Langsung ke konten utama

🍂Jazirah Arab 🍂Modul #1🍂

oleh : Ustadzah Amalia Husnah B
Senin, 25 September 2017

Alhamdulillah, Kajian On line Sirah Nabawiyah telah memasuki babak akhir dari materi periode sebelum kelahiran, yaitu Pengenalan akan Jazirah Arab.

Sesungguhnya sirah nabawiyah pada dasarnya merupakan penjelasan risalah yang diemban oleh Rasulullah Saw kepada segenap manusia yang meliputi perkataan, perbuatan, arahan, perangai, reformasi hidup, mengganti keburukan dengan kebajikan, dan mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya dari perbuatan peribadatan kepada Allah saja. Sehingga sejarah menjadi lurus dan tatanan kehidupan manusia menjadi berubah. Dan tidak akan sempurna suguhan penggambaran sejarah yang mengagumkan ini kecuali dengan memperbandingkan lingkungan yang berjalan pada masa sebelum risalah ini dengan yang terjadi sesudahnya.
Hal ini menuntut untuk dihadirkannya pembahasan yang singkat mengenai bangsa Arab serta kaum-kaumnya dan perkembangannya sebelum kedatangan Islam. Juga diperlukan tentang sejarah peradaban, kekuasaan, disertai penjelasan ideologi-ideologi, keyakinan, syari’at, adat istiadat, suhu perpolitikan, sosial maupun perekonomiannya.

Letak Geografis Negeri Arab

Jazirah secara etimologi berasal dari bahasa Arab yang berarti kepulauan, Arab secara etimologi berasal dari kata Arabia yang bearti gurun pasir atau sahara. Menurut Nuldeke, seorang ahli ketimuran dari Jerman sebab sebagian besar wilayah arab terdiri dari gurun pasir.Tetapi menurut Muhammad Hasyim Athiyah, kata Arab berasal dari kata abar artinya rahlah atau kembara, sebab bangsa Arab adalah bangsa yang suka berpindah.

🍀 Batas-batas wilayah Jazirah Arab:

1.    Disebelah utara berbatasan dengan Negeri Syam dan sebagian Negara Irak.
2.    Di sebelah timur berbatasan dengan Teluk Arab dan sebagian Negera Irak.
3.    Di sebelah selatan berbatasan dengan Laut Arab.
4.    Di sebelah Barat berbatasan dengan Gurun Sinai dan Laut Merah.

Jazirah Arab memiliki urgensi yang besar dari sisi kondisi alam dan letak geografisnya. Posisinya dari dalam dikelilingi oleh padang pasir dan bukit bebatuan dari segala sisinya. Kondisi inilah yang menjadikan jazirah seakan dikelilingi oleh benteng yang kokoh yang tidak mungkin akan ditembus dan dikuasai. Oleh karenanya kita mendapati bahwa penduduk Jazirah Arab adalah orang-orang merdeka dalam segala hal sejak dahulunya, padahal ia bedekatan dengan dua imperium raksasa (Romawi dan Persia) yang tidak akan mungkin  mampu ditahan serangannya, seandainya tidak ada penghalang yang kokoh.

Sementara di bagian luarnya Jazirah Arab terletak di antara benua-benua yang sudah terkenal pada zaman dahulunya, yang mempertemukan antara wilayah lautan dan daratan. Di sebelah barat merupakan pintu masuk ke wilayah benua Afrika. Di sebelah timur laut merupakan pintu masuk ke wilayah benua Eropa. Sebelah timur menjadi pintu masuk orang orang non Arab. Adapun di wilayah selatan dan timur jauh adalah pintu masuk ke Asia Tengah. Demikian juga setiap benua itu mempertemukan lautnya dengan jazirah Arab, dimana kapal-kapal akan menjadikan pelabuhan jazirah sebagai pusat perhentian.

Karena letak geografis yang seperti inilah maka wilayah utara dan selatan jazirah itu menjadi tempat perlindungan berbagai bangsa dan sebagai pusat pertukaran barang perniagaan, wawasan, agama dan kesenian.

Luas Jazirah Arab sekitar 3.004.000 km persegi. Wilayah ini sangat tandus, tak ada sungai yang mengalir dan tak ada musim hujan, yang ada hanya bentangan pasir yang luas. Intensitas hujan di beberapa wilayahnya sangat jarang. Sementara itu dibeberapa wilayah pedalaman, suhu panas bisa mencapai 50 derajat, terutama saat musim panas tiba. Secara kasat mata, wilayah ini tidak memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, sehingga tidak ada negara yang tertarik untuk menguasainya.
 
Letak geografis Jazirah Arab menunjukkan bahwa Jazirah ini merupakan tempat yang sulit untuk dijadikan tempat menetap tetapi mengapa saat ini menjadi tempat yang begitu menarik untuk dikuasai oleh negara-negara besar saat ini?, semua tidak terlepas dari kehadiran manusia yang sangat mulia, yaitu Baginda Rasulullah Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wasallam  Insya Allah akan kita temukan kesimpulannya dalam rangkaian sirah ini.... bersabar dalam menuntut ilmu, Insya Allah Allah yang menetapkan dalam hati dan pikiran kita... Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Mendidik Fitrah Bakat

Fitrah Bakat Oleh: Ust. Harry Santosa 28 Maret 2017 Ada yang bertanya bagaimana cara mudah mengenali bakat anak? Cara mudah tidak ada, yang ada adalah cara fitrah, yaitu observasi orang tua pada anak anaknya dalam waktu panjang secara telaten dan penuh empati. Usia 0-6 tahun Kenali atau observasi "sifat unik" dan "fisik unik" anak dalam keseharian atau dalam berkegiatan. Apa itu sifat unik? Sifat unik ini adalah bawaan lahir (karakter bawaan) unik yang nampak sejak lahir, disebut dengan fitrah bakat. Secara umum "sifat unik" dimulai dengan kata "Suka". Misalnya suka mengatur, suka mengendalikan, suka waspada, suka menganalisa, suka memperbaiki, suka bersahabat dstnya. Kalau fisik unik, nampak pada keistimewaan fisik, misalnya olahraga, menari, memasak dstnya. Biasanya fisik ini yang dianggap fitrah bakat, padahal sifat juga fitrah bakat, dan lebih sulit dikenali. Jika merujuk pada penemuan Gallup, maka ada 34 sifat unik...