Langsung ke konten utama

Aliran Rasa Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini

Alhamdulillahirobbil'alamiin tantangan 10 hari telah usai dan alhamdulillah atas izinNya saya bisa menulis konsisten sampai 17hari, walau banyak aral yang melintang, Alhamdulillah terlewati.
Man jadda wa jadda (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil) kuncinya adalah kesungguhan dan keyakinan akan pertolongan Allah.

Mendidik Finansial Sejak usia dini ternyata banyak manfaatnya, dengan mendidik di masa kecil akan lebih mudah dibanding semasa dewasa. Aktivitas di masa kecil akan terkenang dan menjadi sebuah kebiasaan yang baik, jika sesuatu yang ditanamkan adalah kebaikan. Mendidik Finansial Sejak usia dini akan menjadikan anak- anak bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan dan berfikir bagaimana untuk memperolehnya.

Selama 17 hari ini fokus untuk kakak dan adek adalah mengenalkan konsep bahwa Rizki itu datangNya dari Allah, Allah Sang pemberi rizki, jadi ketika  menginginkan sesuatu berdoalah dan berikhtiar. Rizki itu sangat luas, kemudahan demi kemudahan adalah bagian dari rizki yang Allah berikan kepada kita. Jika Allah sudah berkehendak maka segalanya akan mudah, tetapi jika sebaliknya pasti ada hikmahnya. Bersabar juga menjadi kunci dalam konsep ini.
Keteladanan orangtua sangat diperlukan, anak melihat gerak gerik orangtua, jika teladannya sudah menjalankan akan lebih mudah anak mengikuti, jika sebaliknya akan sulit kita mengharap anak kita cerdas finansial sementara kita sebagai orangtua masih acak acakan. Prinsipnya  For Things to Change  I Must Change First.
Kadang namanya anak-anak jika menginginkan sesuatu maunya terpenuhi, maunya seperti teman sebayanya yang sudah punya. Disini peran orangtua diuji apakah akan mengiyakan atau memahamkan tentang kebutuhan dan keinginan.
Lagi-lagi kesabaran dan keteladanan adalah kuncinya.

Di usia 7 tahun ini kakak mulai mengenal matauang, mulai ada keinginan untuk membelanjakan, nah ini menjadi moment saya untuk memperkenalkan pengelolaan dan rasa tanggung jawab terhadap keuangan. Saya memberikan uang saku mingguan untuk kakak, saya mendiskusikan untuk membaginya menjadi 3 pos yaitu Berbagi( infaq), kebutuhan pribadi dan tabungan. Dan mencatat dalam tabel keuangan. Alhamdulillah kakak memahami ini dan menjalankan aktivitas ini, meskipun masih sering diingatkan, ya ya ya, amati, dampingi dan beri kepercayaan.

#AliranRasaLevel#8
#KuliahBunSayIIP
#MendidikAnakCerdasFinansialSejakDini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 7

Bismillahirrohmanirrohiim... Alhamdulillah hari terakhir one week one skill untuk aisyah, ya ini hari ke 7 melatih kemandirian aisy menyiapkan bekal kesekolah , atau menyiapkan makan untuk sarapan, makan siang, makan sore atau makan malam. Hari ini  jadwal aisyah masih ujian mid semester, jadi bekal yang dibawa adalah minuman dan snack.    Aisy menyiapkan minuman  Aisy menyiapkan snack Eh ada yang sibuk menyiapkan bekal juga nih... Sebelum mamasukkan bekal, makan doanat dulu ah... nyam-nyam, eunaak...  Atim masukin ketas dulu ya... Siip semua sudah ok, aku rit tasnya... Aisyah mandi dan berganti baju, kemudian membuka gorden   Agar rapi kubuka gorden kamarku... Alhamdulillah semua sudah siap, yuk go to school... Aktivitas sepulang sekolah tak lupa saya tawarkan kepada fatim untuk pipis, dan ia pun menyetujui.   Pipis ah...  Mi, atim pakai celananya ya..., ok soliha jawab umi yes, cel...

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian_Hari 1

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian _ Hari 1 Bismillahirrohmanirrohiim... Setelah bulan lalu mempelajari komunikasi produktif bulan ini Alhamdulillah kami mendapatkan materi Melatih Kemandirian Anak. Sungguh materi-materi yang diberikan sangat sesuai dengan kondisi dan permasalah seputar menjadi ibu. Bagaimana tidak tema yang pertama komunikasi produktif sangat bermanfaat jika benar- benar diterapkan, kemudian berlanjut melatih kemandirian anak ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan kelak kalau mereka beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang mandiri, cepat selesai dengan dirinya sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain. Kemandirian Anak mulai dilatih diusia sejak mereka tidak masuk kategori bayi lagi yaitu usia 1 tahun keatas. Adapun jenis kemandirian anak yang perlu dibangun adalah : 1. Kemandirian  dalam ketrampilan hidup  contoh : makan, mengenakan baju sendiri, mandi sendiri. 2. Kemandirian psikososial contoh :  melat...

Serunya Main di Dapur

Bismillahirrohmanirrohiim... Di hari ke 14 ini pagi bada subuh setelah tilawah kakak bermain bersama adek. Kakak dan adek selalu saja ada yang di kerjakan, mereka jarang diam, selalu bergerak dan ingin melakukan aktivitas. U: siapa yang mau mie goreng? K: aku... aku mau A: atimah zahra U: umi minta tolong isi air ya, untuk merebus mie K: seberapa mi? U: setengah dari wadahnya kak K: mie nya 1 aja ya mi... U:  itu baru 1/2, tambah in 1/2 lagi kak, ambil di rak atas K: gak ada mi, segitu aja ya U: ya sudah. Agak penasaran mengecek di lemari. Ternyata ada, kemudian di ambil dan digabungkan. K: Menasukkan mie nya kalau sudah mendidih ya mi? Kalau sudah ada tanda gelembung- gelembung? U: iya kak K: Aku masukin ya, kira- kira berapa lama ya? U: kakak masih ingat 3 menit kah? K: Ya, aku ingat. U: kalau kita- kira sudah agak mekar, di matikan kompornya dan di saring ya kak.( umi di ruang tamu, dzikir pagi) K: ya mi, udah ni mi, buruan di masak, aku sama ade main dulu. ...