Langsung ke konten utama

Asyiknya Market Day dan latihan Manasik Haji

Bismillahirrohirrohmanirrohiim...

Hari ini di sekolah kakak market day, saya pun ada janji dengan teman sehingga kami bertemu di sekolah kakak.  Market day akan di mulai pukul 09.00, saya sudah berada di sekolah pukul 7.30 dan menunggu teman. Suasana sudah ramai, ade melihat sekitar dan pengen melihat manasik haji dan penjual- penjual yang sedang mempersiapkan dagangannya di stand. Hampir jam 08.00 teman belum datang akhirnya saya putuskan pulang, ade maunya di sekolah kakak, saya jelaskan belum mulai, kita pulang dulu ya, insyaAllah nanti kita ke sekolah kakak lagi.

Jam dinding di rumah menunjukkan pukul 09.00, saya tanya ke ade jadi mau ke sekolah kakak atau main di rumah, ade memilih ke sekolah kakak, akhirnya kami siap- siap kemudian jalan. Sesampai disana suasana sudah ramai, baik market day maupun manasik Haji anak- anak TK.

Saya mencari teman- teman yang tadi janjian dan Alhamdulillah bertemu. Kemudian kami mencari kakak dan kakak menyapa saya dan ade, alhamdulillah ketemu. Yang bertugas sebagai penjual di market day kelas 4,5,6 dan sisanya sebagai pembeli. Sebagai pembeli kakak melihat- lihat setiap dagangan, malu gak jadi beli. Kemudian melihat lagi dan izin ke saya mau beli, silahkan beli kak, tadi kan sudah umi kasih uang silahkan kakak mau beli apa, kakak masih malu- malu dan minta saya untuk menanyakan harga, saya motivasi kakak yang bertanya. Kakak bersama temannya lihat- lihat dagangan dan saya melihat dari jauh, kakak mulai bertanya kepada penjual ini harganya berapa? Di jawab harga sekian, kadang di beli kadang mikir- mikir kalau mahal tidak jadi beli. Kakak membawa uang 20.000, dan ketika pulang kakak cerita kalau uangnya sisa 5000. Kakak membeli bros, pembatas buku, sate buah, es cincau coklat, makaroni skotel. Sore harinya kakak cerita kalau tahun depan ada market day kakak pengen jualan.

Setelah bertemu kakak dan makan jajanan, kakak bersama dengan temannya dan ade melihat manasik haji anak tk. Ade mendekat ka'bah, kemudian maqom ibrahim, selanjutnya menuju ke jumroh ula, jumroh wustho dan jumroh aqobah. Ade melihat air zam- zam dan menuju ke sana. Ade menuju shofa, dan di marwa ade udah ah mi capek. Ade juga melihat hewan yang di qur ban kan dan tempat tahalul. Masih sebatas pengenalan, dan yang masih teringat yaitu ka'bah. Bada isya ade cerita ke abi dan kakak kalau tadi foto di ka'bah.

Ya Allah ya Robbna semoga kami segera bisa mengunjungi Baitullah, mendengar kalimat talbia, perasaan campur aduk, rasa haru  dan rasa harap, membayangkan berada di sana. Aamiin Ya Robbal'alamiin....

#Tantangan10Hari13
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...