Langsung ke konten utama

Hari ke 3 Level #11

Kini hari yang bikin deg-degan pun tiba. Ahad pagi kami sudah deal diskusi grup 3 yang akan kami bawa di forum ahad malam adalah seputar aqil dan baligh. Alhamdulillah ahad pagi demam ade reda Kami sekeluarga menghadiri kopdar komunitas HEbAT sampai menjelang dhuhur. Bada Dhuhur saya mulai membuat materi presentasi, karena saya baru mengenal dan mencoba membuat dengan canva desaign jadi terbilang lama, masih mencoba mengutak atik. Alhamdulillah atas kesempatan mencoba sesuatu hal yang baru dan alhamdulillah insyaAllah bermanfaat.

Sebelum ashar ade minta mandi dibantu abi, azan ashar berkumandang, abi ade dan kakak pergi ke mushola. Bada Ashar abi pergi ngaji ade dan kakak main. Sekitar pukul 17.00 ade pulang dan mengeluh pusing, saya cek suhu tubuhnya, lebih tinggi. Ade mulai demam lagi, saya sudah tidak konsentrasi membuat materi presentasi. Materi yang sudah saya buatpun bermasalah, astagfirullah mulai panik, kenapa tidak bisa dikirim? padahal dari tadi saya menyimpan tetapi kenapa ketika mau dikirim muncul tidak ada yang disimpan?, panik antara ingin segera bisa dikirim ke teman grup dan mau kasih kabar, adakah yang bisa melanjutkan buat presentasi? Si Ade demam. Kucoba menenangkan diri, berisitigfar dan mohon di mudahkan , perlahan saya coba cek satu-satu, mencoba adalah menu simpan, ataupun download. Ya alhamdulillah bisa download dan menyimpan di komputer, saya pindah dan saya share ke grup wa teman-teman, alhamdulillah lega.

Pukul 08.00 sesi presentasi dan diskusi kelompok di mulai, saya sama sekali tidak ikut dalam forum. Ade suhu badan tinggi. sekitar pukul 22.00 saya baru bukua wa, dan mengucapkan permohonaan maaf karena tidak ikut dalam forum diskusi dan megaminkan doa-doa dari kelas bunda sayang. Dan inilah presentasi dan diskusi kelompok 3 yang terdiri dari mba wita (Arraswita) , Mba Iya (Maria susanti) dan harusnya saya ( Tantia) tetapi berhalangan ikut.

Mba Iya: 
Assalamu'alailykum wr.wb. Kami kelompok 3, yang terdiri dari Mba Wita (Arraswita) , Mba tantia (Tantia Kurniawati), serta saya sendiri, iya ( Maria Susanti) InsyaAllah kami akan mengupas sekelumit tema Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak.
Bismillahirrahmanirrahiim Silakan mba wita dan mba tantia...

Mba Wita:









































 Sekian paparan materi dari kami, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan 😊🙏🏻


Mba Iya: 
Materi kami titik berat pada masa agil baligh anak Demikian bunda semua paparan materi dari kelompok kami dibuka 2 sesi pertanyaan...😁Maaf  Bunda mba tantia blum bisa ikut karena putri beliau lagi demam mudah2 bisa nanti ikut bersama kita...🙏

SESI TANYA JAWAB:

1. Mba Nurul:
 Mengenai makanan terkait menunda baligh. Apakah ada makanan yang bisa memicu/ mempercepat baligh dan sebaiknya dihindari?
Mba Wita : 
baik mbak nurul, terima kasih untuk pertanyaannya 😊.  Beberapa makanan dapat memicu menarche lebih cepat diantaranya makanan dengan kandungan gula (glukosa) yang tinggi. Karena tingginya glukosa dapat mengakibatkan lonjakan insulin yang ikut memicu konsentrasi pertumbuhan hormon sex menjadi ikutan tinggi pula, diantaranya seperti makanan manis seperti permen, coklat yang banyak mengandung gula dan rendah kadar biji cacaonya, minuman bergula seperti sirup, minuman bersoda, dll
Kelebihan berat badan pada anak perempuan juga mempercepat menarche. Karena itu pengaturan makan ala Rasulullah saw, makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang adalah salah satu hal yang kami masukkan ke dalam solusi memperlambat fase baligh anak

2. Mba Lina: 

Apakah faktor keturunan juga berpengaruh pada menarche ini mba?
Mba Wita :
rata rata menarche seorang anak akan mengikuti ibu, tante (adik ibu), nenek dan kakak perempuannya bunda

3. Mba Marie: 
Menunda baligh itu bisa sampai berapa lama ya? Maksudnya untuk mencapai akil kan juga butuh proses dan waktu, kadang juga ada tahap2 yg perlu remedial #curcol, gmn ya menyikapinya?
Mba Wita:
betul mbak, minimal bisa ditunda hingga sewaktu dengan ibu, nenek, tante dan kakak perempuannya

4. Mba Lina: 
Kalau anak laki-laki juga apakah sama?
Mba Wita : 
pada anak laki laki pubertas lebih lama dari usia menarche pada anak wanita tapi menunjukkan gejala yang sama, makin dini
Paparan makanan manis, kelebihan lemak, makanan dengan kandungan hormon, pestisida juga akan berpotensi menimbulkan pubertas lebih dini dari usia seharusnya

5. Mba Lina: 
Faktor gen apakah juga sama--mengikuti garis ayah?
Mba Wita :
 iya bunda lina, pada anak laki laki masa pubertasnya juga kurang lebih mengikuti usia ayah.
pada pubertas yang berpengaruh antara lain faktor genetik, kondisi sosial (etnis, pendapatan, dll), nutrisi, kondisi kejiwaan/psikologis

6. Mba Ika:
Konten kekerasan juga mempengaruhi baligh anak ya?
Mba  Wita:
 iya mbak, konten kekerasan akan mengaktivasi kortisol dan adrenalin yang berlebihan yang pada akhirnya mempercepat aktivasi hormon sex

7. Mba Ika : 
Saya sebagai ibu dari putra berusia 8 tahun cukup deg-degan mendekati baligh anak. Jika anak laki-laki baligh lebih awal, apa yang sebaiknya dilakukan?

Mba Wita :
bila sudah baligh di usia yang lebih dini dari rata rata usia ayah atau kakak laki lakinya maka ikhtiar difokuskan pada mempercepat aqilnya mbak,

8. Mba Icha:
☝ijin bertanya
Kegiatan seperti apakah sekarang ini dalam masyarakat untuk melatih anak berkontribusi dalam sosial project?
Jaman saya kecil, para remaja aktif di karang taruna atau remaja masjid. Sekarang sangat sulit menemui organisai kemasyarakatan di lingkungan
Mba Wita : 
ini baiknya mbak tantia yang jawab ya bun hihi
tapi sepertinya mbak tantia masih belum bisa bergabung karena putrinya demam
saya coba jawab ya bun 🙏🏻
kegiatan kemasyarakatan yang baik untuk menerima kontribusi anak anak usia SMP SMA mungkin masih agak sulit ditemukan disetiap lingkungan, namun bisa dimulai dengan menelisik minat bakat anak dan mendorongnya untuk berkontribusi dalam masyarakat dari lingkup terdekat.
Misal anak yang jago bahasa inggris, bisa menerima anak anak tetangga yang berkesulitan dengan pelajaran atau PR bahasa inggrisnya. Atau anak yang ikut ayahnya saat rapat RT untuk penentuan iuran, atau anak yang ikut ayahnya saat giliran ronda
untuk sosial project sendiri bisa membuat pelatihan dimana anak memiliki skill yang baik, misal ibunya memberi pelatihan craft, anak bisa bertanggungjawab atas anak anak peserta agar tidak mengganggu ibunya yang sedang mengikuti pelatihan
menurut saya bila lingkungan belum membuka ruang bagi anak kita untuk berkontribusi, maka kitalah yang harus mencari celah ruang tersebut dengan mengadakan kegiatan2 kemasyarakatan
demikian bun, mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan 😬🙏🏻

Mba Iya: 
Alhamdulillah semua pertanyaan sudah dijawab semoga memuaskan bunda semua...😁
 Karena kesepakatan kita bersama waktu diskusinta kita tutup dengan membaca hamdalah
Sekian presentasi dari kami. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan di sana-sini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kami bertiga dan semua yang menyimak dan membaca.
Wassalamu'alaykum wr.wb.
Wita, tantia, iya
MbaWita : 
terima kasih untuk semua bunda 😊 mohon dimaafkan segala yang tidak berkenan

Bunda Ina: 
👍🏻...bagaimanapun peran ayah bunda memegang peran penting.
Tak bisa hanya menyerahkan pada sekolah semata.
Apalagi masa pematangan jati diri insan tidak sepenuhnya dijalankan oleh sekolah: 👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼 jazakumullah khayran mba wita mba iya mba tantia...

#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
#harike3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...