Langsung ke konten utama

Hari ke 8 Level #11

Hari ke 8 ini tugas mba mimil dan mba nurva untuk menyampaikan materi dan sesi diskusi.
Menjelang Magrib mba mimil menyapa kelas BunSay :
Assalamu'alaykum InsyaAllah kami dari kelompok 8 akan belajar bersama dengan para bunda di sini ya Sebelum nya mohon menikmati cemilan jelang maghrib berikut ini Semoga nanti dapat berjumpa untuk belajar bersama Salah satu bahan diskusi kita bisa dilihat dari trailer film Jumanji Cekidot https://www.youtube.com/watch?v=2QKg5SZ_35I Stay tune - Nurva dan Mimil -

wah bikin penasaran ni,  film jumanji seperti apa???

Menjelang pukul 20.00 Mba Nurva menyapa dan membuka kelas
Alhamdulillah sdh banyk bunda yg hadir.
Selamat bergabung bunda2 sholiha semua
Alhamdulillh sudh pukul 8...kita mulai saja ya bun
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum bunda2 semua, perkenalkan kami dari grup 8 yang terdiri dari mba Hilmiyatil dan saya Nurva akan menyampaikan pemaparan dengan teman Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak?
Silahkan disimak bunda paparan kami berikut:




Mba Mimil:
Pentingkah membangkitkan fitrah seksualitas pada anak?
 Pertama-tama saya panjatkan Puji syukur kehadirat Allah yang Maha Kuasa mengumpulkan kita berada dalam lingkaran majelis ilmu untuk mengkaji ilmu-ilmuNya. Shalawat serta salam ditujukan kepada kekasih Allah yang telah membebaskan kita dari jaman jahiliyah. 
 Para bunda yang dirahmati Allah, ijinkah kami kelompok 8, saya dan mbak Nurva menuliskan nasehat nabi sebagai berikutnya
"Wahai anakku, sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kata ini sebagai nasehat buatmu. Jagalah hak-hak Allah, niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuay dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada dihadapanmu. Apabila mengaku menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila mengaku menginginkan per tolong an, mintalah pertolongan pada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh umat manusia bergumul untuk memberi manfaat padamu, mereka tidak akan mampu melakukan nya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah didalam takdirmu itu. Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimu sedikit pun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan jembatan takdir telah kering (H.R. At-Tirmidzi) 
Bercermin dari nasehat nabi yang penuh dengan kalimat yang menghangatkan, rasanya malu, nunduk lama bermuhasabah, seperti apakah pola asuh yang selama ini kita lakukan? 
Benar kah kita sudah mencoba untuk mendidiknya sesuai dengan teladan yang kita anut? Atau kita masih mencari dan mengejar pujian dari sekitar kita bahwa anak-anak kita adalah yang baik, sebatas penilaian manusia?
Semoga tidak ya bun
Ketika membaca nasehat nabi ini, pikiran kami melayang pada sebuah kisah seorang putera daerah yang akhir-akhir ini kisah nya viral, terkait dg isi LGBT
Ya, dia sayang terhadap orangtuanya dengan memberikan hadiah rumah, menjamin hari tuanya dengan fasilitas yang memadai. Namun ada yang janggal dengan cara berpikirnya.  
Menukar dirinya dengan dunia. Tentunya sebagai putera daerah yang berprestasi, dari segi akademis tak diragukan, pertanyaan yang menanti adalah, mengapa dia melakukan hubungan terlarang ini dan memilih untuk hidup dengan fasilitas mewah? 
Ada yang salah kah? 
Apa yang salah? 
Adakah kaitannya dengan hadits Rasulullah diatas?

Mba Nurva:
Mba Mimil:
Menjawab penting tidaknya kita membekali anak tentang fitrah seksualitas, berangkat dari titik nol
Jadi penting atau 
tidak, kembali pada misi kita menerima amanah serta mendidik untuk mengenal Tuhannya









Tak ada yang tau, sekalipun dokter didunia yang akan menjamin usia kita

 














 Alangkah sia-sianya hidup kita bila anak yang kita didik dengan nilai- nilai Islam
Ketika mereka beranjak dewasa tak ada sedikit pun kebanggaan pada dirinya bahwa dia adalah seorang muslim
Tanpa ada ikatan hati, ilmu yang kita miliki tak banyak memberi arti

Mba Nana:
Bagaikan mendengarkan kisah yaaa😍

Mba Mimil: 
Bunda-bunda mohon dituliskan apa harapan kita setelah kita mengetahui ilmu ttg fitrah seksualitas ini

Dan inilah jawaban teman-teman
Tdk panik lagi saat anak tiba2 bertanya tentang hal2 yg "tabu".
✅  Bisa memelihara fitrah seksualitas anak-anak dan keluarga sesuai dengan syariat Islam
✅ memiliki semangat untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan fiqih terkait dengan fitrah seksualitas
 Jd lebih cool, calm, n confident dlm menghadapi ananda


Mba Mimil: 
Kita lanjut ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Sekali lagi ingat apa yang kita tuliskan tadi tentang harapan yaDengan mudah kita dapat mencari materi untuk mendukung tugas-tugas kita di game Lev 11 ini, materi banyak dan bisa kita gabung-gabungkan

Tapi kami masih bertanya, kalaulah tugas ini kami lakukan, bagaimana dengan anak-anak? Apakah mereka akan paham? Apakah kalimat berupa nasehat atau dialog iman kita dengan mereka dapat masuk ke relung hatinya?
Sudah berapa % kah kepahaman mereka terhadap materi mengenal fitrah seksualitas?
(Jawabannya akan beragam)
Tapi pastikan

Mba mimil: 
Kutipan dari tulisan ust. Fauzil Adhim

Berilmu saja tak cukup, kita mesti memiliki kekuatan hati dan membenahi tujuan, belajar ikhlas terhadap semua peri


















#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
#harike8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...