Langsung ke konten utama

💥Semangat Senin 7 Agustus 2017💥

Energizer: Wiwit Simponi

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
izinkan saya untuk sekedar berbagi hikmah 🙏🏼

“SHIRAATHAL MUSTAQIIM”


Saya mendapat Hikmah terdalam pada hidup saya justru saat saya menjadi minoritas di negara orang.

Melihat semuanya dari sudut pandang yang berbeda dalam keberagaman menjadikan diri ini semakin berefleksi.

Konsep hidup yang Allah tunjukkan melalui diskusi dari seorang Ibu Afganistan yg bijak, bahwa esensi hidup_kita yaitu memastikan apakah kita sudah berada dalam track/jalur yang benar yang di- Ridhai ALLAH _(Shiraathal Mustaqiim) atau malah sebaliknya.

Jangan sampai menilai bahkan men-judge orang lain, bercerminlah dulu pada diri sendiri.
Karena diri ini dan  setiap orang mempunyai kecepatan yang berbeda.

Ada yang mempunyai kecepatan tinggi 120 km/jam langsung berada di tracknya.
ada yang lebih lambat hanya 80 km/jam
atau bahkan hanya 20 km/jam.

Setiap orang mempunyai caranya sendiri dan semuanya adalah PROSES. Dan Allah lah yg Maha  Menilai dan Menentukan segalanya.

Yang terpenting bagaimana caranya agar kita tetap  MEMASTIKAN dan MENJAGA apakah kita sudah berada di jalur yang benar - menuju jalan yang di Rhidoi Nya.

Hati saya bergetar memahami dan merenungkan semuanya..

Saya merasa rendah..serendah-rendahnya kedudukan saya sebagai manusia.

Tidak ada yang patut disombongkan di dunia ini..Harta, Tahta, Pendidikan bahkan Iman. semuanya tidak ada artinya di mata ALLAH SWT bila NIAT kita tidak berdasarkan hanya karena mencari Rhida-Nya.

Ihdinash Shiraathal Mustaqiim Ya Robb..

Semoga Engkau selalu memberikan petunjuk terbaik bagi kita  semua dalam menjalani hidup untuk selalu berada di jalan yang Engkau Rhidai..Aamiin Ya Robbalalamiin 🙏🏼

#Muhasabah Diri
#Self-Reflection
#Wiwit Simponi                       

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...