Langsung ke konten utama

Jejak Kehidupan Nabi Ibrahim di Ur

U:Menjelang tidur, saya tanya kakak nabi Nuh kita sudah selesai kan?
K:Sudah mi jawab kakak
U: baik kalau begitu kita lanjutkan nabi ibrahim ya
K: ok
Bismillah
Hanya ada 2 nabi yang disebutkan secara eksplisit kepada manusia untuk di jadikan teladan yaitu nabi ibrahim dan nabi Muhammad Saw.
Mari kita buka surat Al mumtahanah: 4 dan surat Al Ahzab : 21. Dari 2 ayat tersebut di jelaskan bahwa nabi Ibrahim dan Nabi muhammad adalah suri teladan yang baik.

U:Kak, nabi Ibrahim lahir di mana?
K: di Irak mi
U: siip kak
Nabi Ibrahim lahir di kota Ur, Irak. Pada tahun 1978 SM, sebelum masehi kak.
K: la berarti sudah lama sekali ya mi
U: iya kak, sekarang kan tahun 2017, nah nabi Ibrahim lahir nya 1978SM
K: jadi berapa banyak tu mi?
U: coba kakak hitung...
Ayahnya bernama...
Aku tau mi, azar
Sip, benar kakak.
Kalau ibunya siapa kak?
Aku belum tau ni..
Oh belum tau ya, nama ibunya Ahilah.
Dilanjutkan ya...
"Ketika ia masih dalam kandungan, menurut riwayat, Namrud bermimpi melihat seorang anak melompat dan masuk ke kamarnya, kemudian merampas mahkotanya yang dipakai lalu menghancurkannya."
U:Siapakah namrud itu?
K:Dia raja mi
U:Sip
" Namrud menjadi gelisah dengan mimpinya itu, akhir nya di mengumumkan bahwa siapa yang melahirkan akan dibunuh bersama anaknya.
" Masa persalinan tiba Ahilah melahirkan Ibrahim As. dengan selamat di Gua. Menyadari bayinya laki-laki ia segera memberi tahu suaminya dan sepakat menyembunyikan Ibrahim As di gua. Ia tumbuh dengan sehat, jika Ibunya datang terlambat di dapati ia sedang menghisap ibu jari. Dari ibu jarinya itu air susu dan madu memancar, atas izin Allah.
" Di masa kanak- kanaknya ia merasa gelisah dengan kesesatan agamanya, sehingga terjadi dialog antara ia dengan ibunya. Di diriwayatkan oleh Al Kalabi
" Siapakah tuhan pemeliharaku? Tanya ibrahim as
Aku! Jawab sang ibu
" lalu, siapakah tuhan pemeliharamu? Tanya ibrahim as
"Ayahmu, jawab sang ibu
" lalu, siapa tuhan pemeliharaan ayahku? Tanya ibrahim as
"Raja Namrud jawab sang ibu
" lalu, siapa tuhan pemelihara namrud? Tanya ibrahim as
Diamlah engkau, bentak sang ibu, raja namrud adalah tuhan pemelihara paling agung. Tidak ada lagi tuhan diatasnya.
Apakah wajahku lebih elok dari wajahmu bu? Tanya ibrahim lagi
Tentu saja engkau lebih elok, jawab sang ibu
Lalu apakah wajahmu lebih elok dari wajah ayahku? Tanya ibrahim as
"Tentu saja aku lebih elok, jawab sang ibu
"Lalu apakah wajah ayahku lebih elok dari wajah Namrud? Tanya ibrahim as
"Tentu saja aku lebih elok", jawab sang ibu.
Ini memperlihatkan kecerdasan ibrahim kecil.

Ayahnya seorang pemahat patung, menginjak usia muda, ia di perintah ayahnya menjual patung di pasar, ia menawarkan kepada orang- orang " siapa yang mau membeli benda- benda yang tidak akan mencelakakan dan tidak berguna ini. Akhirnya orang- goyang enggan beli.

Ia merenung dan mencapai tahu tentang tuhannya.
Surat Al An'am: 75-79.
 Ketika ia melihat bulan ia yakin ini tuhanku, tetapi ketika bulan itu tiada ia berkata tuhan tidak memberi petunjuk kepadaku.
Ketika ia melihat matahari, ia berkata inilah tuhanku, ini lebih besar tetapi ketika matahari terbenam ia berkata wahai kaumku sungguh aku berlepas dari apa yang kamu persekutukan.
Aku harapkan wajahku kepada ( Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan ( mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah -orang- orang yang musyrik.

Pada usia 40 tahun ibrahim diangkat menjadi nabi.
Peristiwa penghancuran patung 2 di kuil yang menyebabkan ibrahim mendapat hukuman di bakar hidup- hidup, atas izin Allah api menjadi dingin, dan ini menambah keyakinan bahwa keberadaan Allah sangat dekat.

Menikah dengan sarah.
Setelah peristiwa pembakaran ia melalukan safari dakwah.
Jreng jreng bersambung...

Ya umi... lagi seru ni... kata kakak :)
Sampai jumpa di lain kesempatan
InsyaAllah

#Tantangan10Hari9
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...