Langsung ke konten utama

Tantangan Hari 6 KomPro BunSay

TANTANGAN BERKOMUNIKASI PRODUKTIF

Bismillahirrohmanirrohiim….

Hari ini dari pagi kami sudah keluar rumah untuk silaturahim dan ada agenda Raker. Ketika ditempat silaturahim dan Raker anak - anak bermain dan berlari - lari. Sampai rumah jam 14.30 dan kami tidur. Bangun - bangun anak- anak rewel, kakak dan adek nangis. Kondisi anak-anak sedang batuk pilek dan kamipun agak kecapean, mulai radang tenggorokan.

Kakak bangun tidur mengeluh gatal, nangis dan mulai tantrum, sungguh ini menguji kami kalau kakak tantrum, semua serba tidak pas, tidak mau, ya.. ya menguras tenaga dan gampang terpancing emosi menyikapi ini, tapi bismillah saya berazzam untuk tidak terpancing, saya sedikit cuekin dan tidak saya tanggapin ketika nendang nendang dan merengek rengek. Kami tawarkan mandi tidak mau, semua anggota keluarga tidak boleh mandi, kami tawarkan beberapa pilihan tetep nangis dan merengek dan kami tidak tanggapi, kami tawarkan kembali setelah agak lama mau mandi. Kakak mandi dan wudhu. Kakak belum solat ashar, saya tau kalau sudah ketinggalan tidak ada jamaah sering ngambek, jadi saya buru- buru bilang ke adik, dik… solat sama kakak dek, dan alhamdulillah berhasil tidak ada ngambek dan tangisan. Anak-anak ceria dan kamipun tidak pusing dan tidak capek mengkondisikan ini.

Hal yang menarik dari berkomunikasi dengan keluarga hari ini adalah dengan bersabar, tidak ada bentakan, tidak ada marah - marah, diberikan pilihan dan bersabar menunggu respon dari anak, alhamdulillah masalah terselesaikan.

Perubahan yang saya buat hari ini dalam berkomunikasi adalah menggunakan kalimat tunggal dalam berkomunikasi, kendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah, Ganti kalimat yang menolak/ mengalihkan perasaan dengan kalimat yang menunjukkan empati.


aisy & fatim tidur siang

#hari 6
#tantangan 10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...