Langsung ke konten utama

Tantangan Hari 10 KomPro BunSay

TANTANGAN BERKOMUNIKASI PRODUKTIF

Bismillahirrohmanirrohiim…

Alhamdulillah aisyah sudah mulai sehat kembali dan saya sudah mulai pulih walau masih belum bisa terlalu capek. Dari tadi malam aisyah berpesan mau sekolah, dan keesokan harinya saya tanya kembali, kak ini sudah siang kakak belum solat subuh… di jawabnya masih ngantuk, tidur lagi. Jam 06.30 saya coba bangunkan lagi, saya bilang kakak sekarang jam 6.30 kakak jadi mau sekolah? Dia bangun dan langsung mandi. Agak cepat ya kakak karena waktunya sudah siang. Kamipun siap -siap dan mengantar kakak sekolah.

Saya dan adek sampai dirumah dan menjalankan aktivitas rutinitas pagi yaitu mencuci baju dan memasak. Ketika mencuci baju adek ikut berpartisipasi dengan menyeret kursi dan menaiki kursi untuk bisa melihat aliran air dan baju yang berada ditabung mesin cuci, saya katakan hati - hati ya… dijawab iya, kemudian saya katakan lihat saja ya… dijawabnya iya.

Ketika saya mengupas sayuran adekpun tidak mau ketinggalan dia bilang pisau atim mama, pisau atim mama ( pisau fatim mana), saya bilang coba dicari… ketika saya sedang keruang tamu dan setiba saya di dapur sudah memegang pisau saya dan bilang pinjam ya, pinjam ya… saya katakan pisau tajam, bahaya, fatim cari punya fatim dimana. Kemudian dia membuka kulkas dan menemukan sesuatu ini apa mi, fatim mau, saya jawab ya boleh, tolong kulkasnya ditutup ya. Dalam sehari membuka tutup kulkas bisa sampai 10 kali kadang buat mainan.

Setelah selesai rutinitas pagi saya bercerita ke fatim kalau hari ini ada timbang dan nanti dibagi vitamin A sampai di lokasi posyandu fatim langsung minta timbang dan diukur tinggi badannya terakhir pemberian vitamin A, tidak ada tangisan karena sebelumya sudah dijelaskan.

Pulang dari menimbang fatim menemukan stabilo dan langsung menulis d tembok dan di dinding keramik dapur, saya katakan nulis di kertas, di jawab iya, tapi masih nulis di dinding tembok, memang anak -anak seninya nulis di tembok, mungkin baginya asyik kalau nulis ditembok walau sudah disediakan kertas.

Jam menunjukkan jam 11.30 rewel dan saya faham kalau dia ngantuk, saya katakan kita baca yuk sambil tiduran, sebentar baca kemudian rewel minta digendong, dan Alhamdullillah tertidur dan sayapun memyelesaikan tulisan ini.

Hal yang menarik yang saya dapat dalam berkomunikasi dengan keluarga hari ini adalah dengan menyampaikan sesuai yang kita inginkan komunikasi akan diterima dan tidak ada rasa dongkol dan marah buat saya dan anak -anak.

Perubahan yang saya buat hari ini dalam berkomunikasi adalah fokus kedepan, menyampaikan keinginan apa yang diinginkan buka menyampaikan apa yang tidak diinginkan kepada anak- anak dengan jelas, sehingga anak- anak faham.



>fatim 2 th membantu umi mencuci
>Fatim 2 th mengupas sayuran
>Fatim menulis di dinding kramik dapur

#hari 10
#tantangan 10 hari
#komunikasiproduktif
#kelasbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...