Langsung ke konten utama

Tantangan Hari 1 KomPro BunSay

KOMUNIKASI PRODUKTIF

Bismillahirrohmanirrohiim…

Alhmadulillah dengan izin Allah kuliah Matrikulasi IIP LULUS dan melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu Kelas Bunda Sayang. Dalam kelas bunda sayang ini insya Allah akan ada 12 Materi Pokok dan tentunya ada penugasan. Penugasan ini disebut Tantangan 10 Hari dan setelah itu Aliran Rasa. Hal ini bertujuan untuk melatih konsistensi peserta serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dengan mempraktekkan komunikasi produktif.

Dalam komunikasi produktif ini ada 3 tahapan diantaranya :

Komunikasi dengan diri sendiri adalah mengubah pola komunikasi diri sendiri dengan berpikir positif, insya Allah bersama Allah bisa! Hadirkan Allah dalam setiap aktivitas & berkata - kata yang santun.

Komunikasi dengan pasangan

a) kaidah 2c: Clear and Clarifity adalah pesan yang disampaikan jelas dan menggunakan bahasa yang santun, memberikan kesempatan kepada pasangan untuk bertanya, mengklarifikasikan bila ada hal - hal yang tidak difahami

b) Choose the Right Time adalah memilih waktu dan suasana yang nyaman untuk menyampaikan pesan

c) kaidah 7-38-55 menurut Albert Mehrabian komunikasi yang terkait dengan perasaan dan sikap ( feeling and attitude ) aspek verbal ( kata-kata) hanya 7% memberikan dampak pada hasil komunikasi, 38% intonasi suara dan bahasa tubuh 55 %

d) Intensity of eye contact adalah menatap mata pasangan dengan lembut saat berkomunikasi,

e) I’m responsible for my communication results adalah hasil dari komunikasi adalah tanggung jawab komunikator, si pemberi pesan. Jadi jika ada hal yg salah instrospeksi cek and ricek.


Komunikasi dengan Anak

a. Keep Information Short & Simple ( KISS) Gunakan kalimat tunggal bukan majemuk

b. Kendalikan intonasi suara dan gunakan suara ramah

c. Katakan apa yang kita inginkan , bukan yang tidak kita inginkan

d. Fokus kedepan bukan masa lalu

e. Ganti kata “ TIDAK BISA” menjadi “BISA”

f. Fokus pada solusi bukan pada masalah

g. Jelas dalam memberikan pujian dan kritikan

h. Gantilah nasehat menjadi refleksi pengalaman

i. Gantilah kalimat introgasi dengan pernyataan observasi

j. Gantilah kalimat yang menolak / mengalihkan perasaan dengan kalimat yang menunjukkan empati

k. Gantilah perintah dengan pilihan


KOMUNIKASI DENGAN PASANGAN

24 Januari 2017

Seperti biasa dan hampir setiap malam sebelum kami tidur saya bersama suami melepas lelah mengobrol aktivitas sehari yang terjadi pada saya dan atau suami.

Diawali cerita dari saya tentang info perumahan dan berdiskusi tentang anak- anak kami.

Saya memilih menjelang tidur karena dirasa efektif insyaAllah suami sudah tidak lelah karena sudah mandi, makan malam dan menjalankan ibadah yaumiyah.

Diawali dengan saya mengucapkan terimakasih kepada suami atas selalu berperan membantu aktivitas harian ( kadang nyapu, ngepel , membersihkan piring dan gelas kotor) dan yang lebih membahagiakan, suami kian hari kian terlibat dalam pengasuhan anak. Suami mulai bergabung dalam komunitas parenting dan kami bisa sefaham dalam membersamai anak- anak.

Sambil santai kami berfikir dan ingin membuat kurikulum yang sempat tertunda, bagaimana memperkaya aktiviatas anak - anak dan terjadi kesepakatan untuk dirutinkan kembali membacakan dan bercerita menjelang anak - anak tidur.

Komunikasi kami tutup dengan nasihat dari suami ( bahasa yang santun dan lembut, sambil membelai) agar senantiasa sabar dan santun dalam membersamai anak-anak.

Berdasarkan teori tentang berkomunikasi dengan pasangan yaitu :

kaidah 2c: Clear and Clarifity adalah pesan yang disampaikan jelas dan menggunakan bahasa yang santun, memberikan kesempatan kepada pasangan untuk bertanya, mengklarifikasikan bila ada hal - hal yang tidak difahami . Alhamdulillah pada point ini sukses

Choose the Right Time adalah memilih waktu dan suasana yang nyaman untuk menyampaikan pesan Alhamdulillah pada point ini sukses


kaidah 7-38-55 menurut Albert Mehrabian komunikasi yang terkait dengan perasaan dan sikap ( feeling and attitude ) aspek verbal ( kata-kata) hanya 7% memberikan dampak pada hasil komunikasi, 38% intonasi suara dan bahasa tubuh 55 % masih kadang- kadang

Intensity of eye contact adalah menatap mata pasangan dengan lembut saat berkomunikasi, Alhamdulillah bisa

I’m responsible for my communication results adalah hasil dari komunikasi adalah tanggung jawab komunikator, si pemberi pesan. Jadi jika ada hal yg salah instrospeksi cek and ricek

Ok, selalu cros cek dan jika suami tidak faham menjelaskan


#hari1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...