Sore menjelang magrib tiba- tiba badan gak enak, rasanya capek sekali. Ya ya ya tersadar kalau capek, jadi gampang emosi negatif keluar. Oleh karena itu bada magrib langsung makan, agar kenyang dan emosi stabil. Setelah makan membaca catatan siroh. Rencana pengen berkisah penyerang tentara bergajah untuk kakak dan ade. Belum selesai membaca adzan isya berkumandang, kami bersiap- siap kemudian solat.
Bada sholat badan masih berasa sakit dan capek. Tanya ke ade, minta tolong di injak- injak dek. Iya, tapi umi doa duwu, buruan umi doa dan lipat mukenanya. Iya, jawab saya.
Kurang lebih 1 bulanan yang lalu, kami sepakat kakak akan mendapatkan uang saku, dan tambahan uang ( hasil usaha: berjualan, membantu pekerjaan umi, menginjak- injak). Program ini belum berjalan efektif karena kadang saya lupa dan masih menganggap nanti kalau butuh minta.
Ade sudah mulai menginjak-injak dan sebentar sudah bilang udah ah. Saya ingat program yang kita sepakati dan saya menawarkan kalau program kita masih berlaku, kalau kakak mau membantu umi injak- injak badan umi nanti ada tambahan uang selain uang saku. Kakak setuju dan mulai menginjak- injak.
Selesai menginjak- injak kakak bahagia karena besok akan mendapatkan uang saku dan uang tambahan karena menginjak- injak. Umi berikan sekarang saja. Uang saku dan uang tambahannya. Silahkan mengecek, uang kakak ada berapa, berapa uang yang akan di tabung, berapa infaq nya dan berapa kebutuhan pribadinya.
Kakak mulai menghitung uangnya sesuai pos- posnya. Menempatkan pada tempat/ dompet yang beda. Ade tidak ketinggalan minta uang. Umi juga mulai membuat mini budget untuk bulan depan

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari15
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
Komentar
Posting Komentar