Hari ke 8 ini tugas mba mimil dan mba nurva untuk menyampaikan materi dan sesi diskusi.
Menjelang Magrib mba mimil menyapa kelas BunSay :
wah bikin penasaran ni, film jumanji seperti apa???
Menjelang pukul 20.00 Mba Nurva menyapa dan membuka kelas
Alhamdulillah sdh banyk bunda yg hadir.
Selamat bergabung bunda2 sholiha semua
Alhamdulillh sudh pukul 8...kita mulai saja ya bun
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum bunda2 semua, perkenalkan kami dari grup 8 yang terdiri dari mba Hilmiyatil dan saya Nurva akan menyampaikan pemaparan dengan teman Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak?
Silahkan disimak bunda paparan kami berikut:

Mba Mimil:
Pentingkah membangkitkan fitrah seksualitas pada anak?
Pertama-tama saya panjatkan Puji syukur kehadirat Allah yang Maha Kuasa mengumpulkan kita berada dalam lingkaran majelis ilmu untuk mengkaji ilmu-ilmuNya. Shalawat serta salam ditujukan kepada kekasih Allah yang telah membebaskan kita dari jaman jahiliyah.
Para bunda yang dirahmati Allah, ijinkah kami kelompok 8, saya dan mbak Nurva menuliskan nasehat nabi sebagai berikutnya
"Wahai anakku, sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kata ini sebagai nasehat buatmu. Jagalah hak-hak Allah, niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuay dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada dihadapanmu. Apabila mengaku menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila mengaku menginginkan per tolong an, mintalah pertolongan pada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh umat manusia bergumul untuk memberi manfaat padamu, mereka tidak akan mampu melakukan nya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah didalam takdirmu itu. Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimu sedikit pun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan jembatan takdir telah kering (H.R. At-Tirmidzi)
Bercermin dari nasehat nabi yang penuh dengan kalimat yang menghangatkan, rasanya malu, nunduk lama bermuhasabah, seperti apakah pola asuh yang selama ini kita lakukan?
Benar kah kita sudah mencoba untuk mendidiknya sesuai dengan teladan yang kita anut? Atau kita masih mencari dan mengejar pujian dari sekitar kita bahwa anak-anak kita adalah yang baik, sebatas penilaian manusia?
Semoga tidak ya bun
Ketika membaca nasehat nabi ini, pikiran kami melayang pada sebuah kisah seorang putera daerah yang akhir-akhir ini kisah nya viral, terkait dg isi LGBT
Ya, dia sayang terhadap orangtuanya dengan memberikan hadiah rumah, menjamin hari tuanya dengan fasilitas yang memadai. Namun ada yang janggal dengan cara berpikirnya.
Menukar dirinya dengan dunia. Tentunya sebagai putera daerah yang berprestasi, dari segi akademis tak diragukan, pertanyaan yang menanti adalah, mengapa dia melakukan hubungan terlarang ini dan memilih untuk hidup dengan fasilitas mewah?
Ada yang salah kah?
Apa yang salah?
Adakah kaitannya dengan hadits Rasulullah diatas?
Mba Nurva:
Tak ada yang tau, sekalipun dokter didunia yang akan menjamin usia kita

Alangkah sia-sianya hidup kita bila anak yang kita didik dengan nilai- nilai Islam
Ketika mereka beranjak dewasa tak ada sedikit pun kebanggaan pada dirinya bahwa dia adalah seorang muslim
Tanpa ada ikatan hati, ilmu yang kita miliki tak banyak memberi arti
Mba Nana:
Bagaikan mendengarkan kisah yaaa😍
Mba Mimil:
Bunda-bunda mohon dituliskan apa harapan kita setelah kita mengetahui ilmu ttg fitrah seksualitas ini
Dan inilah jawaban teman-teman
Tdk panik lagi saat anak tiba2 bertanya tentang hal2 yg "tabu".
✅ Bisa memelihara fitrah seksualitas anak-anak dan keluarga sesuai dengan syariat Islam
✅ memiliki semangat untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan fiqih terkait dengan fitrah seksualitas
Jd lebih cool, calm, n confident dlm menghadapi ananda
Mba Mimil:
Kita lanjut ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Sekali lagi ingat apa yang kita tuliskan tadi tentang harapan yaDengan mudah kita dapat mencari materi untuk mendukung tugas-tugas kita di game Lev 11 ini, materi banyak dan bisa kita gabung-gabungkan
Tapi kami masih bertanya, kalaulah tugas ini kami lakukan, bagaimana dengan anak-anak? Apakah mereka akan paham? Apakah kalimat berupa nasehat atau dialog iman kita dengan mereka dapat masuk ke relung hatinya?
Sudah berapa % kah kepahaman mereka terhadap materi mengenal fitrah seksualitas?
(Jawabannya akan beragam)
Tapi pastikan
Mba mimil:
Kutipan dari tulisan ust. Fauzil Adhim
Berilmu saja tak cukup, kita mesti memiliki kekuatan hati dan membenahi tujuan, belajar ikhlas terhadap semua peri
#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
#harike8
Menjelang Magrib mba mimil menyapa kelas BunSay :
JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE - Official Trailer (HD)
The
game has changed, but the legend continues. Watch the new trailer for
#JUMANJI: Welcome To The Jungle now and see it in theaters this
Christmas! In theat...
www.youtube.com
Assalamu'alaykum
InsyaAllah kami dari kelompok 8 akan belajar bersama dengan para bunda di sini ya
Sebelum nya mohon menikmati cemilan jelang maghrib berikut ini
Semoga nanti dapat berjumpa
untuk belajar bersama
Salah satu bahan diskusi kita bisa dilihat dari trailer film Jumanji
Cekidot
https://www.youtube.com/watch?v=2QKg5SZ_35I
Stay tune
- Nurva dan Mimil -
Menjelang pukul 20.00 Mba Nurva menyapa dan membuka kelas
Alhamdulillah sdh banyk bunda yg hadir.
Selamat bergabung bunda2 sholiha semua
Alhamdulillh sudh pukul 8...kita mulai saja ya bun
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum bunda2 semua, perkenalkan kami dari grup 8 yang terdiri dari mba Hilmiyatil dan saya Nurva akan menyampaikan pemaparan dengan teman Pentingkah Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak?
Silahkan disimak bunda paparan kami berikut:

Pentingkah membangkitkan fitrah seksualitas pada anak?
Pertama-tama saya panjatkan Puji syukur kehadirat Allah yang Maha Kuasa mengumpulkan kita berada dalam lingkaran majelis ilmu untuk mengkaji ilmu-ilmuNya. Shalawat serta salam ditujukan kepada kekasih Allah yang telah membebaskan kita dari jaman jahiliyah.
Para bunda yang dirahmati Allah, ijinkah kami kelompok 8, saya dan mbak Nurva menuliskan nasehat nabi sebagai berikutnya
"Wahai anakku, sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kata ini sebagai nasehat buatmu. Jagalah hak-hak Allah, niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuay dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada dihadapanmu. Apabila mengaku menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila mengaku menginginkan per tolong an, mintalah pertolongan pada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh umat manusia bergumul untuk memberi manfaat padamu, mereka tidak akan mampu melakukan nya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah didalam takdirmu itu. Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimu sedikit pun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan jembatan takdir telah kering (H.R. At-Tirmidzi)
Bercermin dari nasehat nabi yang penuh dengan kalimat yang menghangatkan, rasanya malu, nunduk lama bermuhasabah, seperti apakah pola asuh yang selama ini kita lakukan?
Benar kah kita sudah mencoba untuk mendidiknya sesuai dengan teladan yang kita anut? Atau kita masih mencari dan mengejar pujian dari sekitar kita bahwa anak-anak kita adalah yang baik, sebatas penilaian manusia?
Semoga tidak ya bun
Ketika membaca nasehat nabi ini, pikiran kami melayang pada sebuah kisah seorang putera daerah yang akhir-akhir ini kisah nya viral, terkait dg isi LGBT
Ya, dia sayang terhadap orangtuanya dengan memberikan hadiah rumah, menjamin hari tuanya dengan fasilitas yang memadai. Namun ada yang janggal dengan cara berpikirnya.
Menukar dirinya dengan dunia. Tentunya sebagai putera daerah yang berprestasi, dari segi akademis tak diragukan, pertanyaan yang menanti adalah, mengapa dia melakukan hubungan terlarang ini dan memilih untuk hidup dengan fasilitas mewah?
Ada yang salah kah?
Apa yang salah?
Adakah kaitannya dengan hadits Rasulullah diatas?
Mba Nurva:
Tak ada yang tau, sekalipun dokter didunia yang akan menjamin usia kita

Alangkah sia-sianya hidup kita bila anak yang kita didik dengan nilai- nilai Islam
Ketika mereka beranjak dewasa tak ada sedikit pun kebanggaan pada dirinya bahwa dia adalah seorang muslim
Tanpa ada ikatan hati, ilmu yang kita miliki tak banyak memberi arti
Mba Nana:
Bagaikan mendengarkan kisah yaaa😍
Mba Mimil:
Bunda-bunda mohon dituliskan apa harapan kita setelah kita mengetahui ilmu ttg fitrah seksualitas ini
Dan inilah jawaban teman-teman
Tdk panik lagi saat anak tiba2 bertanya tentang hal2 yg "tabu".
✅ Bisa memelihara fitrah seksualitas anak-anak dan keluarga sesuai dengan syariat Islam
✅ memiliki semangat untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan fiqih terkait dengan fitrah seksualitas
Jd lebih cool, calm, n confident dlm menghadapi ananda
Mba Mimil:
Kita lanjut ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Sekali lagi ingat apa yang kita tuliskan tadi tentang harapan yaDengan mudah kita dapat mencari materi untuk mendukung tugas-tugas kita di game Lev 11 ini, materi banyak dan bisa kita gabung-gabungkan
Tapi kami masih bertanya, kalaulah tugas ini kami lakukan, bagaimana dengan anak-anak? Apakah mereka akan paham? Apakah kalimat berupa nasehat atau dialog iman kita dengan mereka dapat masuk ke relung hatinya?
Sudah berapa % kah kepahaman mereka terhadap materi mengenal fitrah seksualitas?
(Jawabannya akan beragam)
Tapi pastikan
Mba mimil:
Kutipan dari tulisan ust. Fauzil Adhim
Berilmu saja tak cukup, kita mesti memiliki kekuatan hati dan membenahi tujuan, belajar ikhlas terhadap semua peri
#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
#harike8




Komentar
Posting Komentar