Bismillahirrohmanirrohiim...
Alhamdulillah summa Alhamdulillah, semoga Solawat serta salam tercurah kepada Rasulullah Muhammad Saw, sahabat, keluarga serta umatnya yang istiqomah hingga akhir zaman.
Pekerjaan mendidik adalah pekerjaan sepanjang hidup Para Nabi dan Rasul, pekerjaan sepanjang zaman. Rasulullah mendidik/ mentarbiyah para sabahat-sahabatnya, sesuai dengan jenjang kefahaman dan kedalaman ilmu para sahabat- sahabatnya. Pun ketika kita mendidik dan membersamai anak-anak ada tahapan- tahapan yang harus dilewati.
Ketika mendapat materi ini semakin dikuatkan dan merasa yup, semua anak adalah bintang. Dan bergegas untuk selalu membantu agar bintang itu bersinar. Yakin dan harus yakin, bersama Allah kami bisa, Ikhtiar untuk menimba ilmu harus kami lakukan demi mendapat bekal untuk pengasuhan anak salah satunya dengan bergabung di komunitas ini. Belajar dan belajar, mengupgrade diri dan bisa bermanfaat.
Alhamdulillah dalam tantangan level 7 ini bisa menyelesaikan sampai 14 hari, lagi- lagi belum tercapai sampai 15 hari atau bahkan sampai 17 hari. Ada rasa sedih tapi apa daya, saat itu kami bertugas menjadi panitia idul Qurban, kami sebagai motivator tetangga-tetangga untuk senantiasa melakukan amal kebaikan, untuk menghidupkan syiar Islam. Kamis pagi seharian saya bersama suami belanja kebutuhan untuk konsumsi, belanja perlengkapan untuk penyembelihan dan mengecek hewan qurban serta membelikan hewan qurban untuk sohibul qurban tambahan. Perum sepakat menu untuk idul qurban adalah olahan kambing yang disembelih hari kamis dan mulai diolah. Karena belum pernah ada yang memasak tengkleng dan sepertinya pada ragu, akhirnya kami menawarkan diri, untuk olahan tengkleng saya yang mengolah dan sate dikerjakan bareng- bareng oleh ibu-ibu perum. He, he sebenarnya sayapun juga belum pernah mengolah tengkleng, hanya berbekal yakin dan bismillah untuk kebaikan bersama. wal hasil buka resep di mbah gogle, alhamdulillah terbilang untuk cita rasa, teman- teman suka. Karena banyak waktu untuk aktivitas ini sampai tidak tau kalau paket internet kamis malam habis, toko sudah tutup, Hp suami dibawa untuk update data warga dll di mushola, jadi gak bisa pinjam paket internet dan akhirnya tidak bisa menyetorkan tantangan.
Dalam menjalankan tantangan selama 14 hari ini pengamatan saya aktivitas kakak yang sering dilakukan adalah mengambar dan mewarnai, Ketika kelas 1ekskul mengambar ini diwajibkan utuk melatih motorik halusnya, dan kakak memang seneng coret-coret dan mewarnai sehingga sampai sekarang kelas 2 masih berlanjut. Kakak belajar tehnik gradasi, dan mulai mencontoh gambar obyek, yang saya sangat bersyukur ketika kakak bilang mi, ini bagus tidak tokonya, ternyata kakak sudah bisa mengambar ruko, dan didalamnya ada hanger-hanger bergantungan, suasana malam, kalau menurut saya gambarnya hidup dan kakak dapat menceritakan idenya.
Selain aktifitas mengambar dan mewarnai kakak ikut kelas enterprenuer, kakak mendapatkan informasi dari kakak kelas kalau kelas enterpreneur ada prakek-praktenya, berdasarkan pengamatan saya kakak memang senang praktek dan membuat sesuatu yang bisa dijual. Pembelinya teman sekolah dan teman perum.
Kakak senang aktivitas diluar rumah di alam terbuka bersama teman-temannya, bermain-main ditaman, bermain peran atau menyusun dan merakit lego.
Berkaitan dengan konsep diri sejauh ini kami bersyukur karena antara kami orangtua dan sekolah berkolaborasi untuk menguatkan keimanan dan akhlaq. Kakak masuk kelas tahfidz dan tematik yang digunakan mengacu kepada Al-Qur'an dan As Sunah dengan bahasa yang disesuaikan dengan anak-anak. Diawali dengan proses penciptaan manusia yang bertujuan untuk mengenal dirinya dan setelah mengenal dirinya akan mudah mengenal RobbNya, Allah sebagai pencipta, Allah pemelihara dan pengatur.
Aktivitas ade yang sering dilakukan adalah menyusun lego, mengenal bentuk geometri, bermain peran, bermain sepeda, mendengarkan murotal, pergi kemushola, mengunting, mewarnai dan bersepeda. Saya melakukan pengamatan dan semua aktivitas dilakukan dengan senang hati, ya anak-anak adalah periang. Setiap aktivitas hampir selalu mendengarkan murotal sehingga di usia 2,5 tahun ini kadang keluar ayat-ayat Al- Qur'an yang mungkin kurang jelas karena pengucapan ade yang belum jelas. Aktivitas mengunting bentuk yang kecil-kecil ade bisa melakukannya. Hampir setiap magrib dan isya pergi kemushola jika ketinggalan abi dan kakak, atau dilarang tidak ke mushola ade nangis. Aktivitas mewarnai cara memegang crayon sudah baik posisinya, kadang di dalam garis kadang keluar garis. Ketika menyusun lego ade sangat senang dan bangga jika menyusun posisi tinggi, roda-roda lego ketika dia berperan sebagai penjual kue, roda berubah menjadi kue. aktivitas 0-7 tahun adalah stimulus melakukan aneka aktivitas dan di dokumentasikan.
Anak-anakku...
kalian adalah kalian dengan potensi unik yang Allah karuniakan untuk kalian, kami bersyukur atas karunia yang Allah berikan untuk kalian. dengan adanya kalian kami dipacu untuk belajar, memantaskan diri menjadi orangtua yang solih, dengan harapan kalian tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang solih pula. InsyaAllah kami berikhtiar untuk mengali lebih dalam apa yang kalian miliki, agar bintang itu bersinar dan menebar manfaat.
Berusahalah semaksimal mungkin , menembus batas untuk menemukannya. Lakukan apapun itu asalkan semakin mendekatkan kalian kepada Robbul 'Alamiin.
#AliranRasaLevel#7
#KuliahBunSayIIP
#SemuaAnakAdalahBintang
Alhamdulillah summa Alhamdulillah, semoga Solawat serta salam tercurah kepada Rasulullah Muhammad Saw, sahabat, keluarga serta umatnya yang istiqomah hingga akhir zaman.
Pekerjaan mendidik adalah pekerjaan sepanjang hidup Para Nabi dan Rasul, pekerjaan sepanjang zaman. Rasulullah mendidik/ mentarbiyah para sabahat-sahabatnya, sesuai dengan jenjang kefahaman dan kedalaman ilmu para sahabat- sahabatnya. Pun ketika kita mendidik dan membersamai anak-anak ada tahapan- tahapan yang harus dilewati.
Ketika mendapat materi ini semakin dikuatkan dan merasa yup, semua anak adalah bintang. Dan bergegas untuk selalu membantu agar bintang itu bersinar. Yakin dan harus yakin, bersama Allah kami bisa, Ikhtiar untuk menimba ilmu harus kami lakukan demi mendapat bekal untuk pengasuhan anak salah satunya dengan bergabung di komunitas ini. Belajar dan belajar, mengupgrade diri dan bisa bermanfaat.
Alhamdulillah dalam tantangan level 7 ini bisa menyelesaikan sampai 14 hari, lagi- lagi belum tercapai sampai 15 hari atau bahkan sampai 17 hari. Ada rasa sedih tapi apa daya, saat itu kami bertugas menjadi panitia idul Qurban, kami sebagai motivator tetangga-tetangga untuk senantiasa melakukan amal kebaikan, untuk menghidupkan syiar Islam. Kamis pagi seharian saya bersama suami belanja kebutuhan untuk konsumsi, belanja perlengkapan untuk penyembelihan dan mengecek hewan qurban serta membelikan hewan qurban untuk sohibul qurban tambahan. Perum sepakat menu untuk idul qurban adalah olahan kambing yang disembelih hari kamis dan mulai diolah. Karena belum pernah ada yang memasak tengkleng dan sepertinya pada ragu, akhirnya kami menawarkan diri, untuk olahan tengkleng saya yang mengolah dan sate dikerjakan bareng- bareng oleh ibu-ibu perum. He, he sebenarnya sayapun juga belum pernah mengolah tengkleng, hanya berbekal yakin dan bismillah untuk kebaikan bersama. wal hasil buka resep di mbah gogle, alhamdulillah terbilang untuk cita rasa, teman- teman suka. Karena banyak waktu untuk aktivitas ini sampai tidak tau kalau paket internet kamis malam habis, toko sudah tutup, Hp suami dibawa untuk update data warga dll di mushola, jadi gak bisa pinjam paket internet dan akhirnya tidak bisa menyetorkan tantangan.
Dalam menjalankan tantangan selama 14 hari ini pengamatan saya aktivitas kakak yang sering dilakukan adalah mengambar dan mewarnai, Ketika kelas 1ekskul mengambar ini diwajibkan utuk melatih motorik halusnya, dan kakak memang seneng coret-coret dan mewarnai sehingga sampai sekarang kelas 2 masih berlanjut. Kakak belajar tehnik gradasi, dan mulai mencontoh gambar obyek, yang saya sangat bersyukur ketika kakak bilang mi, ini bagus tidak tokonya, ternyata kakak sudah bisa mengambar ruko, dan didalamnya ada hanger-hanger bergantungan, suasana malam, kalau menurut saya gambarnya hidup dan kakak dapat menceritakan idenya.
Selain aktifitas mengambar dan mewarnai kakak ikut kelas enterprenuer, kakak mendapatkan informasi dari kakak kelas kalau kelas enterpreneur ada prakek-praktenya, berdasarkan pengamatan saya kakak memang senang praktek dan membuat sesuatu yang bisa dijual. Pembelinya teman sekolah dan teman perum.
Kakak senang aktivitas diluar rumah di alam terbuka bersama teman-temannya, bermain-main ditaman, bermain peran atau menyusun dan merakit lego.
Berkaitan dengan konsep diri sejauh ini kami bersyukur karena antara kami orangtua dan sekolah berkolaborasi untuk menguatkan keimanan dan akhlaq. Kakak masuk kelas tahfidz dan tematik yang digunakan mengacu kepada Al-Qur'an dan As Sunah dengan bahasa yang disesuaikan dengan anak-anak. Diawali dengan proses penciptaan manusia yang bertujuan untuk mengenal dirinya dan setelah mengenal dirinya akan mudah mengenal RobbNya, Allah sebagai pencipta, Allah pemelihara dan pengatur.
Aktivitas ade yang sering dilakukan adalah menyusun lego, mengenal bentuk geometri, bermain peran, bermain sepeda, mendengarkan murotal, pergi kemushola, mengunting, mewarnai dan bersepeda. Saya melakukan pengamatan dan semua aktivitas dilakukan dengan senang hati, ya anak-anak adalah periang. Setiap aktivitas hampir selalu mendengarkan murotal sehingga di usia 2,5 tahun ini kadang keluar ayat-ayat Al- Qur'an yang mungkin kurang jelas karena pengucapan ade yang belum jelas. Aktivitas mengunting bentuk yang kecil-kecil ade bisa melakukannya. Hampir setiap magrib dan isya pergi kemushola jika ketinggalan abi dan kakak, atau dilarang tidak ke mushola ade nangis. Aktivitas mewarnai cara memegang crayon sudah baik posisinya, kadang di dalam garis kadang keluar garis. Ketika menyusun lego ade sangat senang dan bangga jika menyusun posisi tinggi, roda-roda lego ketika dia berperan sebagai penjual kue, roda berubah menjadi kue. aktivitas 0-7 tahun adalah stimulus melakukan aneka aktivitas dan di dokumentasikan.
Anak-anakku...
kalian adalah kalian dengan potensi unik yang Allah karuniakan untuk kalian, kami bersyukur atas karunia yang Allah berikan untuk kalian. dengan adanya kalian kami dipacu untuk belajar, memantaskan diri menjadi orangtua yang solih, dengan harapan kalian tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang solih pula. InsyaAllah kami berikhtiar untuk mengali lebih dalam apa yang kalian miliki, agar bintang itu bersinar dan menebar manfaat.
Berusahalah semaksimal mungkin , menembus batas untuk menemukannya. Lakukan apapun itu asalkan semakin mendekatkan kalian kepada Robbul 'Alamiin.
#KuliahBunSayIIP
#SemuaAnakAdalahBintang

Komentar
Posting Komentar