Alhamdulillah atas segala limpahan nikmat iman, nikmat islam, nikmat menjadi orang tua, menjadi fasilitator tumbuh hingga menemukan peran spesifik dalam hidupnya.
Semua anak adalah bintang, oleh sebab itu kami mencoba mengamati dan mencatat aktivitas anak-anak, aktivitas yang membuat anak2 senang, dan sampai berbinar, serta menstimulas kecerdasan anak- anak kami.
Berdasarkan pengamatan gaya belajar yang telah saya lakukan, ade dan kakak gaya belajar dominan kinestetika. Kakak sangat senang melakukan aktivitas belajar dengan praktek langsung.
Kakak sangat senang dengan nasi kuning, dan Alhamdulillah kemaren di dapur emak IIP, ada yang share resep nasi kuning. Sayapun sudah lama ingin praktek nasi kuning karena kakak suka, lebih tenang dan aman kalau bikin sendiri, tau bahan- bahan dan proses pembuatannya.
Setelah pulang dari ta'lim saya menanyakan ke kakak
U: kakak pengen nasi kuning gak kak?
K: iya, aku pengen. Kemaren pas arisan di mama danis, enak ya mi
U: iya enak
K: gimana cara bikinnya mi?
U: alhamdulillah umi sdh tau resepnya dari teman IIP. Kita ke taman dulu ya, ambil daun salam dan sere
K: Buat apa?
U: Nanti buat campuran bumbu untuk pembuatan nasi kuning.
K: Mi, daun salam sedap ya
U: iya baunya khas ka, coba di cium lagi, bagitu aroma daun salam.
K: Sere juga ya mi, bau nya sedap
U: iya, masing- masing bumbu mempunyai khas masing- masing, dan bagian tanaman yang di gunakan. Kalau daun salam bagian tanaman yang digunakan daunnya, kalau sere batangnya kak.
K: o begitu ya.
U: iya
Kami pulang membawa daun salam dan sere. Ade berlarian dari taman perum menuju rumah kami. Sesampai dirumah kami menyiapkan alat dan bahan. Saya mencuci cobek untuk menghaluskan bumbu sedangkan kakak mengupas bawang merah dan bawang putih, ade main lego dan balok lagi. Setelah semua siap, kakak menghaluskan bumbu- bumbu, ade mendekat dan menghitung bawang merah 1,2,3 ada 3 ya mi, iya jawab saya. Kakak sepertinya ada yang kurang, apa ya? Apaan mi? E e e umi ingat kita kan mau bikin nasi kuning kak, nah pewarna biar jadi kuning umi belum siapin. Oh iya mi, kunyit nya mi. Iya ya, sebentar umi kupas dan cuci dulu, ni kak tumbuk ya.
Setelah bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit dan garam halus, kakak mulai mengukur beras dengan cup, menucuci beras dan meniriskan. Kakak menumis bumbu halus di tambah daun salam, sere sampai bau harum kemudian menambah santan dan terakhir beras, aduk- aduk hingga mendidih, mematikan api ketika air tersisa sedikit. Kemudian memindahkan nasi setengah matang ke dalam panci untuk di kukus. Menunggu nasi matang kakak menggoreng telur dan memotong- motongnya.

Sekitar 15'- 20' nasi sudah matang kakak mau NasKun nya di hias. Setelah naskun di hias, kakak dan ade menikmatinya, hemm alhamdulillah enak dan lahap.
#Tantangan10Hari4
#Level7
#KelasBunSayIIP
#BintangKeluarga


Komentar
Posting Komentar