Langsung ke konten utama

🇸🇦MODUL UTAMA JAZIRAH ARAB🇸🇦🌺 MODUL #9 🌺

Senin, 8 Januari 2018By: Ustadzah Amalia B (Uz. Yuyu)

JAZIRAH ARAB
NEGARA DAN AGAMA

Melanjutkan modul 8, Akan kita bahas tentang Al Hanifiyyun. Al Hanifiyyun di kota Mekkah berjumlah 5 orang, mereka adalah :

1. Zaid bin Amru bin Nufail

Zaid bin Amru adalah Ayah dari Sahabat muda yaitu  Said bin Zaid

Zaid bin Amru bukanlah sahabat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam , karena belum sempat bertemu Nabi Shalallahu alaihi wassalam .

Kisah Zaid bin Amru dimulai saat Zaid berdiri agak jauh dari kerumunan orang-orang Quraisy yang sedang melaksanakan hari raya mereka.

Zaid bin Amru melihat kaum laki-laki yang memakai surban-surban sutra yang mahal sedangkan kaum wanita memakai jubah-jubah yang mewah, sebagian orang kaya lainnya, menggiring hewan-hewan ternaknya yang sudah dihiasi, selanjutnya akan disembelih di depan berhala-berhala mereka.

Ritual ini membuat hati Zaid bin Amru merasa tidak tenang, dia menganggap ritual semacam ini jauh dari ajaran Nabi Ibrahim, tentunya kejadian ini sebelum Nabi Shalallahu alaihi wassalam diutus menjadi Rasul.

Lalu Zaid bin Amru mendekat kepada mereka dan menyandarkan dirinya ke dinding Ka’bah seraya berkata :

"Wahai orang-orang Quraisy, Allah ta’ala yang menciptakan domba-dombamu ini, dan Allah ta’la lah yang menurunkan hujan dari langit, lalu bumi menumbuhkan tanaman, lalu tanaman itu menjadi santapan domba-domba kalian, kemudian Kalian menyembelih bukan atas nama Allah, Kalian benar-benar bodoh tidak berakal"

Zaid bin Amru mempunyai kisah dalam pencarian Agama yang Hanif, sangat menarik sekali kisahnya, biarkan Zaid bin Amru yang bercerita, "Aku mempelajari Agama Yahudi dan Nasrani, namun tidak lama aku meninggalkannya, karna aku tidak menemukan apa yang bisa menenangkan hatiku."

Lalu aku berkeliling di belahan bumi, sampailah aku ke Negri Syam, Ak menemui Rahib yang mempunyai Ilmu tentang kittab, dan aku menceritakan kisahku (pencarian Agama Hanif).

Rahib menjawab:

"Aku melihat dirimu sedang mencari agama Ibrahim, Wahai orang Makkah?" tanya Rahib

"Benar, Itulah yang aku cari" jawab Zaid bin Amru

Rahib menjawab:

"Kamu mencari suatu agama yang sudah punah di Zaman ini, pulanglah ke negerimu, karena Allah ta’la akan mengutus seseorang yang akan memperbaruhi agama Ibrahim (Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam), jika kamu mendapatinya maka ikutilah"

Maka Zaid bin Amru kembali ke Makkah, dan saat di tengah perjalanan, Allah ta’ala mengutus Muhammad sebagai Nabi, namun sayangnya, di sana sudah ada orang-orang pedalaman Arab dan mereka membunuh Zaid bin Amru.

Diakhir hidupnya, sebelum nafas terakhir, Zaid bin Amru berdoa kepada Allah ta’ala: "Ya Allah, jika Engkau menghalangiku untuk mendapat kebaikan ini, maka jangan halangi Said dari kebenaran itu"

Dan Allah pun mengabulkan doa Sang Ayah,

✨✨Tentang Zaid bin Amru bin Nufail, Rasulullah pernah bersabda, Pada hari itu satu umat akan dikumpulkan diantara ummatku dan ummat Isa ibn Maryam, Beliau berkata lagi, Aku masuk ke dalam surga dan melihat Zaid bin Amru memiliki dua batang pohon yang indah.”

Insya Allah,  modul berikutnya akan membahas hanifiyyun lainnya,  yaitu Waroqoh bin Naufal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...