Langsung ke konten utama

Tidak Semua Keinginan Seketika Itu Terkabul

Bismillahirrohmanirrohiim...

Hari Rabu adalah jadwal  Kakak di sekolah sampai sore karena bertepatan dengan jadwal 2 ekskul sekaligus. Program ekskul enterpreneur kakak adalah berjualan, semua peserta mendapatkan giliran presentasi apa yang mau dijual, setelah penjual mempromosikan peserta boleh memesan barang dagangannya, pembayaran dan penyerahan barang dilakukan di hari jadwal ekskul yaitu hari rabu. Hari ini ada 2 penjual. Sesuai kesepakatan barang pesanan dibawakan hari ini, tetapi ada 1 penjual yang izin belum bisa membawakan barang dagangnnya, karena ada beberapa yang belum selesai.

Pulang sekolah menjelang magrib kakak bilang ke ade, dek maaf ya pesanannya belum ada. ( Ade ikut beli pembatas buku). Kata teman kakak belum di bawa karena belum selesai . Ini bros es krim kakak yang kemaren kakak pesan, dan tadi kakak bayar . Ade berkata coba lihat kak, di pegangilah dan di lihat- lihat bros es krim kakak .

Bada Isya saya ngobrol lagi,
U: kakak jadinya tadi pesanan kakak  yang sudah ada bros saja?
K: Iya
U: Tadi kakak bayar berapa?
K: Aku bayar 3000 mi,
U: Jadinya kakak punya uang berapa sisanya kakak?
K: 5000 mi.
U: Kak rencana minggu depan  uang yang kakak punya mau dimanfaatkan untuk apa?
K: Apa ya mi, aku masih bingung
U: O, kakak masih bingung... begini kakak, coba kakak rencanakan minggu depan tu yang pengen di beli kakak apa? Misal, kakak beli dagangan teman, nah itu kira- kira mau beli harga berapa
K: Aku mau beli harga 5000 mi, kalau harganya lebih dari itu aku gak beli.
U: Ya, boleh. Nah yang lain rencananya apa?
K: infaq 1000 deh, sama nabung 2000.
U: ya bagus. Rencana di tulis, nanti dilihat, minggu depan pengeluaran kakak apa saja, pemasukan dari apa saja, dan di catatan di tabel keuangan.
K: ya, aku bikin rencana dilihat ya, sudah benar belum
U: ya begitu boleh kak, yang penting kakak faham.
Kakak gimana tadi teman- teman ketika barang pesanannya belum ada?
K: Ya pada sedih, ada yang bilang, kok belum selesai gak usah jualan saja deh. Terus temanku yang jual bilang ya udah besok aku diskon deh.
U: kalau kamu gimana perasaannya kakak?
K: Pas temanku bilang, maaf ya aisy barangnya belum ada. Aku jawab ya gak papa.
U: Bener gak papa
K: Ya sebenarnya kesel juga, dah kepingin pakai pembatas baru.
U: Mungkin banyak hikmah yang bisa di ambil kak, ini kan hujan kalau di kasih hari ini bisa jadi barangnya basah karena hujan. Allah juga menguji kakak dan teman teman untuk tetap bersabar. Allah Maha berkehendak, jika Allah menghendaki kakak dan teman- teman segera punya pembatas buku, itu hal yang mudah bagi Allah, tetapi jika belum pasti ada hikmahnya.
Tidak semua keinginan kita itu seketika terkabul, Allah selalu memberikan yang terbaik.
K: iya mi.( sepertinya sambil memahami kalimat, semoga saja kakak mulai memahami, dan yakin Allah yang maha berkehendak, Allah yang memberi Rizki)


#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari7
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...