kakak untuk menjadi hafidzoh....
BalasHapus