Energizer: Wiwit Simponi
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
izinkan saya untuk sekedar berbagi hikmah 🙏🏼
“SHIRAATHAL MUSTAQIIM”
Saya mendapat Hikmah terdalam pada hidup saya justru saat saya menjadi minoritas di negara orang.
Melihat semuanya dari sudut pandang yang berbeda dalam keberagaman menjadikan diri ini semakin berefleksi.
Konsep hidup yang Allah tunjukkan melalui diskusi dari seorang Ibu Afganistan yg bijak, bahwa esensi hidup_kita yaitu memastikan apakah kita sudah berada dalam track/jalur yang benar yang di- Ridhai ALLAH _(Shiraathal Mustaqiim) atau malah sebaliknya.
Jangan sampai menilai bahkan men-judge orang lain, bercerminlah dulu pada diri sendiri.
Karena diri ini dan setiap orang mempunyai kecepatan yang berbeda.
Ada yang mempunyai kecepatan tinggi 120 km/jam langsung berada di tracknya.
ada yang lebih lambat hanya 80 km/jam
atau bahkan hanya 20 km/jam.
Setiap orang mempunyai caranya sendiri dan semuanya adalah PROSES. Dan Allah lah yg Maha Menilai dan Menentukan segalanya.
Yang terpenting bagaimana caranya agar kita tetap MEMASTIKAN dan MENJAGA apakah kita sudah berada di jalur yang benar - menuju jalan yang di Rhidoi Nya.
Hati saya bergetar memahami dan merenungkan semuanya..
Saya merasa rendah..serendah-rendahnya kedudukan saya sebagai manusia.
Tidak ada yang patut disombongkan di dunia ini..Harta, Tahta, Pendidikan bahkan Iman. semuanya tidak ada artinya di mata ALLAH SWT bila NIAT kita tidak berdasarkan hanya karena mencari Rhida-Nya.
Ihdinash Shiraathal Mustaqiim Ya Robb..
Semoga Engkau selalu memberikan petunjuk terbaik bagi kita semua dalam menjalani hidup untuk selalu berada di jalan yang Engkau Rhidai..Aamiin Ya Robbalalamiin 🙏🏼
#Muhasabah Diri
#Self-Reflection
#Wiwit Simponi
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
izinkan saya untuk sekedar berbagi hikmah 🙏🏼
“SHIRAATHAL MUSTAQIIM”
Saya mendapat Hikmah terdalam pada hidup saya justru saat saya menjadi minoritas di negara orang.
Melihat semuanya dari sudut pandang yang berbeda dalam keberagaman menjadikan diri ini semakin berefleksi.
Konsep hidup yang Allah tunjukkan melalui diskusi dari seorang Ibu Afganistan yg bijak, bahwa esensi hidup_kita yaitu memastikan apakah kita sudah berada dalam track/jalur yang benar yang di- Ridhai ALLAH _(Shiraathal Mustaqiim) atau malah sebaliknya.
Jangan sampai menilai bahkan men-judge orang lain, bercerminlah dulu pada diri sendiri.
Karena diri ini dan setiap orang mempunyai kecepatan yang berbeda.
Ada yang mempunyai kecepatan tinggi 120 km/jam langsung berada di tracknya.
ada yang lebih lambat hanya 80 km/jam
atau bahkan hanya 20 km/jam.
Setiap orang mempunyai caranya sendiri dan semuanya adalah PROSES. Dan Allah lah yg Maha Menilai dan Menentukan segalanya.
Yang terpenting bagaimana caranya agar kita tetap MEMASTIKAN dan MENJAGA apakah kita sudah berada di jalur yang benar - menuju jalan yang di Rhidoi Nya.
Hati saya bergetar memahami dan merenungkan semuanya..
Saya merasa rendah..serendah-rendahnya kedudukan saya sebagai manusia.
Tidak ada yang patut disombongkan di dunia ini..Harta, Tahta, Pendidikan bahkan Iman. semuanya tidak ada artinya di mata ALLAH SWT bila NIAT kita tidak berdasarkan hanya karena mencari Rhida-Nya.
Ihdinash Shiraathal Mustaqiim Ya Robb..
Semoga Engkau selalu memberikan petunjuk terbaik bagi kita semua dalam menjalani hidup untuk selalu berada di jalan yang Engkau Rhidai..Aamiin Ya Robbalalamiin 🙏🏼
#Muhasabah Diri
#Self-Reflection
#Wiwit Simponi
Komentar
Posting Komentar