Langsung ke konten utama

Allahlah Sang Pemberi Rizki

Bismillahirrohmanirrohiim...

Ketika saya mengantar kakak berangkat sekolah terjadilah dialog
K: Mi ada temanku sepeda nya baru
U: o ya... seneng ya ( dalam hati, ini seperti nya kakak juga sudah pengen)
K: Mi, mbah datang hari kamis ya? Kita jemput hari kamis?
U: Iya insyaAllah
K: Asyik mbah datang, insyaAllah aku mau di beliin sepeda. Kemaren mbah kan sudah bilang ke aku. Abi juga janji mau beliin sepeda aku kan? Kalau aku hafal juz 30?
U: iya, insyaAllah.
Rizki itu datangnya dari Allah, kita wajib berusaha. Kakak usahanya apa? Kakak sudah doa?
K: iya, insyaAllah sudah.
U: usaha yang lain selain doa adalah kita menabung kak, kakak sudah punya tabungan?
K: Belum, kemaren kan uang lebaran sudah aku pakai buat beli lego
U: Kakak sudah tau uang kan, dan sudah bisa menghitung uang? InsyaAllah umi kasih uang  saku buat kakak selama 1 minggu umi kasih 10.000, umi ngasihnya tiap hari jum'at.
Kakak bagi tu uang 10.000 buat infaq, buat beli yang bermanfaat dan di tabung.
K: Dengan wajah semangat, iya aku mau mi.
U: uang yang kakak tabung bisa buat beli sesuatu yang harganya lumayan mahal. Misal kakak pengen beli kerudung, bisa ambil dari sebagian tabungan, tapi kalau bisa jangan sampai habis, diusahakan ada sisa uang di tabungan.
K: iya deh
U: kalau kakak bisa menabung dan mencatat pemasukan dan pengeluaran kakak bisa belajar untuk disiplin. Kakak jadi tau aku sudah beli apa saja, dan aku masih punya uang berapa.
K: Iya aku mau punya uang, dan aku tabung, nanti bisa buat beli- beli.
U: Iya belajar ya kakak.
O iya kakak, jangan lupa terus berdoa agar di beri rizki yang halal dan bermanfaat. Kalau Allah berkehendak semua bisa, kalau Allah  mengizinkan kakak segera punya sepeda itu hal yang mudah bagi Allah, tugas kita adalah berdoa dan berusaha. Bisa jadi Allah titipkan rizki lewat Abi atau  Mbah.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari6
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...