Langsung ke konten utama

Penjumlahan dan Pembagian

Bismillahirrohmanirrohiim...

Aktivitas sore kakak dan ade, bermain jual- jualan kakak dan ade berperan sebagai penjual, mereka menjual makanan. Mereka menyusun makanan berdasarkan jenisnya. Selesai menyusun makanan. Mereka berperan sebagai penjual dan pembeli. Sebagai pembeli mereka berkata, bu... mau beli ini, harganya berapa? Si ade menjawab tigapuwuh, jadi si ade kalau ditanya harga, sekitar 3 hari ini selalu menjawab tigapuwuh. Sebelum- sebelumnya menjawab 2. Setelah terjadi kesepakatan harga mereka membungkus. Ade sangat senang memasukkan makanan ke dalam plastik. Sudah terampil.

Ketika mengambil makanan di lemari kakak menemukan spagety dan membaca petunjukknya. Kemudian meminta izin untuk membuatnya. Kali ini kakak bertanya sambil membawa gelas ukur
K: mi... kalau 500ml itu seberapa ya?
U: gelas ini kan ukurannya 250ml jadi kakak menambah kan nya 2x.
K: o iya 250+ 250 kan 500 ya mi
U: iya kakak, di setiap gelas ukur ada batas- batas ukurannya kakak.
Contoh di situ tertulis 50, berarti kalau kakak mau air ukuran 50 ml, tinggal menuang sampai batas 50 ml. Jika mau 100ml, tambahkan sampai batas 100 kak?
K: iya kakak mengerti, kakak tambahkan air 2x gelas ini ya mi
U: iya kakak.
K: mi, air sudah kakak tua di panci, sudah menyalakan kompor, nanti memasukkan spagety kalau sudah mendidih ya mi
U: iya kakak
K: mendidih itu kalau sudah ada gelembung- gelembung air ya mi?
U: iya kakak
K: ade, jaga toko dulu ya,kakak masak dulu, nanti kalau sudah matang kita makan bareng
A: iya, ada yang bewi
K: ya sudah ade jualan dulu ya, ini sudah mateng kakak mau cuci perabot yang kotor baru kita makan
A: aku gak mau hah itu, pedes
K: ngak ini gak pedes
A: gak mau
U: minta tolong ade di bagi spagety nya gak usah pakai sausnya, ade pakai kecap saja kakak
K: membagi untuk ade dan kakak
Tenang tidak da suara ternyata mereka asyik makan.

#Tantangan10Hari8
#Level6
#KuliahBunSayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...