Langsung ke konten utama

💐Aliran Rasa Menstimulus Matematika Logis Pada Anak💐

Bismillahirrohmanirrohiim...

Alhamdulillah setengah perjalanan kelas Bunda Sayang telah dilalui, artinya masih ada 6 materi lagi untuk menuju kelulusan. InsyaAllah semangat, Allahu Akbar!!!.  Tantangan demi tantangan dari materi ke materi yang berkesinambungan, memberikan khasanah kepada  saya, ide-ide tema untuk membersamai anak- anak. Kalau saya fikir dan merenung tantangan- tantangan setiap level akan kembali pada diri sendiri, anak-anak dan keluarga. Saya memaknai ini sebagai sarana saya untuk melatih komitmen dan konsisten.

Game level 6 Menstimulus Matematika Logis pada Anak BiIdznillah, saya menyelesaikan tantangan ini selama 14 hari, tekad dan doanya sampai 17 hari Qodarulloh Ade demam 2 hari kemudian batuk pilek dan nafas agak cepat. Ini terjadi di hari ke 15 tantangan, Ade rewel, maunya ditemenin umi, agak lemes ( biasanya aktif), sehingga berhenti di hari ke 14 tantangan level 6 ini.

Selama 14 hari Games level 6 ini kami mengalir berdasarkan aktivitas bermain anak-anak, kami maknai dan kami stimulus. Kami menyadari ini salah satu kecerdasan dasar untuk memicu kecerdasan yang lain. Rumah dan alam semesta sebagai sarana belajar anak-anak. Matematika tersebar di sekitar kita. Bagi ade dan kakak dapur sebagai tempat favorit untuk bermain dan belajar.

Kakak sangat senang untuk mempraktekkan resep - resep sederhana, misal pembuatan puding, sup makaroni, spageti dari bahan yang sudah dalam 1 kemasan. Kakak membaca langkah- langkahnya, menyiapkan alat dan bahan, menakar, mengukur, berapa air yang diperlukan, berapa waktu yang diperlukan untuk memasaknya. Banyak hal yang diperoleh dari kegitan ini melatih kesabaran, ketelitian, mengenal konsep waktu ( jam) .
Kakak sudah SD dan disekolah sudah mempelajari angka diatas 100, kakak belajar berhitung angka diatas 100, mengenal ratusan, puluhan dan satuan.
 
Ade di dapur main masak-masakan, belajar jual-jualan, belajar mengelompokkan benda berdasarkan warna. Berhitung walau masih lompat-lompat. mengasah kemampuan berhitung dalam pengoprasional sederhana, mengenal bentuk-bentuk geometri. Banyak hal yang diperoleh dari setiap kegitan ade belajar mengukur, mengelompokkan benda, berhitung sederhana.

Tantangan hari ke 3 serunya kebersamaan, kami 1 tim utuh dan sepakat mencari segala sesuatu yang berbentuk bulat, persegi empat dan segitiga benda-benda yang ada di dalam rumah. Semua tengak tengok setiap kali menemukan senang riang gembira, menyebutkan benda dan menuliskan mengelompokkan sesuai bentuknya.

Semoga dengan belajar matematika sebagai sarana anak-anak untuk memdapatkan ketrampilan hidupnya, sehingga lebih siap dalam menjalankan perannya di dalam kehidupan kelak.


#AliranRasaLevel#6
#KuliahBunSayIIP
#MenstimulusMatematikaLogispadaAnak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...