Langsung ke konten utama

🇸🇦MODUL UTAMA JAZIRAH ARAB🇸🇦 🍋MODUL #7🍋

Senin, 4 Desember 2017
Oleh: Ustadzah Amalia B

NEGARA DAN AGAMA


Dalam modul Nasab dan leluhur telah kita bahas tentang  Suku Khuza’ah yang berkuasa atas Ka’bah selama kurang lebih 500 tahun. Akan tetapi mereka adalah kaum yang menyalahgunakan kekuasaaan atas Ka’bah dengan menjadi penyembah berhala pertama di Hijaz.

Demikianlah setelah meninggalkan ajaran Ibrahim as, kabilah-kabilah Arab pun akhirnya menyembah berhala-berhala tersebut. Fenomena lain, saat itu setiap keluarga pasti memiliki satu berhala untuk disembah setiap hari. Mereka mengusap patung tersebut setiap kalihendak bepergian dan sepulang dari bepergian. Maka dari itu ketika Allah mengutus Rasulullah dengan membawa ajaran tauhid, mereka pun mengolok-ngoloknya. Mereka berkata, “Mengapa ia menjadikan ilah-ilah itu Ilah yang satu saja. Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.” (Qs Shaad : 5)

Dalam Shahih Bukhari disebutkan, Abu Raja’ al Atharidi menceritakan. “Pada saat kami hidup di zaman jahiliyah, apabila tidak menemukan batu kami membuat gundukan tanah. Setelah itu kami datang membawa kambing ke tempat itu lalu memerah susunya di atasnya, kemudian berthawaf mengelilinginya.”

Ibnu Katsir meriwayatkan beberap hadits shahih yang menceritakan perihal peribadatan baru yang dibuat oleh Amru bin Luhay dan diikuti oleh masyarakat Arab hingga menjadi sangat sesat. Seperti hadits riwayat Bukhari dan Muslim berikut ini. Rasulullah bersabda,”Aku bermimpi melihat Amru ibn Amir Al Khuza’i (Amru bin Luhay) tengah menyeret sebatang kayu di dalam neraka. Ia adalah orang pertama yang meninggalkan orang-orang yang ditinggalkan...”

Allah telah berulangkali menyangkal kepercayaan mereka itu di dalam ayat-ayat Al Qur’an. Allah berfirman .”Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang yang disebut-ssebut dalam lidahmu secara dusta, ‘Ini halal dan ini haram’, untuk mengada-ngadakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengadakan kebohongan terhadap Allah, tidaklah beruntung.” (QS. An Nahl : 116)

Ibu Abbas berkata, “Apabila kalian tertarik untuk mengetahui kebodohan masyarakat Arab lebih jauh, Bacalah ayat-ayat Al Ma’idah, tepatnya ayat-ayat setelah ayat 130...” Di dalamnya terdapat ringkasan berbagai bentuk ibadah masyarakat Arab Jahiliyah dan dampak negatifnya bagi kehidupan mereka.

Pada waktu yang sama, ajaran-ajaran Ibrahim as yang tersisa di tengah-tengahmasyarakat Arab, tinggal sedikit sekal. Diantaranya penghormatan terhadap Ka’bah, thawaf disekelilingnya , beribadah haji dan umroh, wukuf di Arafah dan Musdalifah, dan penyembelihan binatang kurban, beberapa ajaran yang tersisa inipun sudah mereka cemari dengan unsur-unsur kemusyrikanyang tidak diajarkan dalam agama Ibrahim.

Kaum Kinanah dan Quraisy misalnya, dalam ibadah haji dan umrahnya mengucapkan talbiyah seperti ini, “Aku memenuhi panggilanMu ya Allah, aku memnuhi panggilanMu. Tidak ada sekutu bagiMu kecuali sekutu bagiMu. Engkau memilikinya dan apa yang ia miliki. Terlihat jelas dalam talbiyah ini bahwa mereka mentauhidkan Allah, tetapi kemudian menyertakan berhala-berhala tersebut kepadaNya. Sedangkan dalam hal pemujaana Ka’bah, masyarakat Arab mencemarinya dengan membuat rumah-rumahberhala khusus (Thagut)yang mereka muliakan sebagaimana Ka’bah. Mereka menyelenggarakan kepengurusan khusus untuk rumah-rumah berhala itu, memberikan persembahan kepadanya, berthawaf menegelilinginya, dan menyembelih binatang kurban di dalamnya.

Di antara rumah-rumah berhala yang termasyhur adalah sebagai berikut :
1.    Rumah berhala Uzza milik kaum Quraisy dan Kinanah di Nakhlah. Kepengurusan atas rumah ini diserahkan kepada Bani Syaiban, sekutu bani Hasyim dan Sulaim.

2.    Rumah berhala Lata milik kabilah Tsaqif di thaif. Tugas dan tanggungjawab atas segala rumah ini diserahkan kepada Bani Mu’tab salah satu pihak kabilah Tsaqif.

3.    Rumah berhala manat milik kabilah Aus dan Khazraj serta orang-oang yang mengikuti ajaran mereka. Rumah ini terletak di daerah Musyallal, Qudaid.

Berhala-berhala itulah yang disebutkan Al Qur’an dalam salah satu ayatnya, “Maka apakah patut kamu, (Hai orang-orang Musyrik) menganggap Lata dan Uzza dan manaf yang ke tiga...” (QS An Najm 19-20)

😔 Inilah salah bentuk agama yang ada di Hijaz,... sehingga Hijaz dikenal dengan ajaran Paganisme, yaitu penyembahan terhadap berhala..

Selain penyembahan terhadap berhala 🤖, masih ada bentuk penyembahan lain di tanah Hijaz, Insya Allah modul berikutnya akan menceritakan paham-paham lainnya....

Semoga Allah menjaga keimanan kita dari kesyirikan, karena kesyirikan bisa datang secara halus dan perlahan-lahan sebagaimana Hijaz yang dahulunya bertauhid menjadi tanah yang dipenuhi oleh kesyirikan... Aamiin Yaa Rabbal “Alamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...