Bismillahirrahmanirrohiim....
Membaca judul Materi ke 5 ini saya merasa senang dan berharap bisa melakukan stimulus membaca kepada buah hati. Apalagi Moment ini bertepatan dengan Ramadhan 1438 H, Bulan Ramadhan bulan diturunkannya Al-qur'an sebagai petunjuk bagi kaum manusia. Dan Surat yang turun pertama kali adalah surat Al Alaq 1-5 yaitu perintah Membaca.
Membaca menurut saya sangat banyak manfaatnya, dengan membaca kita akan mengetahui sesuatu, kalau orang bilang membaca membuka cakrawala dunia, orang yang gemar membaca akan luas padangannya. Ibarat kita berjalan, membaca adalah sebagai penunjuk arah, dengan kita mengetahui jalan kita tidak akan tersesat, pun dalam kehidupan ini jika kita rajin membaca, mengetahui yang benar kita akan senantiasa dalam koridor kebaikan dan kebenaran.
Dalam tantangan level 5 ini kami bertugas untuk menstimulasi anak suka membaca, yang dimulai dari diri sendiri, jika kita akan merubah cara efektif dengan kita melakukannya terlebih dahulu.
Diawal sangat bersemangat untuk bisa membaca buku Parenting dan tafsir (target ramdahan), meresume dan memperbanyak tilawah, tetapi qodarullah ramadhan ini Abi dan adek sakit, batuk pilek dan akhirnya saya dan kakak pun ikut sakit, karena kondisi sakit jadi aktivitas tidak maksimal. Saya mendokumentasikan hanya sampai 10 hari saja, menurut saya jadi terkesan menggugurkan kewajiban dalam menghadapi tantangan, padahal sikap yang terbaik adalah tetep melakukan walau ada yang menilai atau tidak. Waktu yang ada saat itu banyak terpusat pada perhatian adek karena adek batuk pilek disertai demam tinggi dan rewel, saya jadi teringat anak 1 yang meninggal di bulan ramadhan, jadi kacau semua, fikiran terdominasi hal-hal yang negatif, aktivitas-aktivitas terbengkalai. astagfirullah... ya Allah ya Robbana Hamba mohon diberikan Qolbun salim... hati yang tenang, perasaan yang positif, selalu menatap masa depan dengan berkhusnudzon kepadaMu... Hal ini menjadi instrospeksi diri saya untuk mengingat kembali, belajar lagi materi 1 Bunda Sayang yaitu Komunikasi Produktif.
Sebelum menjalankan tantangan ini saya bercerita kepada suami dan anak-anak tentang pohon literasi. sebelumnya kami sudah mengenal pohon literasi ketika mendapatkan oleh-oleh dari pasca matrikulasi dari bu Septi, sejak saat itu kakak setiap kali membaca menempel judul buku pada pohon literasi tetapi ini berjalan hanya beberapa bulan, hingga ada tantangan ini dan kami bersemangat kembali, kami mulai menggambar pohon literasi, saya mensketsa pohon dan oleh kakak dan adek, ditebali dan diwarnai, kakak mebentuk dedaunan dari kertas origami jadi daunnya berwarna warni. ade ikut terlibat dan sesekali ngrecoki, he.
Pada bulan Ramadahan ini saya membeli buku Amazing cerita-cerita menakjubkan keajaiban langit dan keajaiban bumi. Kakak memilih membaca yang langit dulu, kakak sangat menyukai buku ini, mi aku suka baca buku ini besok kalau beli buku yang seperti ini ya... Kakak belum suka buku yang tebal dan banyak tulisannya, masih senang dengan buku yang bergambar dan ada lembar aktivitasnya, karena menurut pengamatan saya kakak cenderung kines dan senang sekali corat coret dan mewarnai. Setiap hari kakak membaca 1 sub judul, saya menemani, kadang kalau kakak mengeluh capek(pas ramadhan dan kakak puasa sampai magrib) kita bergantian membacanya, 1 muka kakak, 1 muka umi. Jika ada kosakata yang belum kakak fahami, kakak bertanya. Alhamdulillah cukup disiplin si kakak, setiap selesai membaca langsung menulis judul dan menempel di pohon literasi. Selama mudik dan 1 pekan pasca mudik masih asyik main bersama teman-teman dan belum rutin membaca, alhamdulillah pekan ini sudah mulai rutin membaca dan menempel di pohon literasi, semoga istiqomah dan menjadi kebiasaan yang baik.
Adek dalam tahap usia mencontoh jadi kadang sering ikut-ikutan kakak, mengikuti langkah dan gerakan si kakak, jadi ikut-ikutan membaca Amazing juga, sempat berebut dengan kakak, ade memaksa mau buku yang di baca kakak, akhirnya di pinjami buku Amazing tapi beda judul, dan bergaya menggerakkan bibir( membaca). Beberapa kali adek mengambil buku bantalnya, kemudian dengan gayanya, membaca versinya,dan kadang beberapa buku dengan melihat gambar kemudian menyanyi. Ada sangat antusias menempel di pohon literasi kadang naik kursi, kadang minta di gendong abi.
Untuk kami sebagai orang tua wah ini masih menjadi PR untuk bisa rutin membaca buku dan menyelesaikan membacanya, kami menyadari untuk merubah menjadi baik, untuk menjadi kebiasaan yang baik, kamilah yang harus mengawalinya dulu, karena semua tindak dan tanduk kami di copy anak-anak, kami harus menjadi teladan yang baik. Disiplin dalam hal waktu, memprioritaskan hal- hal yang positif.
Selama tantangan ini rencana buku yang kami baca tidak terealisasi, karena sakit dan management waktu yang belum baik, di moment ramadhan ini kami memperbanyak tilawah AL- Qur'an saja.
Kami ingin menjadi bagian dari gerakan literasi,dimulai dari diri sendiri dan keluarga, semoga Allah mudah kan niatan ini.
Membaca judul Materi ke 5 ini saya merasa senang dan berharap bisa melakukan stimulus membaca kepada buah hati. Apalagi Moment ini bertepatan dengan Ramadhan 1438 H, Bulan Ramadhan bulan diturunkannya Al-qur'an sebagai petunjuk bagi kaum manusia. Dan Surat yang turun pertama kali adalah surat Al Alaq 1-5 yaitu perintah Membaca.
Membaca menurut saya sangat banyak manfaatnya, dengan membaca kita akan mengetahui sesuatu, kalau orang bilang membaca membuka cakrawala dunia, orang yang gemar membaca akan luas padangannya. Ibarat kita berjalan, membaca adalah sebagai penunjuk arah, dengan kita mengetahui jalan kita tidak akan tersesat, pun dalam kehidupan ini jika kita rajin membaca, mengetahui yang benar kita akan senantiasa dalam koridor kebaikan dan kebenaran.
Dalam tantangan level 5 ini kami bertugas untuk menstimulasi anak suka membaca, yang dimulai dari diri sendiri, jika kita akan merubah cara efektif dengan kita melakukannya terlebih dahulu.
Diawal sangat bersemangat untuk bisa membaca buku Parenting dan tafsir (target ramdahan), meresume dan memperbanyak tilawah, tetapi qodarullah ramadhan ini Abi dan adek sakit, batuk pilek dan akhirnya saya dan kakak pun ikut sakit, karena kondisi sakit jadi aktivitas tidak maksimal. Saya mendokumentasikan hanya sampai 10 hari saja, menurut saya jadi terkesan menggugurkan kewajiban dalam menghadapi tantangan, padahal sikap yang terbaik adalah tetep melakukan walau ada yang menilai atau tidak. Waktu yang ada saat itu banyak terpusat pada perhatian adek karena adek batuk pilek disertai demam tinggi dan rewel, saya jadi teringat anak 1 yang meninggal di bulan ramadhan, jadi kacau semua, fikiran terdominasi hal-hal yang negatif, aktivitas-aktivitas terbengkalai. astagfirullah... ya Allah ya Robbana Hamba mohon diberikan Qolbun salim... hati yang tenang, perasaan yang positif, selalu menatap masa depan dengan berkhusnudzon kepadaMu... Hal ini menjadi instrospeksi diri saya untuk mengingat kembali, belajar lagi materi 1 Bunda Sayang yaitu Komunikasi Produktif.
Sebelum menjalankan tantangan ini saya bercerita kepada suami dan anak-anak tentang pohon literasi. sebelumnya kami sudah mengenal pohon literasi ketika mendapatkan oleh-oleh dari pasca matrikulasi dari bu Septi, sejak saat itu kakak setiap kali membaca menempel judul buku pada pohon literasi tetapi ini berjalan hanya beberapa bulan, hingga ada tantangan ini dan kami bersemangat kembali, kami mulai menggambar pohon literasi, saya mensketsa pohon dan oleh kakak dan adek, ditebali dan diwarnai, kakak mebentuk dedaunan dari kertas origami jadi daunnya berwarna warni. ade ikut terlibat dan sesekali ngrecoki, he.
Pada bulan Ramadahan ini saya membeli buku Amazing cerita-cerita menakjubkan keajaiban langit dan keajaiban bumi. Kakak memilih membaca yang langit dulu, kakak sangat menyukai buku ini, mi aku suka baca buku ini besok kalau beli buku yang seperti ini ya... Kakak belum suka buku yang tebal dan banyak tulisannya, masih senang dengan buku yang bergambar dan ada lembar aktivitasnya, karena menurut pengamatan saya kakak cenderung kines dan senang sekali corat coret dan mewarnai. Setiap hari kakak membaca 1 sub judul, saya menemani, kadang kalau kakak mengeluh capek(pas ramadhan dan kakak puasa sampai magrib) kita bergantian membacanya, 1 muka kakak, 1 muka umi. Jika ada kosakata yang belum kakak fahami, kakak bertanya. Alhamdulillah cukup disiplin si kakak, setiap selesai membaca langsung menulis judul dan menempel di pohon literasi. Selama mudik dan 1 pekan pasca mudik masih asyik main bersama teman-teman dan belum rutin membaca, alhamdulillah pekan ini sudah mulai rutin membaca dan menempel di pohon literasi, semoga istiqomah dan menjadi kebiasaan yang baik.
Adek dalam tahap usia mencontoh jadi kadang sering ikut-ikutan kakak, mengikuti langkah dan gerakan si kakak, jadi ikut-ikutan membaca Amazing juga, sempat berebut dengan kakak, ade memaksa mau buku yang di baca kakak, akhirnya di pinjami buku Amazing tapi beda judul, dan bergaya menggerakkan bibir( membaca). Beberapa kali adek mengambil buku bantalnya, kemudian dengan gayanya, membaca versinya,dan kadang beberapa buku dengan melihat gambar kemudian menyanyi. Ada sangat antusias menempel di pohon literasi kadang naik kursi, kadang minta di gendong abi.
Untuk kami sebagai orang tua wah ini masih menjadi PR untuk bisa rutin membaca buku dan menyelesaikan membacanya, kami menyadari untuk merubah menjadi baik, untuk menjadi kebiasaan yang baik, kamilah yang harus mengawalinya dulu, karena semua tindak dan tanduk kami di copy anak-anak, kami harus menjadi teladan yang baik. Disiplin dalam hal waktu, memprioritaskan hal- hal yang positif.
Selama tantangan ini rencana buku yang kami baca tidak terealisasi, karena sakit dan management waktu yang belum baik, di moment ramadhan ini kami memperbanyak tilawah AL- Qur'an saja.
Kami ingin menjadi bagian dari gerakan literasi,dimulai dari diri sendiri dan keluarga, semoga Allah mudah kan niatan ini.
#AliranRasaLevel5
#KuliahBunSayIIP
#MenstimulusAnakSukaMembaca

Komentar
Posting Komentar