Langsung ke konten utama

Kajian Perdana HEbAT Depok, TazkiyatunNafs

Alhamdulillah pada tanggal 6 Januari 2018, Komunitas HEbAT Depok telah melaksanakan kajian perdana yang di hadiri 34 member dan Para Fasil Depok antara lain Bunda Hani, Bunda Dinda, Bunda Olla, Bunda Yuli, Bunda Firna, Pak Ahad serta pak Hendry (izin tidak hadir). Kajian perdana ini juga sebagai ajang Kopdar member dan Fasil Depok. MasyaAllah... rasa syukurku, ketika saya tiba di lokasi yaitu  di Sekolah Alam Kampung Sawah Jl. Pertanian Kav. 10, Komplek Bukit Pertanian, Tirtajaya, Grand Depok City ada yang memanggil mba tantia.... sekatika saya menenggok mencari ke arah yang memanggil, saya pandangi wajahnya, masyaAllah mbak Arum (Ciptaningrum), saya masih setengah tak percaya, benarkah? eh mbak, dengan terbata, kami ngobrol dan menuju lokasi. Mbak Arum adalah teman kuliah sekaligus yang memperkenalkan komunitas HEbAT 3 tahun yang lalu melalui FB beliau, waktu itu masih tinggal di Cilacap, dan sekarang ternyata tinggal di Depok dan kami baru bertemu di acara ini, berkah Kopdar MasyaAllah...

 Foto Fasil Depok bersama Ustadz      Dan ini lah foto member, fasil serta SME   


Tepat pukul 09.00 Acara dibuka oleh Fasil Depok, bu Psikolog yaitu Bunda Olla. Tema Kajian Perdana Offline ini adalah  TAZKIYATUNNAFS oleh Ust. Muhammad Ferous, Beliau lahir  di Medan, Juni 1st 1967.

Aktivitas beliau adalah:

Education & Training
1974 – 1983 Madrasa Diniya, Al-Ittihadiyah, Medan, North Sumatera.
1986 – 1990 Arabic studies, Faculty of Letters, University of Indonesia
2000 Zakat Jurisprudence & Administrinion Training, Zakat Management Institute.
Business & Professional Experience
2015 – Present Staf Ahli Pertamina Foundation bidang Pendidikan.
2011 – Present Talents Mapping Business Partner (by Abah Rama).
2005 – Present School Management Consultant,

2004 – 2006 Director in PT Multi Benfarm. Supplier of fresh food.
2000 – 2004 Director in PT FYS Mitra Solusi, supplier of hardware and Software of informinion technology.
1994 – 2000 Director in Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) HABBAH.
1992 – 1996 Director of Finance in Ummi Muslimah Megazine.


 TAZKIYATUNNAFS ASAS PENDIDIKAN

Motif Mendidik
A. Agar anak menjadi seperti yang kita inginkan.
B. Agar anak menjadi seperti yang diinginkan negara.
C. Agar anak menjadi seperti yang diinginkan Allah. 
D. Agar anak dapat berkembang menjadi dirinya sendiri sesuai potensi kekuatannya. 

Jika A: Ortu menjadi diktator karena menghendaki seperti apa yang kita inginkan
Jika B: ortu  mempunyai ekspektasi anaknya PNS 
Jika C: bisa-bisa kita seeperti Tuhan, kita menjadi  lebih diktator dari A
Jika D: ortu berperan sebagai fasilitator, memfasilitasi anak, mengembangkan potensi kekuataan.
yang menjadi pertanyaan D ini, berbicara akhlaq tidak? sepertinya belum karena potensi kekuatan baru bakat. Sedangkan  HEbAT berbasis akhlaq dan Talent

boleh saja memilih lebih dari 1? karena ini merupakan sebuah peserpsi. bahwa kita menginginkan anak kita menjadi anak Sholeh. Tentu Iya....sebagaimana dengan pilihan ke 3...Apakah Allah menginginkan anak kita tidak menjadi anak sholih? Tentu Tidak....Nah...demikian presepsi yang diinginkan ortu  adalah orang tua mennginkan anak kita menjadi anak sebagaimana yang di kehendaki Allah yaitu anak menjadi soleh.
pilihan A dan C lebih ke akhlaq, jika B ekspektasi PNS.

4 contoh diatas adalah pilihan-pilihan motif mendidik.

JIka di perdalam D ada muatan akhlaq, ketika potensi kekuatan berkembang, dia butuh akhlaq yang baik., walaupun bisa potensi berkembang baik tetapi akhlaq tak berkembang baik.
ortu mempunyai ekspektasi  soleh dan menjadi anak yang berguna, berguna kurang spesifik, apakah pilot, dokter, pengusaha.

Ruang lingkup peran Manusia. 
Peran manusia : 2 yaitu Abdullah  dan kholifahtullah
 
sebagai hamba kaitannya dengan Ubudiyah, berkaitan dgn tauhid dan sunah rasul
Khalifah berkaitan dgn  budaya / adat istiadat lebih ke sunatullah dan bakat
bakat tak terpisahkan dengan akhlaq.
 Berbicara TN (TazkiyatunNafs) kaitannya langsung pd akhlak. 


 Akhlak ada 3 unsur
1 Perbuatan (kemauan & pilihan)
Tdk bs disebut akhlak jika tdk ada perbuatan / action.

2 Kesadaran (pembiasaan)
Masih tergolong abstrak.
Kesadaran mempengaruhi pilihan perbuatan
Pilihan-pilihan perbuatan menjadi pembiasaan akan mempenagruhi kesadaran. Sebagaiman orang Minang mengakatan ...alah biso kareno biaso....

3. Tanggung jawab (kekuatan)--> Akhlak
Pilihan yang sadar di pilih maka perbuatan menjadi kuat.
Perbuatan yang dipilih secara sadar membuat orang itu kuat mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Contoh solat.
 Anak itu seharusnya Sholat karena kita atau karena Allah.
Kalau seandainya dia kita suruh sholat tetapi tidak mau sholat terus gimana?
Dibiasakan oleh orang tuanya (dipaksakan perbuatannya) oleh orang tuanya...pada awalnya dan akhirnya membangunkan/menumbuhkan kesadarannya tentang tanggung jawabnya terhadap sholat.
Itulah tantangan terbesar dalam pendidikan...membangunkan kesadaran. Saat ini kita terjebak pada SOP.....SOP buang sampah, SOP Wudlu, SOP Sholat.....
Selama ini pendidikan kita lebih banyak dalam perbuatan. Seperti SOP solat.
Yg paling penting awalnya adalah menekankan pada kesadaran solat
Di SOP seperti itu ada tanggung jawab nggak?
Konteks pendidikan tanggung jawab pada akhlak karena akan mempengaruhi ini (kesadaran)
Tanggung jawab dlm akhlak berkaitan dgn muhasabah. Yaitu dlm hal memperbaiki akhlak.
Kesadaran yng meningkat maka akan meningkatkan tanggung jawab dlm hal kepemimpinan

Tanggung jawab ke kesadaran adalah melalui proses Muhasabbah. Muhasabah mempengaruhi kesadaran/ memperbaiki kesadaran, meningkatkan kesadaran. Pengaruhnya 2 : memperbaiki dan menigkatkan.
Salah seorang sahabat yang dijamin masuk surga....amalan istimewa yang menjadikan ia dijamin Allah masuk surga (setelah diselidiki oleh Amru bin Ash) adalah Muhasabah atas apa yang sudah ia lakukan, ia tidak ingin ada ghil....atas suadaranya. Ia maafkan semua kesalahan saudaranya pada hari itu. Jadi sebelum tidur ia sudah terbebas dari segala macam bentuk dosa ghil....
Kesadaran akan tanggung jawab akan meningkatkan leadership atau kepemimpinan.

Cluster Akhlaq


Kurikulum pendidikan di Indonesia lebih cendrung pada cluster : Tatakrama, sopan santun, ramah tamah, ini adalah budaya kita, kita lebih mengedepankan cluster ini.

Pada cluter Kurikulum Akhlak : mengikuti aturan, peduli & berbagi, tanggung jawab & inisiatif,  masih sangat lemah.....belum lah menjadi budaya. sedangkan di dunia luar contoh di jerman, mereka sangat mengedepan ranah ini.

Salah satu yang Ustadz lihat di German...Hari Sabtu adalah hari orang German mabuk...tetapi hal yang unik...dikondisi mabuknya mereka...mereka tidak pernah melemparkan botolnya... mereka masukkan botol bekas mabuk mereka ke tempat sampah...bahkan ketika ia tahu tempat sampahnya penuh....ia letakkan botol-botol itu mengelilingi tempat sampah....
Termasuk dalam kegiatan lain....ketika mabuk pun masih membeli tiket kereta....dan memasukkan tiket ke alat tiket...walaupun juga dengan dibantu orang lain....
Point penitngnya adalah bagaimana model pendidikan di negeri German...sampai-sampai bisa mendidik orang (kesadaran) sedemikian rupa sehingga dalam kondisi tidak sadarnya (mabuk) dia masih taat dengan aturan.

Di Indonesia tidak jarang tulisan "Buanglah sampah pada tempatnya". Tetapi tidak jarang juga kita temukan bahwa ada tulisan itu...tetapi tidak ada tempat sampah untuk membuang sampahnya. Artinya bahwa seluruh bagian dari wilayah ini adalah tempat sampah...yang kita bisa buang sampah di mana pun kita mau....

6 Metode Pendidikan Akhlaq 
Keteladanan
Ispirasi
Pembiasaan
Penyadaran
Rules (Aturan)
Konsekuensi

TN dibutuhkan untuk Penyadaran

Fokus Awal Pendidikan Akhlaq


1. Bersih QS. 16: 16
" Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang ada dalam perutnya( berupa) susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya."

 Susu itu antara darah dan kotoran. Susu itu bersih (Kholison) dan enak
Sesuatu yang Bersih itu enak. Hati yang bersih itu enak. Hati yang bersih mudah menerima kebenaran.

2.  Belajar QS. 3 : 79
"Tidak  mungkin bagi seseorang yang telah diberi kitab oleh Allah, serta hikmah dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia,      " Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah," tetapi (dia  berkata) , " Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan kitabdan karena kamu mempelajarinya"

3.  Adil QS. 16 : 90
" Sesunggunya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji., kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran."

Disingkat BBA, Fokus pendidikan akhlaq adalah yang utama bersih, kemudian Belajar dan adil.

Anak itu lahir dlm keadaan fitrah. Bersih itu nilai
Namun fitrah itu ada nilai, tdk seperti tabula rasa.
Sehingga bersih menjadi fokus utama.
Contoh.. jujur itu tidak perlu diajarkan karena sudah fitrah. Namun bohong yang diajarkan.
Adil bebas prasangka  tidak hanya sekedar like or dislike.
Semua sama untuk muslim dan non muslim
Contohnya zama khafilah Ali bin Abi Tholib dimana digugat oleh Yahudi terkait baju besi, vonis memenangkan perkara ini ( orang yahudi), setelah itu Yahudi masuk Islam karena kagum dengan keadilan.

Kaitannya Dengan Fitrah

Ditinjau dari  2 Prespektif:
❤Status pendidikan, anaknya diajarkan yahudi, nasrani
❤Status kelahiran--> status anak mengikuti nasab bapak.
 Anak kecil  jika dia meninggal itu dalam keadaan bersih, beriman
jika aqil baligh sudah tidak berlaku

 Makna fitrah lainnya
Jam'ah(utuh), binatang atau manusia lahir tidak pernah terpisah-pisah,yaitu utuh. sekalipun ada cacat, tetap saja Jam'ah.
Utuh.. tidak terpisah2 (knock down)..


Fitrah itu utuh,  QS. 30:30, HR Muslim


 Cakupan fitrah

Di dlm raga ada syahwat, akal dan hati. Kalau Ust. Harry menyebutkan ini fitrah seksual, jika fitrah seksual itu tidak sesuai, pendidikan tidak pas akan menjadi LGBT

Jangan Merusak Fitrah , QS. 30 : 30


Tidak ada perubahan fitrah, kalaupun cacat, bukan perubahan fitrah itu adalah fitrah spesial.













Tazkiyatun Nafs


Tazkyatun Nafs adalah upaya menjaga fitrah agar akal, hati dan raga berkembang dengan baik.
TN asas pendidikan akhlaq untuk membangun kesadaan, dan memperkuat karakter pendidik apakah ia ortu atau guru.
jika ortu atau guru tidak TN, anak akan susah mendapatkan penyadaran dari ortu atau guru yang tidak TN, karena anak melihat idealitas, sebentar di ikuti, sebentar tidak.
TN itu bukan trauma healing.
Tp memperkuat azas akhlak

Orang bisa TN, jika tidak sok suci (Azas) TN QS. 53: 32
"Yaitu mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. sesungguhnya , Tuhanmu Mahaluas ampunanNYa. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertaqwa."
Kesalahan kecil: ketidak kemampuan kita untuk menghindari dari dosa kecil

Unsur manusia
1 Tanah - ard
Sehingga merasa berat unt beribadah. Jd materialistis - syahwat
2 Ruh - membuat manusia ringan. Menjadikan jiwa seperti penghuni langit
 Anak lahir lgs mendapatkan fujr (dunia).

Beruntung dan Merugi. Qs. As Syam : 9-10


Agar inspirasi fujr di respon dgn inspirasi taqwa maka dimulaindgn TN. Caranya di adzankan.
TN fase satu di zikr
Setelah itu istighfar
 Zikr untuk selalu membersihkan hati dan fikiran.
 Setelah itu taubat

Kemudian islah
 Misal saat di salib motor di jln. Apakah marah atau tdk.

Istighfar.

Saat memilih marah.. maka bertaubat.

Namun marah akhirnya merusak.. maka islah




 Doa ibrahim:
Tilawah
Ta'lim
Tazkiyatun nafs




 
Dijawab Allah
 Ternyata yg penting

Tilawah yg pertama
Tazkiyatun nafs kedua
Kemudian barulah mengajarkan
Knapa seperti itu..


Anak diguyur dgn tilawah.
Kemudian dibersihkan hati dan fikirannya.

Setelah hati dan fikiran bersih. Maka akan lbh mudH ut memasukkan ilmu
 Di atasnya lg adalah tadabur.

Apakah akan membuka hati atau menutup hati







🍀 Sesi tanya jawab 🍀

🍀 Pertanyaan 1.
Cara di german knapa bs taat aturan
Knapa guyur tilawah masih kecil sedgkan anak lahir tanpa dosa
Jawab:
Caranya karna diguyur kebaikan dari kecil (dlm hal taat aturan)/inspirasi taqwa/inspirasi baik
Shg terbiasa dgn aturan

Alasannya.. karna masih kecil yg mengguyur adalah setan. Jika ortu tdk mengguyur dgn tilawah.. maka akan diambil alih oleh setan
Alasan lain karna anak pun lahir diguyur oleh inspirasi fujr. Shg orgtua harus mengguyur inspirasi taqwa dgn guyur tilawah

🍀 Pertanyaan 2
Bagaimana dgn anak yg sudah terlanjur buruk
Jawab:
* ortu belajar bahasa kasih sayang
* doa spesifik dari ortu
* respon positif
*beriman pada qada dan qadr. Karn kita gak tau apa yg menjadi takdir anak.

🍀Pertanyaan ke 3
Pendidikan bersumber ortu..  bagaimana dgn balancing jika ortu bekerja shg pengasuhan berganti dgn baby sitter atau org lain
Jawab: 
Gak mungkin ada ortu yg full bersama anak.
Yg paling penting adl bagaimana membersamai anak.
Misal kl mau ke kondangan.. bawa anaknya

Jgn punya persepsi ortu 100% dirumah kurang dikit.

Yg penting anak selalu dibawa. Apakah anak hatus dibawa terus.. gak jg.
Karna anak jg harus belajar bagaimana ditinggal ortu.

Yg paling penting adl. Ortu sll TN.
Jgn anak yg di otak atik. Tp ortunya

🍀 Pertanyaan 4
❤Sering mengajak anak ke mesjid meskipun gak ikutan solat, awalnya main2, namun akhirnya bs ngikutin solat.
Apakah anak yg menganggu, bagaimana solusinya
❤ apakah hal tersebut proses wajar bagi anak
Jawaban:
Biarkan aja anak lari2.
Kecuali anak nangis gak berhenti, ortu batalkan solat kemudian diamkan anak.

Jika ada org dewasa yg marah2 jika anak lari2an.. maka org dewasa tsb di keluarkan dr mesjid. Jika masih terjadi maka penjarakan.

Karna gak mungkin melarang anak untuk lari2an.
Kl anak di larang ke mesjid. Maka anak akan pergi ke pub
Jgn punya pemikiran anak seperti yg kita inginkan.

Kita tn aja terus. Gak usah mikirin tahapan2 nya harus  terlewati. Biarkan saja prosesnya. Ortu TN, ortu masuk surga.
😝😝😝

🍀 Pertanyaan 5
Anak usia 7 thn, ortu memiliki kendala unt membiasakan hal baik perlu pengulangan shg ortu kesel sendiri.
Berapa lama waktunya sehingga terjadi pembiasaan baik tsb?
 Jawaban
Udah ke jawab.  Gak usah pake standar.
Ulang aja terus.. contohkan terus. Wess


🍀 Pertanyaan 6
Saya ibu bekerja. Mendelegasikan pengasuhan ke ortu (nenek kakek). Dibawa anak tdk memungkinkan.
Pertanyaannya.. jika tdk sama frekuensinya dgn yg dilegasikan.. bagaimana mengkomunikasikannya paling bs sama frekuensinya 
 Jawaban:
Yah gak papa beda. Yang penting antara ibu dan bapak sama.

Jgn jadikan nenek sbg petugas. Kl nenek ngomel2. Terima aja. Kalo kita lawan atau ada jawaban.. gugur semua pahalanya.
Beda dgn asisten rumah tangga. Art cuma bs parenting bukan sbg parent/ parenthood. Seperti hanya bs gantiin popok.. kasi makan.

Tp kl nenek, tante.. bs jd parenthood
Parenting = hadhonah
Parenthood = ummumah/ubbuwah
 Peran ayah/ibu tdk tergantikan.

Jika ada yang meninggal.. maka harus ada yg menggantikan peran tsb

 🍀Pertanyaan 7
Memiliki suami yg dulu pernah berkeluarga. Kendalanya anak yg sudah dewasa yg sebelumnya di asuh oleh ibu kandungnya. Bagaimana menghadapi anak tsb

Bagaimana mengkomunikasikan pada anak kandung saya melihat kakaknya tsb sprti hijab dan solat

Jawaban :
Tekankan bahwa pemahaman solat dan hijab bukanlah syariat ortu.. tapi karna syariat Allah.

Jika kakak seayah nya seperti itu artinya melanggar syariat allah.

Jika sekolahnya tdk mewajibkan.  Tetap saja wajib pakai hijab karna syariat allah.

Jika sekolah melarang berhijab.. toh banyak sekolah lain
 Untuk menghadapi anak seayah tersebut.

Panggil anak tsb.. dan jelaskan bahwa bunda pakai jilbab karna perintah Allah. Bunda berharap kamu memakai hijab agar kamu bs mengikuti perintah allah jg



#KajianPerdana
#TazkiyatunNafs
#ustMuhammadFerous
#KajianOffline
#DepokHEbATComunity





























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...